Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pandangan Al-Qur'an tentang Rotasi Bumi dan Relevansinya terhadap Pelaksanaan Shalat Dan Puasa

View through CrossRef
Rotasi bumi merupakan fenomena ilmiah yang telah dibuktikan dalam dunia astronomi, namun konsep ini telah tersirat dalam Al-Qur'an jauh sebelum ditemukan secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan Al-Qur'an mengenai rotasi bumi berdasarkan Q.S. Al-Anbiya’ ayat 33 serta relevansinya dengan pelaksanaan shalat dan puasa. Penelitian ini berfokus pada penafsiran Ibnu Katsir terhadap ayat tersebut serta bagaimana pemahaman ini berkorelasi dengan ibadah yang berkaitan dengan perubahan waktu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan (library research). Sumber utama yang digunakan adalah Tafsir Ibnu Katsir, didukung oleh berbagai literatur tafsir lainnya serta referensi astronomi yang relevan. Dalam Tafsir Ibnu Katsir, Q.S. Al-Anbiya’ ayat 33 menegaskan bahwa matahari, bulan, dan bumi bergerak dalam orbitnya masing-masing sesuai dengan ketetapan Allah. Konsep ini sejalan dengan teori rotasi bumi yang menyebabkan pergantian siang dan malam. Dalam konteks pelaksanaan shalat dan puasa, pemahaman tentang rotasi bumi menjadi sangat penting, terutama dalam penentuan waktu-waktu ibadah yang bergantung pada pergerakan matahari. Disini peneliti akan menguraikan corak penafsiran mufassir utamanya Imam Ibnu Katsir dalam menafsirkan QS. Al-Anbiya’ Ayat 33. Kemudian peneliti juga menganalisis problematika pelaksanaan shalat dan puasa akibat fenomena perbedaan durasi siang atau malam akibat terjadinya rotasi bumi. Hasil dari penelitian ini akan memperlihatkan bagaimana sebuah ayat difahami dari berbagai sudut pandang, dan bagaimana seharusnya seseorang belajar, memahami dan mengambil hikmah-hikmah dan pelajaran yang disampaikan dalam al-Qur’an, dan mengaplikasikan dikehidupan sehari-hari.
Title: Pandangan Al-Qur'an tentang Rotasi Bumi dan Relevansinya terhadap Pelaksanaan Shalat Dan Puasa
Description:
Rotasi bumi merupakan fenomena ilmiah yang telah dibuktikan dalam dunia astronomi, namun konsep ini telah tersirat dalam Al-Qur'an jauh sebelum ditemukan secara ilmiah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan Al-Qur'an mengenai rotasi bumi berdasarkan Q.
S.
Al-Anbiya’ ayat 33 serta relevansinya dengan pelaksanaan shalat dan puasa.
Penelitian ini berfokus pada penafsiran Ibnu Katsir terhadap ayat tersebut serta bagaimana pemahaman ini berkorelasi dengan ibadah yang berkaitan dengan perubahan waktu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan (library research).
Sumber utama yang digunakan adalah Tafsir Ibnu Katsir, didukung oleh berbagai literatur tafsir lainnya serta referensi astronomi yang relevan.
Dalam Tafsir Ibnu Katsir, Q.
S.
Al-Anbiya’ ayat 33 menegaskan bahwa matahari, bulan, dan bumi bergerak dalam orbitnya masing-masing sesuai dengan ketetapan Allah.
Konsep ini sejalan dengan teori rotasi bumi yang menyebabkan pergantian siang dan malam.
Dalam konteks pelaksanaan shalat dan puasa, pemahaman tentang rotasi bumi menjadi sangat penting, terutama dalam penentuan waktu-waktu ibadah yang bergantung pada pergerakan matahari.
Disini peneliti akan menguraikan corak penafsiran mufassir utamanya Imam Ibnu Katsir dalam menafsirkan QS.
Al-Anbiya’ Ayat 33.
Kemudian peneliti juga menganalisis problematika pelaksanaan shalat dan puasa akibat fenomena perbedaan durasi siang atau malam akibat terjadinya rotasi bumi.
Hasil dari penelitian ini akan memperlihatkan bagaimana sebuah ayat difahami dari berbagai sudut pandang, dan bagaimana seharusnya seseorang belajar, memahami dan mengambil hikmah-hikmah dan pelajaran yang disampaikan dalam al-Qur’an, dan mengaplikasikan dikehidupan sehari-hari.

Related Results

Takhrij Hadis Larangan Shalat Setelah Shalat ashar
Takhrij Hadis Larangan Shalat Setelah Shalat ashar
Shalat merupakan ibadah paling utama yang diwajibkan bagi setiap muslim. Dalam al-Qur’an dan hadis banyak dalil yang menerangkan perintah agar manusia mendirikan shalat. Dalam prak...
Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Mental
Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Mental
Artikel ini mengulas tentang dampak dari puasa terhadap kesehatan mental, di era modern banyak orang yang salah memahami puasa banyak orang yang mengira, bahkan menuding, bahwa pua...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
Pelatihan Problematika Puasa bagi Warga Madrasah Minu 13 Gandariyah melalui Kajian Fiqih Puasa
Pelatihan Problematika Puasa bagi Warga Madrasah Minu 13 Gandariyah melalui Kajian Fiqih Puasa
Pelatihan problematika puasa bagi warga Madrasah MINU 13 Gandariyah melalui kajian fiqih puasa bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang hukum dan adab puasa. Pelatiha...
PUASA YANG MENAJUBKAN (STUDI FENOMENOLOGIS PENGALAMAN INDIVIDU YANG MENJALANKAN PUASA DAUD)
PUASA YANG MENAJUBKAN (STUDI FENOMENOLOGIS PENGALAMAN INDIVIDU YANG MENJALANKAN PUASA DAUD)
Sebagian umat manusia di dunia menjalankan ibadah puasa. Berbagai agama turut memerintahkan umatnya untuk menjalankan puasa sesuai dengan tata cara dan pelaksanaannya masing-masing...
Waktu waktu sholat
Waktu waktu sholat
Ibadah shalat merupakan dasar dan tiang agama yaitu pekerjaan yang menghubungkan antaraseorang hamba dengan rabbnya sebagai ungkapan rasa syukur kepada zat yang telah menghidupi da...

Back to Top