Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Model Prediksi Banjir Berdasarkan Akurasi Inflow Dan Outflow Pada Bendungan Bili-Bili
View through CrossRef
Pemodelan prediksi debit inflow pada Bendungan Bili Bili yang sudah dikembangkan oleh Pusat Monitoring Bendungan (PMB) sudah memenuhi nilai interpretasi validasi, tetapi nilai validasi data masih dapat perlu ditingkatkan. Sehingga pada penelitian ini dilakukan pengembangan simulasi model prediksi menggunakan HEC-HMS dengan metode Transform Method Clark dengan memprediksi debit 5 harian dengan memasukkan data curah hujan prediksi BMKG dan debit inflow observasi. Untuk memvalidasi hasil model simulasi dilakukan analisis validasi data dengan perbandingan menggunakan metode Root Mean Squared Error (RMSE), uji Kesalahan Relatif (KR), Nash Sutcliffe Efficiency (NSE) dan Koefisien Korelasi (R) dengan menggunakan data terkalibrasi dan tidak terkalibrasi. Metode kalibrasi yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan persamaan linier dengan range data 7 hari yang dimulai dari tanggal 6 Februari-23 Juni 2024. Hasil validasi data model simulasi data hujan BMKG terhadap inflow observasi terkalibrasi terbaik terdapat pada periode prediksi 1 hari kedepan, dengan hasil NSE rata-rata = 0,761; R rata-rata = 0,246; KR rata-rata = 7,2%; RMSE rata-rata = 26,814, karena memiliki nilai NSE yang mendekati satu dan nilai RMSE dan kesalahan relatifnya rendah. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa perbandingan data simulasi data hujan BMKG terhadap debit inflow observasi dengan keakurasian prediksi 1 hari kedepan dapat digunakan untuk prediksi inflow pada Bendungan Bili Bili.
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Title: Pengembangan Model Prediksi Banjir Berdasarkan Akurasi Inflow Dan Outflow Pada Bendungan Bili-Bili
Description:
Pemodelan prediksi debit inflow pada Bendungan Bili Bili yang sudah dikembangkan oleh Pusat Monitoring Bendungan (PMB) sudah memenuhi nilai interpretasi validasi, tetapi nilai validasi data masih dapat perlu ditingkatkan.
Sehingga pada penelitian ini dilakukan pengembangan simulasi model prediksi menggunakan HEC-HMS dengan metode Transform Method Clark dengan memprediksi debit 5 harian dengan memasukkan data curah hujan prediksi BMKG dan debit inflow observasi.
Untuk memvalidasi hasil model simulasi dilakukan analisis validasi data dengan perbandingan menggunakan metode Root Mean Squared Error (RMSE), uji Kesalahan Relatif (KR), Nash Sutcliffe Efficiency (NSE) dan Koefisien Korelasi (R) dengan menggunakan data terkalibrasi dan tidak terkalibrasi.
Metode kalibrasi yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan persamaan linier dengan range data 7 hari yang dimulai dari tanggal 6 Februari-23 Juni 2024.
Hasil validasi data model simulasi data hujan BMKG terhadap inflow observasi terkalibrasi terbaik terdapat pada periode prediksi 1 hari kedepan, dengan hasil NSE rata-rata = 0,761; R rata-rata = 0,246; KR rata-rata = 7,2%; RMSE rata-rata = 26,814, karena memiliki nilai NSE yang mendekati satu dan nilai RMSE dan kesalahan relatifnya rendah.
Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa perbandingan data simulasi data hujan BMKG terhadap debit inflow observasi dengan keakurasian prediksi 1 hari kedepan dapat digunakan untuk prediksi inflow pada Bendungan Bili Bili.
Related Results
Kinerja Pola Operasi Waduk Bili-Bili
Kinerja Pola Operasi Waduk Bili-Bili
Abstrak Waduk Bili-Bili merupakan waduk multiguna terbesar di Propinsi Sulawesi Selatan yang diresmikan penggunaannya pada tahun 1999 berfungsi sebagai pengendalian risi...
KAJIAN PENINGKATAN BENDUNGAN BENANGA DI KOTA SAMARINDA PROPINSI KALIMANTAN TIMUR
KAJIAN PENINGKATAN BENDUNGAN BENANGA DI KOTA SAMARINDA PROPINSI KALIMANTAN TIMUR
Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan dokumen perencanaan teknis yang dilengkapi gambar perencanaan/desain peningkatan bendungan Benanga.Penelitian dilaksanakan di kawasan ben...
Evaluasi Kondisi Fisik Bendungan Sempor Kabupaten Kebumen Dalam Penentuan Prioritas Pemeliharaan Sebagai Upaya Memperpanjang Usia Operasional
Evaluasi Kondisi Fisik Bendungan Sempor Kabupaten Kebumen Dalam Penentuan Prioritas Pemeliharaan Sebagai Upaya Memperpanjang Usia Operasional
Selain memberikan manfaat bagi manusia, bendungan juga menimbulkan potensi bahaya yang besar bagi sekitarnya. Potensi bahaya tersebut adalah runtuhnya bangunan bendungan yang dapa...
Implementasi Early Warning System Bencana Banjir berdasarkan Ketinggian Air Bendungan
Implementasi Early Warning System Bencana Banjir berdasarkan Ketinggian Air Bendungan
Bendungan Sampean Baru merupakan salah satu bendungan yang berada di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur. Bendungan ini memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai irigasi dan PLTM. Berdasa...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENERAPAN METODE MODIFIKASI ANDERSEN DALAM PENILAIAN RISIKO BENDUNGAN HALIWEN
PENERAPAN METODE MODIFIKASI ANDERSEN DALAM PENILAIAN RISIKO BENDUNGAN HALIWEN
Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, oleh karena itu seluruh infrastruktur yang dimiliki harus dilakukan analisis risiko guna dapat dilakukan upaya-upaya mitigasinya. Sal...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Evaluasi Pengoperasian dan Penelusuran Banjir Bendungan Bili-bili
Evaluasi Pengoperasian dan Penelusuran Banjir Bendungan Bili-bili
Bendungan Bili-Bili yang merupakan bendungan yang terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan yang di bangun mulai tahun 1992 terletak ± 30 km di sebelah timur kota Makassar dan berada p...

