Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Multi-Kriteria Metode ELECTRE untuk Rekomendasi Prioritas Sekolah Penerima Makan Bergizi Gratis

View through CrossRef
Program makan bergizi gratis merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk meningkatkan status gizi anak sekolah sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga rentan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada ketepatan sasaran penerima manfaat. Komitmen Pemerintah Kota Malang untuk menjalankan program ini secara mandiri menuntut adanya sebuah sistem yang objektif, transparan, dan akuntabel guna menghindari subjektivitas dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web untuk memberikan rekomendasi prioritas sekolah penerima program. Selain itu, penelitian ini juga melakukan analisis komparatif mendalam terhadap tiga metode dari ELECTRE, yaitu ELECTRE I, II, dan III, untuk menentukan metode yang paling sesuai. Studi kasus diterapkan pada data Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Kedungkandang, dengan menggunakan lima kriteria relevan yang mencakup aspek kesehatan dan kondisi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode memiliki konsistensi yang tinggi dalam mengidentifikasi sekolah dengan prioritas utama. Meskipun demikian, terdapat perbedaan fundamental pada output yang dihasilkan. Metode ELECTRE I hanya mampu menghasilkan himpunan seleksi (kernel) tanpa memberikan urutan prioritas. Sementara itu, metode ELECTRE II dan III berhasil menyusun perankingan yang lengkap dan identik dari seluruh sekolah alternatif dengan tingkat akurasi yang sama. Dari analisis perbandingan dan uji sensitivitas terhadap perubahan bobot kriteria, disimpulkan bahwa ELECTRE II menunjukkan tingkat stabilitas (robustness) tertinggi terhadap perubahan preferensi, ditandai dengan konsistensi kelompok alternatif prioritas utama. Sementara itu, ELECTRE III menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dalam memodelkan ketidakpastian dan preferensi pengambil keputusan melalui penggunaan ambang batas indifference, preference, dan veto. Dengan demikian, pemilihan metode ELECTRE yang paling sesuai bergantung pada tujuan kebijakan, di mana ELECTRE II lebih tepat digunakan ketika stabilitas perankingan menjadi prioritas utama, sedangkan ELECTRE III lebih sesuai untuk konteks kebijakan yang dinamis dan membutuhkan penyesuaian preferensi secara eksplisit.
Title: Analisis Multi-Kriteria Metode ELECTRE untuk Rekomendasi Prioritas Sekolah Penerima Makan Bergizi Gratis
Description:
Program makan bergizi gratis merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk meningkatkan status gizi anak sekolah sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga rentan.
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada ketepatan sasaran penerima manfaat.
Komitmen Pemerintah Kota Malang untuk menjalankan program ini secara mandiri menuntut adanya sebuah sistem yang objektif, transparan, dan akuntabel guna menghindari subjektivitas dalam pengambilan keputusan.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web untuk memberikan rekomendasi prioritas sekolah penerima program.
Selain itu, penelitian ini juga melakukan analisis komparatif mendalam terhadap tiga metode dari ELECTRE, yaitu ELECTRE I, II, dan III, untuk menentukan metode yang paling sesuai.
Studi kasus diterapkan pada data Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Kedungkandang, dengan menggunakan lima kriteria relevan yang mencakup aspek kesehatan dan kondisi ekonomi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode memiliki konsistensi yang tinggi dalam mengidentifikasi sekolah dengan prioritas utama.
Meskipun demikian, terdapat perbedaan fundamental pada output yang dihasilkan.
Metode ELECTRE I hanya mampu menghasilkan himpunan seleksi (kernel) tanpa memberikan urutan prioritas.
Sementara itu, metode ELECTRE II dan III berhasil menyusun perankingan yang lengkap dan identik dari seluruh sekolah alternatif dengan tingkat akurasi yang sama.
Dari analisis perbandingan dan uji sensitivitas terhadap perubahan bobot kriteria, disimpulkan bahwa ELECTRE II menunjukkan tingkat stabilitas (robustness) tertinggi terhadap perubahan preferensi, ditandai dengan konsistensi kelompok alternatif prioritas utama.
Sementara itu, ELECTRE III menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dalam memodelkan ketidakpastian dan preferensi pengambil keputusan melalui penggunaan ambang batas indifference, preference, dan veto.
Dengan demikian, pemilihan metode ELECTRE yang paling sesuai bergantung pada tujuan kebijakan, di mana ELECTRE II lebih tepat digunakan ketika stabilitas perankingan menjadi prioritas utama, sedangkan ELECTRE III lebih sesuai untuk konteks kebijakan yang dinamis dan membutuhkan penyesuaian preferensi secara eksplisit.

Related Results

MAKAN BERGIZI GRATIS DALAM PERSPEKTIF HADIS (Kajian Ma’anil Hadis)
MAKAN BERGIZI GRATIS DALAM PERSPEKTIF HADIS (Kajian Ma’anil Hadis)
Artikel ini membahas tentang Makan bergizi gratis (MBG) yang merupakan salah satu program prioritas presiden Prabowo subianto dan wakil presiden gibran rakabuming raka, program ini...
Analisis Sensitivitas Metode ELECTRE dalam Pengambilan Keputusan Multi-Kriteria
Analisis Sensitivitas Metode ELECTRE dalam Pengambilan Keputusan Multi-Kriteria
Metode ELECTRE (Elimination Et Choice Translating Reality) adalah salah satu pendekatan yang umum digunakan dalam pengambilan keputusan multi-kriteria. Dalam konteks ini, analisis ...
Unsur Politik dalam Kebijakan Sekolah Gratis
Unsur Politik dalam Kebijakan Sekolah Gratis
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur politis dalam pelaksanaan program sekolah gratis di provinsi Sumatera Selatan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk melih...
ANALISIS POLA MAKAN PADA ANAK USIA SEKOLAH
ANALISIS POLA MAKAN PADA ANAK USIA SEKOLAH
Makanan yang dikonsumsi oleh anak usia sekolah sangat mempengaruhi perkembangan fisik. Orang tua memiliki peran untuk melakukan pengontrolan dan pengawasan terkait dengan pola maka...
Perbandingan Metode ELECTRE dengan AHP dalam Pengambilan Keputusan Investasi
Perbandingan Metode ELECTRE dengan AHP dalam Pengambilan Keputusan Investasi
Keputusan investasi merupakan aspek penting dalam strategi bisnis suatu perusahaan yang dapat memengaruhi keberlanjutan dan pertumbuhan. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan...
PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN KOTA DI KOTA MATARAM
PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN KOTA DI KOTA MATARAM
Jalan adalah prasarana penting dalam pertumbuhan sosial dan ekonomi. Berdasarkan keputusan Walikota Mataram No. 1053/IX/2014, tanggal 22 September 2014, Kota Mataram memiliki 619 r...
Persepsi Warga Sekolah Tentang Pelaksanaan Program MBG Terhadap Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar
Persepsi Warga Sekolah Tentang Pelaksanaan Program MBG Terhadap Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi warga sekolah terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengaruhnya terhadap prestasi akademik siswa Sekolah Dasar. Penelitian ...
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PENERIMA BEASISWA DI MADRASAH MENGGUNAKAN FUZZY AHP
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PENERIMA BEASISWA DI MADRASAH MENGGUNAKAN FUZZY AHP
Kementrian Agama Wilayah Jawa Timur melalui Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan berupaya mengalokasikan dana untuk memberikan bantuan pendidikan kepada siswa dilingkungan MAN 1...

Back to Top