Javascript must be enabled to continue!
DESIGN OF PONDOK NONGKO BRIDGE BANYUWANGI USING BOX GIRDER
View through CrossRef
Pondok Nongko bridge is a bridge that connects between Sukojati and Pondok Nongko villages in Kabat district Banyuwangi regency. This research aims to design the Pondok Nongko bridge by using a box girder as the main structure. This bridge is designed 50 m long, which consists of tidal flow in which each wide is 3,5 meters. The main structure of the Pondok Nongko bridge is redesign using precast prestressed concrete box girder, while the selected prestress method is the post-tension method. The basic planning refers to the SNI T-12-2004 and the calculation of load based on SNI 1725-2016. According to the calculation result, it is known the main girder is using precast concrete box girder as high as 2,5 m with 2,5 m span using four cable type 5-4 super wire strands of ASTM-A-416-06 grade 270. The pedestrian barrier consists of two pipes using circular hollow sections profile Ø 139,8 mm BJ-37, WF 200.200.8.12 steel column with 500 height, and reinforced concrete parapet with 25 cm thickness and 50 cm height. The landing plate uses steel with a size of 10x10x1 cm using bolt 8 Ø 10 mm. Protostar slab uses reinforced concrete with 25 cm thickness. The total loss of prestressing is 15,439 %. Therefore, this bridge has 53,585 mm ↓ deflection.
Jembatan Pondok Nongko adalah jembatan penghubung Desa Sukojati dan Desa Pondok Nongko yang berada di Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Jembatan Pondok Nongko ini akan direncanakan dengan bentang 50 meter yang terdiri dari 2 lajur 2 arah dengan lebar lajur per arahnya 3,5 meter. Struktur atas Jembatan Pondok Nongko akan direncanakan menggunakan box girder pracetak beton pratekan sementara metode prategang menggunakan metode pascatarik (post-tension method). Dasar-dasar perencanaan yang digunakan mengacu pada peraturan perencanaan struktur beton untuk jembatan SNI T-12- 2004 dan pembebanan jembatan SNI 1725-2016. Berdasarkan perencanaan yang telah dilakukan, diperoleh gelagar utama yang digunakan adalah precast concrete box girder setinggi 2,5 m dengan panjang span 2,5 m dan menggunakan 4 tendon jenis 5-43 wire super strands ASTM-A-416-06 grade 270. Sandaran terdri dari dua buah pipa sandaran menggunakan profil circular hollow sections Ø 139,8 mm BJ 37, tiang sandaran mengunakan profil baja WF 200.200.8.12 setinggi 50 cm dan dinding sandaran menggunakan beton bertulang dengan tebal 25 cm setinggi 50 cm. Plat landas direncanakan menggunakan plat baja dengan ukuran 10x10x1 cm dengan menggunakan 8 baut Ø 10 mm. Trotoar menggunakan beton bertulang dengan tebal 25cm. Kehilangan prategang yang terjadi adalah 15,239 %. Sementara, lendutan total yang terjadi 53,535 mm ↓.
UPT Penerbitan Universitas Jember
Title: DESIGN OF PONDOK NONGKO BRIDGE BANYUWANGI USING BOX GIRDER
Description:
Pondok Nongko bridge is a bridge that connects between Sukojati and Pondok Nongko villages in Kabat district Banyuwangi regency.
This research aims to design the Pondok Nongko bridge by using a box girder as the main structure.
This bridge is designed 50 m long, which consists of tidal flow in which each wide is 3,5 meters.
The main structure of the Pondok Nongko bridge is redesign using precast prestressed concrete box girder, while the selected prestress method is the post-tension method.
The basic planning refers to the SNI T-12-2004 and the calculation of load based on SNI 1725-2016.
According to the calculation result, it is known the main girder is using precast concrete box girder as high as 2,5 m with 2,5 m span using four cable type 5-4 super wire strands of ASTM-A-416-06 grade 270.
The pedestrian barrier consists of two pipes using circular hollow sections profile Ø 139,8 mm BJ-37, WF 200.
200.
8.
12 steel column with 500 height, and reinforced concrete parapet with 25 cm thickness and 50 cm height.
The landing plate uses steel with a size of 10x10x1 cm using bolt 8 Ø 10 mm.
Protostar slab uses reinforced concrete with 25 cm thickness.
The total loss of prestressing is 15,439 %.
Therefore, this bridge has 53,585 mm ↓ deflection.
Jembatan Pondok Nongko adalah jembatan penghubung Desa Sukojati dan Desa Pondok Nongko yang berada di Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.
Jembatan Pondok Nongko ini akan direncanakan dengan bentang 50 meter yang terdiri dari 2 lajur 2 arah dengan lebar lajur per arahnya 3,5 meter.
Struktur atas Jembatan Pondok Nongko akan direncanakan menggunakan box girder pracetak beton pratekan sementara metode prategang menggunakan metode pascatarik (post-tension method).
Dasar-dasar perencanaan yang digunakan mengacu pada peraturan perencanaan struktur beton untuk jembatan SNI T-12- 2004 dan pembebanan jembatan SNI 1725-2016.
Berdasarkan perencanaan yang telah dilakukan, diperoleh gelagar utama yang digunakan adalah precast concrete box girder setinggi 2,5 m dengan panjang span 2,5 m dan menggunakan 4 tendon jenis 5-43 wire super strands ASTM-A-416-06 grade 270.
Sandaran terdri dari dua buah pipa sandaran menggunakan profil circular hollow sections Ø 139,8 mm BJ 37, tiang sandaran mengunakan profil baja WF 200.
200.
8.
12 setinggi 50 cm dan dinding sandaran menggunakan beton bertulang dengan tebal 25 cm setinggi 50 cm.
Plat landas direncanakan menggunakan plat baja dengan ukuran 10x10x1 cm dengan menggunakan 8 baut Ø 10 mm.
Trotoar menggunakan beton bertulang dengan tebal 25cm.
Kehilangan prategang yang terjadi adalah 15,239 %.
Sementara, lendutan total yang terjadi 53,535 mm ↓.
Related Results
Dampak Pergeseran Budaya Masyarakat Banyuwangi terhadap Pola Permainan Angklung Caruk Grup Aliyan Bolot
Dampak Pergeseran Budaya Masyarakat Banyuwangi terhadap Pola Permainan Angklung Caruk Grup Aliyan Bolot
Banyuwangi merupakan kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Jawa. Kabupaten Banyuwangi memiliki banyak kebudayaan, adat dan tradisi. Seiring dengan perkembangan zaman, kebudaya...
Load Distribution Factors in Straight and Skew Concrete I-Girder Bridges
Load Distribution Factors in Straight and Skew Concrete I-Girder Bridges
<p>Skew bridges in modern highways have become increasingly popular for economic and aesthetic considerations. The current Canadian Highway Bridge Design Code (CHBDC) specifi...
Load Distribution Factors in Straight and Skew Concrete I-Girder Bridges
Load Distribution Factors in Straight and Skew Concrete I-Girder Bridges
<p>Skew bridges in modern highways have become increasingly popular for economic and aesthetic considerations. The current Canadian Highway Bridge Design Code (CHBDC) specifi...
Seismic Design Assessment of Bridge Piers Location Effect on the Structural Capacity of Supports under Earthquake Action
Seismic Design Assessment of Bridge Piers Location Effect on the Structural Capacity of Supports under Earthquake Action
The objective of this study was to assess the seismic performance of two types of bridges structures under effect of earthquake by using different locations and numbers of piers. T...
Analysis of a Substructure Part of Metro Structure as Per Live Data Using Analysis Tool
Analysis of a Substructure Part of Metro Structure as Per Live Data Using Analysis Tool
A metro system is a railway transport system in an urban area with a high capacity, frequency and the grade separation from other traffic. The Metro System is used in cities, agglo...
Proyek Pembangunan Jembatan Rumah Susun Padat Karya “Pengamatan Pelaksanaan Pekerjaan Plat pada Jembatan Rumah Susun Padat Karya”
Proyek Pembangunan Jembatan Rumah Susun Padat Karya “Pengamatan Pelaksanaan Pekerjaan Plat pada Jembatan Rumah Susun Padat Karya”
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pertimbangan pemilihan metode erection girder, metode yang efektif untuk pelaksanaan erection girder, faktor yang mempengaruhi pros...
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan pendekatan Ilmu Pendidikan Islam dan Fenomenologi dalam mengkaji integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pond...
Experimental Investigation on Flexural Behavior of Precast Segmental Ultra-High-Performance Concrete Box-Girder with External Tendons for Long-Span Highway Bridges
Experimental Investigation on Flexural Behavior of Precast Segmental Ultra-High-Performance Concrete Box-Girder with External Tendons for Long-Span Highway Bridges
A precast concrete segmental box-girder bridge (PCSBGB) is one of the most popular styles of Accelerated Bridge Construction (ABC). To address some common challenges (low durabilit...

