Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERENCANAAN DRAINASE PERKOTAAN WILAYAH RAWA DENGAN PENDEKATAN DRAINASE BERKELANJUTAN DI MERAUKE

View through CrossRef
Drainase merupakan infrastruktur penting dalam pengelolaan perkotaan. Sistem drainase perkotaan yang baik dapat membebaskan kota dari banjir. Merauke merupakan daerah yang cenderung datar dan berawa, keadaan ini memberikan tantangan tersendiri untuk dapat mengalirkan air secara gravitasi dari hulu ke hilir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas drainase yang ada dan memberikan rekomendasi agar drainase dapat berfungsi secara maksimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yaitu analisis hidrologi dan analisis hidrolik. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan survei lapangan dan data sekunder berdasarkan data instansi terkait. Debit rencana untuk kala ulang 25 tahun berdasarkan hasil analisis hidrologi dengan menggunakan data 10 tahun terakhir adalah sebesar 0,088 m3/detik. Debit banjir ini kemudian dijadikan dasar analisis hidrolika. Sedangkan analisis hidrolika menggunakan software HEC-RAS menemukan bahwa kapasitas saluran drainase mampu menampung debit banjir yang direncanakan dan perlu ditingkatkan elevasi dasar saluran drainase. Perbaikan yang dilakukan meliputi pengerukan sedimentasi dan perencanaan ulang profil drainase. Untuk mendukung terselenggaranya sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan, perlu didukung oleh peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keutuhan infrastruktur drainase.
Title: PERENCANAAN DRAINASE PERKOTAAN WILAYAH RAWA DENGAN PENDEKATAN DRAINASE BERKELANJUTAN DI MERAUKE
Description:
Drainase merupakan infrastruktur penting dalam pengelolaan perkotaan.
Sistem drainase perkotaan yang baik dapat membebaskan kota dari banjir.
Merauke merupakan daerah yang cenderung datar dan berawa, keadaan ini memberikan tantangan tersendiri untuk dapat mengalirkan air secara gravitasi dari hulu ke hilir.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas drainase yang ada dan memberikan rekomendasi agar drainase dapat berfungsi secara maksimal.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yaitu analisis hidrologi dan analisis hidrolik.
Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan survei lapangan dan data sekunder berdasarkan data instansi terkait.
Debit rencana untuk kala ulang 25 tahun berdasarkan hasil analisis hidrologi dengan menggunakan data 10 tahun terakhir adalah sebesar 0,088 m3/detik.
Debit banjir ini kemudian dijadikan dasar analisis hidrolika.
Sedangkan analisis hidrolika menggunakan software HEC-RAS menemukan bahwa kapasitas saluran drainase mampu menampung debit banjir yang direncanakan dan perlu ditingkatkan elevasi dasar saluran drainase.
Perbaikan yang dilakukan meliputi pengerukan sedimentasi dan perencanaan ulang profil drainase.
Untuk mendukung terselenggaranya sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan, perlu didukung oleh peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keutuhan infrastruktur drainase.

Related Results

PUSAT KEBUDAYAAN BETAWI DI RAWA BELONG, JAKARTA BARAT
PUSAT KEBUDAYAAN BETAWI DI RAWA BELONG, JAKARTA BARAT
Rawa Belong located in Kebon Jeruk, West Jakarta is one of the areas with Betawi values ​​that still survive, not only from its history but the Betawi people who still live in Rawa...
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DRAINASE UNTUK PERUMAHAN BAITI JANNATI SUMBAWA
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DRAINASE UNTUK PERUMAHAN BAITI JANNATI SUMBAWA
Kondisi drainase yang ada di Kota Sumbawa saat ini masih kurang baik secara keseluruhan. Ini terbukti dengan masih adanya perumahan-perumahan atau bangunan-bangunan yang belum dile...
KAJIAN RUMAH GABA-GABA DI PERKOTAAN MERAUKE
KAJIAN RUMAH GABA-GABA DI PERKOTAAN MERAUKE
ABSTRAK. Merauke sebagai kabupaten terujung timur dari wilayah NKRI, selain dikenal dengan area perbatasannya juga menghasilkan tanaman sagu (Metroxylon sp.). Bagian dari tanaman s...
PENINGKATAN PEMANFATAAN DANAU RAWA PENING
PENINGKATAN PEMANFATAAN DANAU RAWA PENING
Abstrak Danau Rawa Pening mempunyai peranan sebagai reservoir alami yang dimanfaatkan untuk PLTA, sumber air baku, irigasi, perikanan, dan pariwisata serta pemeliharaan Sungai Tunt...
DESAIN JARINGAN RAWA DI WILAYAH KANTAN KECAMATAN PANDIH BATU KABUPATEN PULANG PISAU
DESAIN JARINGAN RAWA DI WILAYAH KANTAN KECAMATAN PANDIH BATU KABUPATEN PULANG PISAU
Daerah   rawa   di Indonesia   mempunyai   lahan   seluas 39.424.500 hektar.Jumlah  rawa Pasang  surut  di  Kabupaten  Pulang   Pisau   9.063.000 hektar, di Kecamatan Maliku 350.00...
ANALISIS KELAYAKAN AIR RAWA DALAM PERSPEKTIF THAHARAH ISLAM (STUDI KASUS WILAYAH RAWA-RAWA DI SUMATERA SELATAN)
ANALISIS KELAYAKAN AIR RAWA DALAM PERSPEKTIF THAHARAH ISLAM (STUDI KASUS WILAYAH RAWA-RAWA DI SUMATERA SELATAN)
Penelitian ini menganalisis kelayakan air rawa di wilayah rawa-rawa Sumatera Selatan dari perspektif thaharah Islam. Urgensi penelitian ini muncul dari fakta bahwa air, sebagai ele...
Analisa Perbandingan Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Drainase Beton Pracetak U-DITCH Dengan Pasangan Batu Kali
Analisa Perbandingan Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Drainase Beton Pracetak U-DITCH Dengan Pasangan Batu Kali
Sistem drainase adalah rangkaian kegiatan yang membentuk upaya pengaliran air, baik air permukaan, maupun air tanah dari suatu daerah atau kawasan. Material yang paling sering diju...
SITUASI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS-TUBERKULOSIS DI KABUPATEN MERAUKE 2018: ANCAMAN PADA UMUR PRODUKTIF
SITUASI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS-TUBERKULOSIS DI KABUPATEN MERAUKE 2018: ANCAMAN PADA UMUR PRODUKTIF
Abstract Background: Pulmonary tuberculosis is the most serious opportunistic infection in HIV/AIDS subjects and is a major cause of mortality and morbidity in developing countrie...

Back to Top