Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tradisi Ider-ider di Desa Boto Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban

View through CrossRef
  Abstract The tradition of Ider-ider is a Javanese tradition that developed in the Boto’s village. This tradition is a tradition that carried out by every individual when they want to open the new’s agricultural land. So that tradition has a close relationship with the farmers in this village.  The existence from the one of these Javanese traditions is an interesting thing to study. Then to exploring the history of this tradition, revealing the materials (ubarampe) needed in every practice of this tradition. Discribing the meanings contained in every these ubarampe. Describing the function of the tradition in Boto village which is the background of the existence this tradition. Explaining about the changes that have occurred of the tradition. To assist in the process of analyzing, the study of folklore can be used, namely semi-oral folklore. Then, the conclusion is to present a result of the analysis which shows that the community is able to assess the function of this tradition as an important and useful thing for their lifes. So the community can icreasing their solidarity in an effort to preserve the noble heritage which is often referred to as the one of the part from Javanese culture. Keywords: Javanese culture, Folklore and The Tradition of Ider-ider Abstrak Tradisi Ider-ider merupakan tradisi Jawa yang berkembang di desa Boto. Tradisi yang dilakukan oleh setiap warga secara individu ini dilaksanakan ketika warga tersebut membuka ingin lahan pertanian baru di desa Boto. Maka tradisi Ider-ider ini memiliki hubungan erat dengan petani. Ekistensi dari salah satu tradisi Jawa ini merupakan suatu hal yang menarik untuk diteliti. Dengan tujuan untuk mengupas mengenai sejarah asal mula terbentuknya tradisi tersebut, mengungkapkan ubarampe yang dibutuhkan dalam setiap dilakukannya tradisi ini. Serta menjelaskan mengenai makna-makna yang terkandung dalam setiap ubarampe. Mendeskripsikan mengenai fungsi tradisi Ider-ider di Desa Boto ini yang menjadi latar belakang dari eksistensi tradisi ini. Hingga menjelaskan mengenai perubahan yang terjadi pada tradisi Ider-ider ini. Dengan demikian untuk membantu dalam proses analisis rumusan masalah pada penelitian ini, peneliti menggunakan sebuah kajian folklor yaitu folklor setengah lisan. Maka kesimpulan dari penelitian ini adalah menyajikan sebuah hasil dari analisis data yang menunjukkan bahwa masyarakat mampu menilai fungsi tradisi ini sebagai suatu hal yang penting dan berguna dalam kehidupan masyarakat tersebut. Sehingga adanya hal tersebut dapat meningkatkan kerukunan pada masyarakat desa Boto dalam upaya melestarikan warisan luhur yang sering disebut juga dengan salah satu bagian dari kebudayaan Jawa. Kata Kunci: Kebudayaan Jawa, Folklor dan Tradisi Ider-ider
Title: Tradisi Ider-ider di Desa Boto Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban
Description:
  Abstract The tradition of Ider-ider is a Javanese tradition that developed in the Boto’s village.
This tradition is a tradition that carried out by every individual when they want to open the new’s agricultural land.
So that tradition has a close relationship with the farmers in this village.
  The existence from the one of these Javanese traditions is an interesting thing to study.
Then to exploring the history of this tradition, revealing the materials (ubarampe) needed in every practice of this tradition.
Discribing the meanings contained in every these ubarampe.
Describing the function of the tradition in Boto village which is the background of the existence this tradition.
Explaining about the changes that have occurred of the tradition.
To assist in the process of analyzing, the study of folklore can be used, namely semi-oral folklore.
Then, the conclusion is to present a result of the analysis which shows that the community is able to assess the function of this tradition as an important and useful thing for their lifes.
So the community can icreasing their solidarity in an effort to preserve the noble heritage which is often referred to as the one of the part from Javanese culture.
Keywords: Javanese culture, Folklore and The Tradition of Ider-ider Abstrak Tradisi Ider-ider merupakan tradisi Jawa yang berkembang di desa Boto.
Tradisi yang dilakukan oleh setiap warga secara individu ini dilaksanakan ketika warga tersebut membuka ingin lahan pertanian baru di desa Boto.
Maka tradisi Ider-ider ini memiliki hubungan erat dengan petani.
Ekistensi dari salah satu tradisi Jawa ini merupakan suatu hal yang menarik untuk diteliti.
Dengan tujuan untuk mengupas mengenai sejarah asal mula terbentuknya tradisi tersebut, mengungkapkan ubarampe yang dibutuhkan dalam setiap dilakukannya tradisi ini.
Serta menjelaskan mengenai makna-makna yang terkandung dalam setiap ubarampe.
Mendeskripsikan mengenai fungsi tradisi Ider-ider di Desa Boto ini yang menjadi latar belakang dari eksistensi tradisi ini.
Hingga menjelaskan mengenai perubahan yang terjadi pada tradisi Ider-ider ini.
Dengan demikian untuk membantu dalam proses analisis rumusan masalah pada penelitian ini, peneliti menggunakan sebuah kajian folklor yaitu folklor setengah lisan.
Maka kesimpulan dari penelitian ini adalah menyajikan sebuah hasil dari analisis data yang menunjukkan bahwa masyarakat mampu menilai fungsi tradisi ini sebagai suatu hal yang penting dan berguna dalam kehidupan masyarakat tersebut.
Sehingga adanya hal tersebut dapat meningkatkan kerukunan pada masyarakat desa Boto dalam upaya melestarikan warisan luhur yang sering disebut juga dengan salah satu bagian dari kebudayaan Jawa.
Kata Kunci: Kebudayaan Jawa, Folklor dan Tradisi Ider-ider.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Apropriasi Seni Musik Gugah Sahur: Studi Kasus Tongklek Tuban dan Tong-Tong Madura
Apropriasi Seni Musik Gugah Sahur: Studi Kasus Tongklek Tuban dan Tong-Tong Madura
ABSTRACTThe Appropriation of Gugah Sahur Musical Art: A Case Study of Tongklek Tuban and Tong-Tong Madura. This study aims to identify the interrelation between Tongklek Tuban and ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
Kapasitas Dan Akuntabilitas Perangkat Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Desa Osango Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa
Kapasitas Dan Akuntabilitas Perangkat Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Desa Osango Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui kapasitas perangkat desa dan akuntabilitas perangkat desa dalam pengelo...
Banyumasan Ebeg Tradition in Cilacap District
Banyumasan Ebeg Tradition in Cilacap District
AbstractThis research is motivated by the facts in the community of Bantar Village, Wanareja District, Cilacap Regency, which has a unique tradition known as Ebeg Banyumasan. To fo...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...

Back to Top