Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Jenis Makanan terhadap Kejadian Dispepsia Fungsional pada Remaja di Yogyakarta (Studi Komparatif Rural dan Urban)
View through CrossRef
Dispepsia adalah kumpulan gejala nyeri atau ketidaknyamanan di perut, disertai mual, muntah, kembung, mudah kenyang, merasa penuh, dan sendawa berulang atau kronis. Salah satu faktor yang mempengaruhi dyspepsia adalah pola makan dan jenis makanan. Remaja mampu memilih dan memilah makanan yang mereka konsumsi, namun seringkali masih ditemukan bahwa remaja memiliki pola makan yang tidak tepat. Untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan jenis makanan dengan insidensi dyspepsia fungsional pada siswa SMA di daerah pedesaan dan perkotaan di Yogyakarta. Studi ini menggunakan desain cross-sectional pada Januari-Februari 2025. Subjek penelitian ini adalah siswa di Yogyakarta dengan total 201 siswa yang mewakili daerah perkotaan dan pedesaan dengan teknik sampling purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola makan, kuesioner gejala dispepsia, dan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square dan korelasi Spearman dengan α 5%. Prevalensi dispepsia sebesar 48% di daerah perkotaan dan 47,5% di daerah pedesaan. Pada kelompok perkotaan, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan jenis makanan dengan dispepsia (p>0,05). Sementara pada kelompok pedesaan, faktor jumlah makanan, jenis makanan pedas, dan minuman bersoda secara signifikan terkait dengan insidensi dispepsia (p<0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan jenis makanan dengan insidensi dispepsia di daerah perkotaan, namun terdapat hubungan yang signifikan pada variabel jumlah makanan, frekuensi konsumsi makanan pedas, dan minuman bersoda dengan insidensi dispepsia di daerah pedesaan.
Kata kunci: Dispepsia, Remaja, Kebiasaan makan, Jenis makanan
PT Bukuloka Literasi Bangsa
Title: Hubungan Jenis Makanan terhadap Kejadian Dispepsia Fungsional pada Remaja di Yogyakarta (Studi Komparatif Rural dan Urban)
Description:
Dispepsia adalah kumpulan gejala nyeri atau ketidaknyamanan di perut, disertai mual, muntah, kembung, mudah kenyang, merasa penuh, dan sendawa berulang atau kronis.
Salah satu faktor yang mempengaruhi dyspepsia adalah pola makan dan jenis makanan.
Remaja mampu memilih dan memilah makanan yang mereka konsumsi, namun seringkali masih ditemukan bahwa remaja memiliki pola makan yang tidak tepat.
Untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan jenis makanan dengan insidensi dyspepsia fungsional pada siswa SMA di daerah pedesaan dan perkotaan di Yogyakarta.
Studi ini menggunakan desain cross-sectional pada Januari-Februari 2025.
Subjek penelitian ini adalah siswa di Yogyakarta dengan total 201 siswa yang mewakili daerah perkotaan dan pedesaan dengan teknik sampling purposive sampling.
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola makan, kuesioner gejala dispepsia, dan Food Frequency Questionnaire (FFQ).
Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square dan korelasi Spearman dengan α 5%.
Prevalensi dispepsia sebesar 48% di daerah perkotaan dan 47,5% di daerah pedesaan.
Pada kelompok perkotaan, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan jenis makanan dengan dispepsia (p>0,05).
Sementara pada kelompok pedesaan, faktor jumlah makanan, jenis makanan pedas, dan minuman bersoda secara signifikan terkait dengan insidensi dispepsia (p<0,05).
Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan jenis makanan dengan insidensi dispepsia di daerah perkotaan, namun terdapat hubungan yang signifikan pada variabel jumlah makanan, frekuensi konsumsi makanan pedas, dan minuman bersoda dengan insidensi dispepsia di daerah pedesaan.
Kata kunci: Dispepsia, Remaja, Kebiasaan makan, Jenis makanan.
Related Results
Dispepsia : Klasifikasi, Faktor Risiko, Patofisiologi dan Tatalaksana
Dispepsia : Klasifikasi, Faktor Risiko, Patofisiologi dan Tatalaksana
Dispepsia merupakan kumpulan gejala yang mengarah pada penyakit/gangguan saluran pencernaan atas. Prevalensi uninvestigated dyspepsia dan dispepsia fungsional di Asia adalah 5-30%....
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Stres dan gejala dispepsia fungsional pada remaja
Stres dan gejala dispepsia fungsional pada remaja
Remaja merupakan populasi yang berisiko mengalami berbagai permasalahan kesehatan, salah satunya gejala dispepsia fungsional. Stres menjadi salah satu penyebab munculnya permasalah...
Hubungan Pola Konsumsi Makanan Sumber Zat Besi Heme dan Non Heme, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Gizi pada Remaja Putri di Kabupaten Majene
Hubungan Pola Konsumsi Makanan Sumber Zat Besi Heme dan Non Heme, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Gizi pada Remaja Putri di Kabupaten Majene
Anemia merupakan kelainan gizi yang paling sering ditemukan di dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang bersifat epidemik. Salah satu golongan yang rawan terkena anemia ...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT JALAN POLI PENYAKIT DALAM DI RSUD KOJA (Studi pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam di RSUD Koja Tahun 2020)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT JALAN POLI PENYAKIT DALAM DI RSUD KOJA (Studi pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam di RSUD Koja Tahun 2020)
Dispepsia merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi di masyarakat. WHO memprediksi pada tahun 2020, proporsi angka kematian karena penyakit tidak menular akan mening...
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Anemia merupakan kelainan gizi yang paling sering ditemukan di dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang bersifat epidemik. Salah satu golongan yang rawan terkena anemia ...
Hubungan Pola Hidup Sehat dengan Dispepsia pada Mahasiswa Tingkat Akhir UNISBA
Hubungan Pola Hidup Sehat dengan Dispepsia pada Mahasiswa Tingkat Akhir UNISBA
Abstract Dyspepsia is a common health problem in the productive age group, including university students. Final-year students are at high risk of developing dyspepsia due to irregu...

