Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS BEBAN KERJA TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT X

View through CrossRef
Data pelayanan resep Rumah Sakit X mencapai 2000 sampai 4000 per bulan dengan jumlah pekerja pada pelayanan farmasi yaitu 2 apoteker di farmasi klinik rawat inap, 1 apoteker di farmasi klinik rawat jalan, dan dibantu 6 tenaga teknis kefarmasian yang merangkap di farmasi klinik baik rawat jalan maupun rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis beban kerja tenaga teknis kefarmasian dengan metode work sampling, serta untuk mengetahui activity and delay sampling, performance sampling pada tenaga teknis kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan melakukan observasi work sampling pada 6 tenaga teknis kefarmasian dan telaah dokumen serta melakukan wawancara mendalam dengan 3 informan kunci yaitu Kepala Instalasi Farmasi Rumah Sakit X, Senior Tenaga Teknis Kefarmasian, Kepala HRD (human resource dapartement. Analisis data dilakukan dengan cara melakukan analisis besar beban kerja tenaga teknis kefarmasian yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa beban kerja sedang (71,54 %) dengan nilai rasio dari  activity and delay sampling yaitu 0,27 dan nilai performance sampling yaitu 78,67%. Kesimpulan penelitian adalah beban kerja tenaga teknis kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X  tahun 2019 dalam kategori beban kerja sedang.
Title: ANALISIS BEBAN KERJA TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT X
Description:
Data pelayanan resep Rumah Sakit X mencapai 2000 sampai 4000 per bulan dengan jumlah pekerja pada pelayanan farmasi yaitu 2 apoteker di farmasi klinik rawat inap, 1 apoteker di farmasi klinik rawat jalan, dan dibantu 6 tenaga teknis kefarmasian yang merangkap di farmasi klinik baik rawat jalan maupun rawat inap.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis beban kerja tenaga teknis kefarmasian dengan metode work sampling, serta untuk mengetahui activity and delay sampling, performance sampling pada tenaga teknis kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan melakukan observasi work sampling pada 6 tenaga teknis kefarmasian dan telaah dokumen serta melakukan wawancara mendalam dengan 3 informan kunci yaitu Kepala Instalasi Farmasi Rumah Sakit X, Senior Tenaga Teknis Kefarmasian, Kepala HRD (human resource dapartement.
Analisis data dilakukan dengan cara melakukan analisis besar beban kerja tenaga teknis kefarmasian yaitu rendah, sedang, dan tinggi.
Hasil penelitian menunjukkan  bahwa beban kerja sedang (71,54 %) dengan nilai rasio dari  activity and delay sampling yaitu 0,27 dan nilai performance sampling yaitu 78,67%.
Kesimpulan penelitian adalah beban kerja tenaga teknis kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X  tahun 2019 dalam kategori beban kerja sedang.

Related Results

ANALISIS BEBAN KERJA DAN KEBUTUHAN TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KENDARI TAHUN 2023
ANALISIS BEBAN KERJA DAN KEBUTUHAN TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KENDARI TAHUN 2023
ABSTRAK Upaya mewujudkan tuntutan pasien dan masyarakat terkait dengan pelayanan farmasi yang bermutu berhubungan erat dengan kuantitas dan kualitas tenaga farmasi. Data pelayanan...
Gambaran Ketersediaan Tenaga Kefarmasian Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara
Gambaran Ketersediaan Tenaga Kefarmasian Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara
Pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan Rumah Sakit.Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) adalah suatu bagian/un...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
ANALISIS BEBAN KERJA PETUGAS FARMASI DI DEPO FARMASI RAWAT JALAN RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
ANALISIS BEBAN KERJA PETUGAS FARMASI DI DEPO FARMASI RAWAT JALAN RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan bisa diukur dari tingkat produktivitas petugas karena adanya beban kerja. Beban kerja tersebut dapat muncul karena ada faktor yang m...
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KEFARMASIAN DI UNIT RAWAT JALAN DAN INAP RUMAH SAKIT X KOTA PEKANBARU
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KEFARMASIAN DI UNIT RAWAT JALAN DAN INAP RUMAH SAKIT X KOTA PEKANBARU
Sumber daya manusia adalah hal yang terpenting dalam menjalankan dinamika organisasi untuk mencapai visi dan misi. Maka dari itu, perlu ditetapkan SDM yang diatur  optimal untuk da...
Pengetahuan Profesi Tenaga Kefarmasian Terhadap Terapi dan Rawat Luka Pasien Kanker
Pengetahuan Profesi Tenaga Kefarmasian Terhadap Terapi dan Rawat Luka Pasien Kanker
Penderita kanker dengan modalitas terapi kanker dapat mengalami efek samping obat dan luka kanker. Penyelesaian permasalahan dan peningkatan faktor keselamatan pasien terkait pengg...
KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI DEPO FARMASI RAWAT JALAN INSTALASI FARMASI RSUD dr. H. SLAMET MARTODIRDJO PAMEKASAN
KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI DEPO FARMASI RAWAT JALAN INSTALASI FARMASI RSUD dr. H. SLAMET MARTODIRDJO PAMEKASAN
Kualitas pelayanan yang baik akan menimbulkan kepuasan pada pasien. Pelayanan kefarmasian di rumah sakit dituntut untuk merea lisasikan perluasan paradigma pelayanan kefarmasian da...

Back to Top