Javascript must be enabled to continue!
Respon Pertumbuhan Tanaman Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis) Terhadap Perlakuan Media Tanam dan POC Kulit Bawang Merah (Allium cepa)
View through CrossRef
Sungai Kalimas merupakan sungai yang melintasi kawasan industri, perdagangan, perkantoran, dan permukiman padat penduduk di Kota Surabaya. Berbagai macam aktivitas di kawasan tersebut akan menghasilkan limbah yang berpotensi mencemari Sungai Kalimas. Indikator perairan yang tercemar adalah melimpahnya bakteri coliform dan coliform fekal. Pada beberapa kasus bakteri coliform dan coliform fekal tersebut menjadi resisten terhadap antibiotik yang saat ini menjadi perhatian global. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pencemaran bakteri coliform dan coliform fekal di Sungai Kalimas dan tingkat resistensinya terhadap beberapa antibiotik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan grab sampling. Sampel air sungai diambil dari 3 titik lokasi, yaitu di Sungai Kalimas yang melintasi Jasa Tirta I Karah, Taman Prestasi dan PT. Kasa Husada. Penentuan jumlah dan kepadatan bakteri coliform dan coliform fekal dilakukan menggunakan metode MPN dan pengujian resistensi bakteri terhadap antibiotik menggunakan metode difusi cakram. Antibiotik yang digunakan adalah amoxicillin, tetrasiklin, kloramfenikol dan siprofloksasin. Data dianalisa dengan menggunakan uji ANOVA taraf 5 % dan uji lanjut LSD dan Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kepadatan bakteri pada seluruh sampel dari setiap lokasi di Sungai Kalimas melebihi kriteria baku mutu badan air yang telah ditetapkan. Rata-rata jumlah bakteri coliform dan coliform fekal tertinggi terdapat pada lokasi P3, yaitu 1,6 x 105 MPN/100 ml. Bakteri coliform dan coliform fekal tersebut memiliki tingkat resistensi 100% terhadap antibiotik amoxicillin dan memiliki sensitivitas 100% terhadap antibiotik tetrasiklin, kloramfenikol, dan siprofloksasin. Siprofloksasin merupakan antibiotik yang menunjukkan angka sensitivitas tertinggi.
Kata kunci : Sungai Kalimas, pencemaran, coliform, coliform fekal, resistensi antibiotik
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Title: Respon Pertumbuhan Tanaman Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis) Terhadap Perlakuan Media Tanam dan POC Kulit Bawang Merah (Allium cepa)
Description:
Sungai Kalimas merupakan sungai yang melintasi kawasan industri, perdagangan, perkantoran, dan permukiman padat penduduk di Kota Surabaya.
Berbagai macam aktivitas di kawasan tersebut akan menghasilkan limbah yang berpotensi mencemari Sungai Kalimas.
Indikator perairan yang tercemar adalah melimpahnya bakteri coliform dan coliform fekal.
Pada beberapa kasus bakteri coliform dan coliform fekal tersebut menjadi resisten terhadap antibiotik yang saat ini menjadi perhatian global.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pencemaran bakteri coliform dan coliform fekal di Sungai Kalimas dan tingkat resistensinya terhadap beberapa antibiotik.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan grab sampling.
Sampel air sungai diambil dari 3 titik lokasi, yaitu di Sungai Kalimas yang melintasi Jasa Tirta I Karah, Taman Prestasi dan PT.
Kasa Husada.
Penentuan jumlah dan kepadatan bakteri coliform dan coliform fekal dilakukan menggunakan metode MPN dan pengujian resistensi bakteri terhadap antibiotik menggunakan metode difusi cakram.
Antibiotik yang digunakan adalah amoxicillin, tetrasiklin, kloramfenikol dan siprofloksasin.
Data dianalisa dengan menggunakan uji ANOVA taraf 5 % dan uji lanjut LSD dan Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kepadatan bakteri pada seluruh sampel dari setiap lokasi di Sungai Kalimas melebihi kriteria baku mutu badan air yang telah ditetapkan.
Rata-rata jumlah bakteri coliform dan coliform fekal tertinggi terdapat pada lokasi P3, yaitu 1,6 x 105 MPN/100 ml.
Bakteri coliform dan coliform fekal tersebut memiliki tingkat resistensi 100% terhadap antibiotik amoxicillin dan memiliki sensitivitas 100% terhadap antibiotik tetrasiklin, kloramfenikol, dan siprofloksasin.
Siprofloksasin merupakan antibiotik yang menunjukkan angka sensitivitas tertinggi.
Kata kunci : Sungai Kalimas, pencemaran, coliform, coliform fekal, resistensi antibiotik.
Related Results
Karakterisasi Morfologi Anggrek Phalaenopsis Hibrida
Karakterisasi Morfologi Anggrek Phalaenopsis Hibrida
<p>ABSTRACT</p><p>Orchid is one of ornamental plants that has high aesthetic value and Phalaenopsis hybrid is one of orchid type famous in Indonesia. Character...
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) merupakan family dari Lilyceae yang berasal dari Asia Tengah, yaitu sekitar Bangladesh, India, dan Pakistan. Bawang merah merupakan salah satu ...
Pengaruh Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Sebagai Zpt Alami Terhadap Pembentukan Akar Stek Pucuk Tanaman Krisan (Chrysanthemum sp)
Pengaruh Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Sebagai Zpt Alami Terhadap Pembentukan Akar Stek Pucuk Tanaman Krisan (Chrysanthemum sp)
Chrysanthemum (Chrysanthemum sp.) is mainstay commodities in horticulture industry that have very bright market prospects. One aspect that needs to be done is to use good quality c...
Pengaruh Pupuk Organik Cair Limbah Rendaman Kulit Bawang Merah (Allium cepa) dan Cangkang Telur Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.)
Pengaruh Pupuk Organik Cair Limbah Rendaman Kulit Bawang Merah (Allium cepa) dan Cangkang Telur Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.)
Limbah cangkang telur dan kulit bawang merah merupakan salah satu sampah rumah tangga yang jarang dimanfaatkan oleh masyarakat. Kandungan Kalium dan Fosfor yang terdapat pada kulit...
KAJIAN MACAM PUPUK NPK DAN POPULASI TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum. L) ASAL BENIH (TRUE SHALLOT SEED)
KAJIAN MACAM PUPUK NPK DAN POPULASI TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum. L) ASAL BENIH (TRUE SHALLOT SEED)
ABSTRAKKonsumsi bawang merah oleh sektor rumah tangga tahun naik sebesar 512% dibanding tahun 2021. Permintaan bawang merah yang makin meningkat perlu diimbangi dengan produksi dan...
Produksi Bawang Merah pada Musim Hujan dengan Aplikasi Rhizobakteria Pemacu Tumbuh Tanaman
Produksi Bawang Merah pada Musim Hujan dengan Aplikasi Rhizobakteria Pemacu Tumbuh Tanaman
ABSTRAK
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) termasuk tanaman hortikultura yang bernilai ekonomis tinggi di Indonesia. Kebutuhan bawang merah terus meningkat, namun hasil produks...
ANGGREK SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK UNTUK BUSANA PENGANTIN
ANGGREK SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK UNTUK BUSANA PENGANTIN
Penciptaan karya Tugas Akhir dengan judul Anggrek Sebagai Sumber Ide Penciptaan Motif Batik Untuk Busana Pengantin bertujuan untuk mempublikasikan dua anggrek langka yang dilindung...

