Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keakuratan Prediksi Inflow Waduk Dengan Neraca Air Waduk

View through CrossRef
Dalam perhitungan inflow waduk sering digunakan persamaan neraca air waduk yang menggunakan data seri laporan harian operasi waduk, evaporasi dan curah hujan diwaduk, dan lengkung H-V-A waduk. Pada pengamatan data series laporan harian operasi waduk dan pengukuran kapasitas tampungan waduk, dapat terjadi kesalahan yang disebabkan karena kesalahan faktor manusia maupun faktor alat, hal ini akan menyebabkan kesalahan pula pada besarnya inflow waduk yang dihasilkan. Lebih lanjut di dalam perencanaan, data series inflow waduk ini diperlukan sebagai input pada pemodelan optimasi operasi waduk dan sedimentasi waduk, sehingga keakuratan datanya sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat akurasi penggunaan neraca air waduk dalam memprediksi inflow waduk. Untuk mengetahui tingkat akurasi dilakukan dengan membandingkan antara inflow waduk dari anak sungai hasil pengukuran dan hasil hitungan dengan persamaan neraca air waduk. Kemudian dilakukan variasi periode pengukuran dan kurva H- V-A yang digunakan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka pada periode perhitungan yang lebih lama menghasilkan tingkat error yang lebih kecil. Pemakaian kurva waduk yang berbeda menghasilkan inflow yang berbeda. Tingkat error yang didapat masih cukup besar, diatas 30 %, sehingga perhitungan inflow waduk dari anak sungai dengan menggunakan metode neraca air waduk kurang akurat. [Title: Accuracy of Reservoir Inflow Prediction Using Reservoir Water Balance] In the calculation of reservoir inflow often used reservoir water balance equation using the data series of daily reports reservoir operation, evaporation and precipitation, and H-V-A curve. In observation of the data series of daily reports of reservoir operation and measurement of reservoir storage capacity, the errors may occur due to human error factor and factor appliance. This will cause an error on the reservoir inflow generated. Further, in the planning, this series data of reservoir inflow is required as input to the modeling of reservoir operation optimization and reservoir sedimentation, so the accuracy of the data are required. The purpose of this study was to evaluate the use of the reservoir water balance accuracy rate in predicting inflow. To determine the level of accuracy, the effort is done by comparing the inflow tributary reservoirs of measurement and the count with the reservoir water balance. Then perform variations of the measurement period and curves H-V-A is used. Based on the research conducted in the period longer calculation produces a smaller error. The different H-V-A curve results in the different inflow. Error rate obtained is still quite large, above 30%, so the calculation of tributary inflow reservoirs using reservoir water balance method is less accurate.  
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Keakuratan Prediksi Inflow Waduk Dengan Neraca Air Waduk
Description:
Dalam perhitungan inflow waduk sering digunakan persamaan neraca air waduk yang menggunakan data seri laporan harian operasi waduk, evaporasi dan curah hujan diwaduk, dan lengkung H-V-A waduk.
Pada pengamatan data series laporan harian operasi waduk dan pengukuran kapasitas tampungan waduk, dapat terjadi kesalahan yang disebabkan karena kesalahan faktor manusia maupun faktor alat, hal ini akan menyebabkan kesalahan pula pada besarnya inflow waduk yang dihasilkan.
Lebih lanjut di dalam perencanaan, data series inflow waduk ini diperlukan sebagai input pada pemodelan optimasi operasi waduk dan sedimentasi waduk, sehingga keakuratan datanya sangat diperlukan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat akurasi penggunaan neraca air waduk dalam memprediksi inflow waduk.
Untuk mengetahui tingkat akurasi dilakukan dengan membandingkan antara inflow waduk dari anak sungai hasil pengukuran dan hasil hitungan dengan persamaan neraca air waduk.
Kemudian dilakukan variasi periode pengukuran dan kurva H- V-A yang digunakan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka pada periode perhitungan yang lebih lama menghasilkan tingkat error yang lebih kecil.
Pemakaian kurva waduk yang berbeda menghasilkan inflow yang berbeda.
Tingkat error yang didapat masih cukup besar, diatas 30 %, sehingga perhitungan inflow waduk dari anak sungai dengan menggunakan metode neraca air waduk kurang akurat.
 [Title: Accuracy of Reservoir Inflow Prediction Using Reservoir Water Balance] In the calculation of reservoir inflow often used reservoir water balance equation using the data series of daily reports reservoir operation, evaporation and precipitation, and H-V-A curve.
In observation of the data series of daily reports of reservoir operation and measurement of reservoir storage capacity, the errors may occur due to human error factor and factor appliance.
This will cause an error on the reservoir inflow generated.
Further, in the planning, this series data of reservoir inflow is required as input to the modeling of reservoir operation optimization and reservoir sedimentation, so the accuracy of the data are required.
The purpose of this study was to evaluate the use of the reservoir water balance accuracy rate in predicting inflow.
To determine the level of accuracy, the effort is done by comparing the inflow tributary reservoirs of measurement and the count with the reservoir water balance.
Then perform variations of the measurement period and curves H-V-A is used.
Based on the research conducted in the period longer calculation produces a smaller error.
The different H-V-A curve results in the different inflow.
Error rate obtained is still quite large, above 30%, so the calculation of tributary inflow reservoirs using reservoir water balance method is less accurate.
  .

Related Results

Model Prakiraan Debit Air Dalam Rangka Optimalisasi Pengelolaan Waduk Saguling – Kaskade Citarum
Model Prakiraan Debit Air Dalam Rangka Optimalisasi Pengelolaan Waduk Saguling – Kaskade Citarum
Peningkatan laju pertumbuhan penduduk dan industri mendorong peningkatan kebutuhan akan energi listrik. Salah satu penyedia kebutuhan energi listrik di wilayah Jawa, Madura, Bali (...
Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo)
Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo)
Materi buku Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo) ini bersumber dari penelitian kerja sama antara Tim Dosen Prodi Manajemen Sumber Daya ...
KAJIAN DISTRIBUSI SEDIMENTASI TERHADAP UMUR RENCANA WADUK CIAWI DI KABUPATEN BOGOR
KAJIAN DISTRIBUSI SEDIMENTASI TERHADAP UMUR RENCANA WADUK CIAWI DI KABUPATEN BOGOR
Waduk Ciawi terletak di bagian hulu sungai Ciliwung di Desa Cipayung Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Waduk Ciawi merupakan waduk eka guna (single purpose...
Kinerja Pola Operasi Waduk Bili-Bili
Kinerja Pola Operasi Waduk Bili-Bili
Abstrak            Waduk Bili-Bili merupakan waduk multiguna terbesar di Propinsi Sulawesi Selatan yang diresmikan penggunaannya pada tahun 1999 berfungsi sebagai pengendalian risi...
Analisa SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats) Waduk Selorejo bedasarkan Kualitas Mutu Air dan Beban Pencemaran
Analisa SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats) Waduk Selorejo bedasarkan Kualitas Mutu Air dan Beban Pencemaran
Karena aliran sungai-sungai yang tertampung di Waduk Selorejo berdekatan dengan pemukiman, perhutanan dan persawahan yang mengalami banyak perubahan dalam beberapa tahun terakhir m...
Analisa Dampak Sedimen Terhadap Usia Guna Waduk Plumbon
Analisa Dampak Sedimen Terhadap Usia Guna Waduk Plumbon
Penelitian ini dilakukan di Waduk Plumbon yang terletak di Kecamatan Puloharjo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Waduk Plumbon mulai beroperasi pada tahun 1928 sehingga waduk telah...
Pengembangan Model Prediksi Banjir Berdasarkan Akurasi Inflow Dan Outflow Pada Bendungan Bili-Bili
Pengembangan Model Prediksi Banjir Berdasarkan Akurasi Inflow Dan Outflow Pada Bendungan Bili-Bili
Pemodelan prediksi debit inflow pada Bendungan Bili Bili yang sudah dikembangkan oleh Pusat Monitoring Bendungan (PMB) sudah memenuhi nilai interpretasi validasi, tetapi nilai vali...
ANALISIS OPERASIONAL WADUK IR.H.DJUANDA
ANALISIS OPERASIONAL WADUK IR.H.DJUANDA
Waduk serbaguna Jatiluhur dengan kapasitas penampungan sebesar 3.000 juta m3, yang diselesaikan dalam tahun 1967, memberikan berbagai manfaat sebagai berikut: (1) Penyediaan air mi...

Back to Top