Javascript must be enabled to continue!
Peran Gusdurian Sebagai Wadah Persaudaraan Dan Perdamaian
View through CrossRef
Penelitian ini membahas peran Gusdurian sebagai wadah persaudaraan dan perdamaian dalam konteks pluralisme Indonesia. Sebagai jejaring komunitas yang terinspirasi oleh gagasan dan keteladanan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Gusdurian hadir sebagai wadah untuk mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan keadilan sosial di tengah masyarakat yang beragam. Penelitian ini berfokus pada bagaimana nilai-nilai utama Gusdurian, seperti kemanusiaan, kesetaraan, pembebasan, dan kearifan lokal, diimplementasikan melalui berbagai program sosial dan kegiatan yang mempertemukan masyarakat lintas agama, suku, dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai motif dan dampak dari gerakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran Gusdurian tidak hanya menjadi ruang refleksi nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga menjadi gerakan sosial yang efektif dalam membangun perdamaian dan memperluas jaringan persaudaraan di masyarakat lokal maupun nasional. Dengan demikian, Gusdurian berkontribusi signifikan dalam memperkuat perdamaian sosial dan menjaga persatuan bangsa di tengah meningkatnya fenomena intoleransi dan radikalisme. Artikel ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya peran komunitas berbasis nilai dalam merawat keberagaman Indonesia.
Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Title: Peran Gusdurian Sebagai Wadah Persaudaraan Dan Perdamaian
Description:
Penelitian ini membahas peran Gusdurian sebagai wadah persaudaraan dan perdamaian dalam konteks pluralisme Indonesia.
Sebagai jejaring komunitas yang terinspirasi oleh gagasan dan keteladanan KH.
Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Gusdurian hadir sebagai wadah untuk mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan keadilan sosial di tengah masyarakat yang beragam.
Penelitian ini berfokus pada bagaimana nilai-nilai utama Gusdurian, seperti kemanusiaan, kesetaraan, pembebasan, dan kearifan lokal, diimplementasikan melalui berbagai program sosial dan kegiatan yang mempertemukan masyarakat lintas agama, suku, dan budaya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai motif dan dampak dari gerakan tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran Gusdurian tidak hanya menjadi ruang refleksi nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga menjadi gerakan sosial yang efektif dalam membangun perdamaian dan memperluas jaringan persaudaraan di masyarakat lokal maupun nasional.
Dengan demikian, Gusdurian berkontribusi signifikan dalam memperkuat perdamaian sosial dan menjaga persatuan bangsa di tengah meningkatnya fenomena intoleransi dan radikalisme.
Artikel ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya peran komunitas berbasis nilai dalam merawat keberagaman Indonesia.
Related Results
Karakteristik Kimia dan Fisika Biji Kakao (Theobroma cacao l.) Hasil Fermentasi Wadah Kotak Kayu dan Wadah Plastik
Karakteristik Kimia dan Fisika Biji Kakao (Theobroma cacao l.) Hasil Fermentasi Wadah Kotak Kayu dan Wadah Plastik
Kakao merupakan salah satu komoditas yang memegang peranan cukup penting di Indonesia saat ini, salah satunya sebagai sumber devisa Negara. Salah satu proses yang sangat berperan p...
Pluralisme dalam Perwujudan Toleransi melalui Relasi Komunitas Gusdurian-Gereja Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW)
Pluralisme dalam Perwujudan Toleransi melalui Relasi Komunitas Gusdurian-Gereja Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW)
Abstrak
Tulisan ini berusaha mengkaji mengenai kondisi masyarakat majemuk di Indonesia yang terkadang masih sering mengalami gesekan-gesekan horizontal. Gesekan-gesekan ini pada ak...
Pendidikan Toleransi Beragama Dalam Lingkungan Pendidikan Gusdurian
Pendidikan Toleransi Beragama Dalam Lingkungan Pendidikan Gusdurian
Pemikiran pluralisme agama dan pendidikan toleransi beragama menjadi aspek krusial dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis, khususnya di Kota Batu yang kaya akan kebe...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
AKTA PERDAMAIAN PERKARA WANPRESTASI YANG BERKEKUATAN HUKUM
AKTA PERDAMAIAN PERKARA WANPRESTASI YANG BERKEKUATAN HUKUM
Salah satu persoalan yang sering timbul dalam suatu perjanjian adalah wanprestasi, yang dapat mengakibatkan pihak kreditur mengalami kerugian akibat debitur yang cidera janji. ....
Tepung Tawar Perdamaian: Resolusi Konflik Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila di Sumatera Selatan
Tepung Tawar Perdamaian: Resolusi Konflik Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila di Sumatera Selatan
Provinsi Sumatera Selatan menyandang predikat daerah zero conflict sebab tidak ditemukannya konflik di daerah Sumatera Selatan terutama yang terkait dengan Suku, Agama, Ras dan Ant...
Peran Gereja Dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia Perspektif Oikumene Berdasarkan 2 Korintus 5:18-20
Peran Gereja Dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia Perspektif Oikumene Berdasarkan 2 Korintus 5:18-20
Artikel ini membahas peran gereja dalam mewujudkan perdamaian dunia perspektif oikumene berdasarkan kajian teks 2 Korintus 5: 18-20. Indonesia peduli akan perdamaian dunia dan akti...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

