Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI KAWASAN EDUWISATA KAMPUNG INGGRIS PARE MENURUT PENGUNJUNG DI KABUPATEN KEDIRI
View through CrossRef
Kabupaten Kediri memiliki potensi berupa kawasan wisata edukasi yang berada di Kecamatan Pare. Berdasarkan RTRW Kabupaten Kediri tahun 2010-2030, Kecamatan Pare termasuk dalam Pusat Kegiatan Lokal (PKL) sebagai pusat pemerintahan kabupaten, pusat pengolahan jasa pertanian tanaman pangan dan peternakan, industri, perdagangan regional, pelayanan kesehatan, pusat jasa pariwisata, dan pusat perguruan tinggi. Kecamatan pare memiliki luas 4.409 Ha yang terdiri dari 1 kelurahan dan 9 desa. Terdapat desa yang memiliki potensi sebagai wisata edukasi dengan sebutan “Kampung Inggris Pare” yang terletak di Desa Pelem dan Desa Tulungrejo. Perkembangan Kampung Inggris Pare memengaruhi lingkungan rumah warga. Banyak warga yang menjadikan rumah hunian sebagai lahan bisnis berupa kos-kosan, ruko, warung makan, hingga pusat oleh-oleh khas Pare mengingat pengunjung mayoritas berasal dari luar daerah. Terlepas dari potensi yang ada, Kampung Inggris Pare memiliki masalah berupa perdagangan jasa yang berkembang tanpa memperhatikan ketentuan intensitas bangunan serta kepadatan bangunan menyebabkan minimnya ruang terbuka hijau. Oleh karena itu diperlukan arahan pengembangan yang tepat untuk peningkatan kawasan eduwisata Kampung Inggris Pare. Studi ini bertujuan untuk melihat penilaian kepentingan dan kepuasan terhadap Kawasan Eduwisata Kampung Inggris Pare berdasarkan persepsi pengunjung. Sehingga menghasilkan rekomendasi pengembangan yang dapat mengakomodir kebutuhan wisatawan. Metode yang dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi potensi dan masalah menggunakan metode analisis deskriptif serta metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui prioritas utama pengembangan kawasan. Setelah mengetahui prioritas utama pengembangan, selanjutnya merumuskan rekomendasi pengembangan menggunakan metode analisis deskriptif berdasarkan prioritas utama pada kuadran 1 dalam diagram kartesius. Terdapat 5 prioritas utama pengembangan yang akan dirumuskan rekomendasi pengembangannya.
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Title: EVALUASI KAWASAN EDUWISATA KAMPUNG INGGRIS PARE MENURUT PENGUNJUNG DI KABUPATEN KEDIRI
Description:
Kabupaten Kediri memiliki potensi berupa kawasan wisata edukasi yang berada di Kecamatan Pare.
Berdasarkan RTRW Kabupaten Kediri tahun 2010-2030, Kecamatan Pare termasuk dalam Pusat Kegiatan Lokal (PKL) sebagai pusat pemerintahan kabupaten, pusat pengolahan jasa pertanian tanaman pangan dan peternakan, industri, perdagangan regional, pelayanan kesehatan, pusat jasa pariwisata, dan pusat perguruan tinggi.
Kecamatan pare memiliki luas 4.
409 Ha yang terdiri dari 1 kelurahan dan 9 desa.
Terdapat desa yang memiliki potensi sebagai wisata edukasi dengan sebutan “Kampung Inggris Pare” yang terletak di Desa Pelem dan Desa Tulungrejo.
Perkembangan Kampung Inggris Pare memengaruhi lingkungan rumah warga.
Banyak warga yang menjadikan rumah hunian sebagai lahan bisnis berupa kos-kosan, ruko, warung makan, hingga pusat oleh-oleh khas Pare mengingat pengunjung mayoritas berasal dari luar daerah.
Terlepas dari potensi yang ada, Kampung Inggris Pare memiliki masalah berupa perdagangan jasa yang berkembang tanpa memperhatikan ketentuan intensitas bangunan serta kepadatan bangunan menyebabkan minimnya ruang terbuka hijau.
Oleh karena itu diperlukan arahan pengembangan yang tepat untuk peningkatan kawasan eduwisata Kampung Inggris Pare.
Studi ini bertujuan untuk melihat penilaian kepentingan dan kepuasan terhadap Kawasan Eduwisata Kampung Inggris Pare berdasarkan persepsi pengunjung.
Sehingga menghasilkan rekomendasi pengembangan yang dapat mengakomodir kebutuhan wisatawan.
Metode yang dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi potensi dan masalah menggunakan metode analisis deskriptif serta metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui prioritas utama pengembangan kawasan.
Setelah mengetahui prioritas utama pengembangan, selanjutnya merumuskan rekomendasi pengembangan menggunakan metode analisis deskriptif berdasarkan prioritas utama pada kuadran 1 dalam diagram kartesius.
Terdapat 5 prioritas utama pengembangan yang akan dirumuskan rekomendasi pengembangannya.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
THE EMPOWERMENT OF POKDARWIS (TOURISM-LITERATE GROUP) AT THE DINOYO CERAMIC VILLAGE IN MALANG THROUGH VIRTUAL TOURISM DEVELOPMENT
THE EMPOWERMENT OF POKDARWIS (TOURISM-LITERATE GROUP) AT THE DINOYO CERAMIC VILLAGE IN MALANG THROUGH VIRTUAL TOURISM DEVELOPMENT
Abstrak: Perkembangan kampung keramik Dinoyo sebagai kawasan wisata edukasi sangat penting. Pandemi Covid-19 membuat kunjungan wisata dan omset menurun drastis, literasi eduwisata ...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGUNJUNG DAN KEPUASAN PENGUNJUNG PADA OBJEK WISATA HUTAN BUKIT BANGKIRAI KUTAI KARTA NEGARA KALIMANTAN TIMUR
PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGUNJUNG DAN KEPUASAN PENGUNJUNG PADA OBJEK WISATA HUTAN BUKIT BANGKIRAI KUTAI KARTA NEGARA KALIMANTAN TIMUR
Wisata Hutan Bukit Bangkirai merupakan Objek Wisata yang dikelola oleh PT INHUTANI I khusunya dan Kabupaten Kutai Karta Negara. Dari data observasi diketahui bahwa peningkatan juml...
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepatuhan implementasi UU No. 6 tahun 2014, dan pasal 100 PP No. 43 Tahun 2014 pada aparat kampung, menganalisis manfaat dana kampu...
PENYELESAIAN PEMBIAYAAN MURABAHAH BERMASALAH PADA BAITUL MAAL WAT TAMWIL (STUDI KASUS BMT FAUZAN AZHIIMA KOTA PARE-PARE)
PENYELESAIAN PEMBIAYAAN MURABAHAH BERMASALAH PADA BAITUL MAAL WAT TAMWIL (STUDI KASUS BMT FAUZAN AZHIIMA KOTA PARE-PARE)
Abstrak
Pembiayaan bermasalah atau Non Performing financing (NPF) adalah penyaluran dana oleh lembaga syariah yang dalam pelaksanaan pembayaran kembali pembiayaan tidak memenuhi p...
PERSEPSI PENGUNJUNG KAMPUNG KEREN TERHADAP KEGIATAN KOMUNIKASI PEMASARAN PEMKOT KEDIRI DALAM MEMPROMOSIKAN KAMPUNG KEREN
PERSEPSI PENGUNJUNG KAMPUNG KEREN TERHADAP KEGIATAN KOMUNIKASI PEMASARAN PEMKOT KEDIRI DALAM MEMPROMOSIKAN KAMPUNG KEREN
ABSTRAKLatar belakang: Konsep wisata tengah kota saat ini mulai dikembangkan Pemerintah KotaKediri guna memberdayakan masyarakat sekitar yakni melalui program Kampung Kreatif danIn...

