Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

<b>Analisis Ambiguitas Struktural Pada Puisi Jerman Karya Johann Wolfgang Von Goethe</b>

View through CrossRef
Dalam sebuah karya sastra, ambiguitas merupakan hal yang sering terjadi, salah satunya ialah pada karya sastra puisi yang seringkali di dalamnya mengandung kata-kata atau kalimat yang bisa diinterpretasikan menjadi berbagai makna, tergantung pada sudut pandang pembaca. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mendeskripsikan ambiguitas struktural yang terdapat pada salah satu bentuk puisi atau soneta karya Johann Wolfgang Von Goethe, serta menjelaskan makna apa saja yang bisa dihasilkan dalam satu kalimat atau frasa tersebut. Data untuk penelitian berupa 14 baris soneta, dengan 7 baris yang teridentifikasi mengandung ambiguitas struktural. Data penelitian diperoleh dari teks soneta Mächtiges Überraschen yang diakses melalui website Projekt Gutenberg sebagai sumber data utama. Analisis dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan metode analisis teks linguistik melalui pendekatan deskriptif yang memfokuskan pada analisis kebahasaan serta makna dari soneta. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat ambiguitas struktural pada 7 baris soneta yang disebabkan oleh penggunaan elipsis, pronomina dan nomina yang rujukannya tidak jelas, serta hubungan antarunsur kalimat atau frasa yang memungkinkan lebih dari satu penafsiran. Ambiguitas ini tidak hanya menciptakan keberagaman makna, tetapi juga memperkaya penafsiran terhadap unsur alam, refleksi batin, dan simbol filosofis yang terkandung di dalam soneta.
Title: <b>Analisis Ambiguitas Struktural Pada Puisi Jerman Karya Johann Wolfgang Von Goethe</b>
Description:
Dalam sebuah karya sastra, ambiguitas merupakan hal yang sering terjadi, salah satunya ialah pada karya sastra puisi yang seringkali di dalamnya mengandung kata-kata atau kalimat yang bisa diinterpretasikan menjadi berbagai makna, tergantung pada sudut pandang pembaca.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mendeskripsikan ambiguitas struktural yang terdapat pada salah satu bentuk puisi atau soneta karya Johann Wolfgang Von Goethe, serta menjelaskan makna apa saja yang bisa dihasilkan dalam satu kalimat atau frasa tersebut.
Data untuk penelitian berupa 14 baris soneta, dengan 7 baris yang teridentifikasi mengandung ambiguitas struktural.
Data penelitian diperoleh dari teks soneta Mächtiges Überraschen yang diakses melalui website Projekt Gutenberg sebagai sumber data utama.
Analisis dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan metode analisis teks linguistik melalui pendekatan deskriptif yang memfokuskan pada analisis kebahasaan serta makna dari soneta.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat ambiguitas struktural pada 7 baris soneta yang disebabkan oleh penggunaan elipsis, pronomina dan nomina yang rujukannya tidak jelas, serta hubungan antarunsur kalimat atau frasa yang memungkinkan lebih dari satu penafsiran.
Ambiguitas ini tidak hanya menciptakan keberagaman makna, tetapi juga memperkaya penafsiran terhadap unsur alam, refleksi batin, dan simbol filosofis yang terkandung di dalam soneta.

Related Results

Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
Bahasa merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Aktivitas Bahasa mengenal adanya empat keterampilan berbahasa yaitu, mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis....
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
Pedersstræde i Viborg. Købstadarkæologiske undersøgelser 1966/67
Pedersstræde i Viborg. Købstadarkæologiske undersøgelser 1966/67
Pedersstræde in Viborg Archäologische Untersuchungen der Stadt ViborgSchon seit dem 17. Jahrhundert hat man die historisch-topographische Entwicklung der Stadt Viborg zum Gegenstan...

Back to Top