Javascript must be enabled to continue!
Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an dengan Menggunakan Metode ‘Ilman Wa Ruuhan
View through CrossRef
Metode Ilman wa Ruuhan merupakan salah satu inovasi pembelajaran Al-Qur’an yang saat ini mengalami perkembangan signifikan dalam dunia pendidikan Islam. Dari sisi manajemen, metode ini memberikan kemudahan bagi pengajar melalui sistem pembelajaran yang terstruktur, meskipun masih terdapat kebutuhan pelatihan bagi sebagian tenaga pendidik untuk memahaminya secara utuh. Sejak diperkenalkan di SMPIT Daar ‘Ilmi Way Kanan pada tahun 2024, penerapannya masih menghadapi sejumlah penyesuaian, baik dari sisi guru maupun peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penerapan metode Ilman wa Ruuhan di SMPIT Daar ‘Ilmi Way Kanan, serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang muncul dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian para tenaga pengajar (ustazah) kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen metode Ilman wa Ruuhan dilaksanakan melalui dua aspek utama, yaitu manajemen waktu dan pengaturan irama bacaan. Manajemen waktu pembelajaran dilakukan selama 60 menit dengan pembagian tahapan: pembukaan (5 menit), hafalan (15 menit), kegiatan inti (35 menit), dan penutup (5 menit). Adapun pengaturan irama bacaan memerlukan keterampilan khusus ustazah dalam mempraktikkannya kepada siswa. Kelebihan metode ini adalah adanya buku panduan yang memudahkan penerapan, sedangkan kekurangannya terletak pada sifatnya yang masih baru sehingga memerlukan adaptasi lebih lanjut dari para pengajar
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-hikmah Way Kanan
Title: Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an dengan Menggunakan Metode ‘Ilman Wa Ruuhan
Description:
Metode Ilman wa Ruuhan merupakan salah satu inovasi pembelajaran Al-Qur’an yang saat ini mengalami perkembangan signifikan dalam dunia pendidikan Islam.
Dari sisi manajemen, metode ini memberikan kemudahan bagi pengajar melalui sistem pembelajaran yang terstruktur, meskipun masih terdapat kebutuhan pelatihan bagi sebagian tenaga pendidik untuk memahaminya secara utuh.
Sejak diperkenalkan di SMPIT Daar ‘Ilmi Way Kanan pada tahun 2024, penerapannya masih menghadapi sejumlah penyesuaian, baik dari sisi guru maupun peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penerapan metode Ilman wa Ruuhan di SMPIT Daar ‘Ilmi Way Kanan, serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang muncul dalam pelaksanaannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian para tenaga pengajar (ustazah) kelas VII.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen metode Ilman wa Ruuhan dilaksanakan melalui dua aspek utama, yaitu manajemen waktu dan pengaturan irama bacaan.
Manajemen waktu pembelajaran dilakukan selama 60 menit dengan pembagian tahapan: pembukaan (5 menit), hafalan (15 menit), kegiatan inti (35 menit), dan penutup (5 menit).
Adapun pengaturan irama bacaan memerlukan keterampilan khusus ustazah dalam mempraktikkannya kepada siswa.
Kelebihan metode ini adalah adanya buku panduan yang memudahkan penerapan, sedangkan kekurangannya terletak pada sifatnya yang masih baru sehingga memerlukan adaptasi lebih lanjut dari para pengajar.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Kemampuan Membaca Al-Qur’an Perspektif Metode Tilawati Studi Ilmu Pendidikan Islam
Kemampuan Membaca Al-Qur’an Perspektif Metode Tilawati Studi Ilmu Pendidikan Islam
Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT sebagai bukti kebenaran nabi Muhammad SAW, dengan fungsi utamanya adalah sebagai petunjuk untuk umat manusia. Al-Qur’an menceritakan banyak hal ...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Bersama Kita Bisa Selesaikan Laporan Monev
Bersama Kita Bisa Selesaikan Laporan Monev
Salah satu kompetensi yang berkaitan dengan tugas kepala sekolah adalah kompetensi pengembangan sekolah, salah satu butir kompetensi ini diantaranya ada...
Studi Komparasi Metode Iqro’ dan Metode Jibril dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Santri di Masjid Jami Al-Azhar Kelurahan Pajajaran Bandung
Studi Komparasi Metode Iqro’ dan Metode Jibril dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Santri di Masjid Jami Al-Azhar Kelurahan Pajajaran Bandung
Abstract. The data in the field obtained information about the existence of students who were old enough to be able to read the Qur'an and there were two methods used by teaching t...

