Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Teknologi Bioenergi dari Limbah Pertanian

View through CrossRef
Limbah pertanian merupakan sumber biomassa yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal di Indonesia. Peningkatan kebutuhan energi dan penurunan ketersediaan bahan bakar fosil mendorong perlunya pengembangan teknologi bioenergi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan desain studi kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi literatur terstruktur. Data dikumpulkan dari jurnal nasional dan internasional yang relevan melalui pencarian di Google Scholar, diikuti dengan analisis konten untuk mengidentifikasi potensi biomassa, teknologi konversi, serta faktor penghambat pengembangan bioenergi. Penelitian ini menghadirkan sintesis komprehensif mengenai integrasi teknologi bioenergi modern (gasifikasi, pirolisis, fermentasi, dan anaerobic digestion) dengan konteks limbah pertanian Indonesia, serta menawarkan model pengembangan yang belum dibahas secara mendalam pada penelitian sebelumnya. Hasil studi menunjukkan bahwa limbah pertanian seperti jerami padi, sekam padi, dan tongkol jagung memiliki nilai energi yang tinggi dan dapat dikonversi menjadi biogas, biochar, bioetanol, dan pellet biomassa. Namun adopsi teknologi masih terkendala oleh rendahnya kapasitas petani, keterbatasan infrastruktur, serta kurangnya dukungan kebijakan teknis. Pengintegrasian teknologi yang tepat terbukti mampu meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi karbon, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat pertanian. Pengembangan teknologi bioenergi dari limbah pertanian memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan energi dan keberlanjutan lingkungan. Diperlukan strategi penguatan teknologi, peningkatan literasi energi terbarukan, dan dukungan kebijakan terpadu untuk mempercepat implementasinya.
Title: Pengembangan Teknologi Bioenergi dari Limbah Pertanian
Description:
Limbah pertanian merupakan sumber biomassa yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal di Indonesia.
Peningkatan kebutuhan energi dan penurunan ketersediaan bahan bakar fosil mendorong perlunya pengembangan teknologi bioenergi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Penelitian ini menggunakan desain studi kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi literatur terstruktur.
Data dikumpulkan dari jurnal nasional dan internasional yang relevan melalui pencarian di Google Scholar, diikuti dengan analisis konten untuk mengidentifikasi potensi biomassa, teknologi konversi, serta faktor penghambat pengembangan bioenergi.
Penelitian ini menghadirkan sintesis komprehensif mengenai integrasi teknologi bioenergi modern (gasifikasi, pirolisis, fermentasi, dan anaerobic digestion) dengan konteks limbah pertanian Indonesia, serta menawarkan model pengembangan yang belum dibahas secara mendalam pada penelitian sebelumnya.
Hasil studi menunjukkan bahwa limbah pertanian seperti jerami padi, sekam padi, dan tongkol jagung memiliki nilai energi yang tinggi dan dapat dikonversi menjadi biogas, biochar, bioetanol, dan pellet biomassa.
Namun adopsi teknologi masih terkendala oleh rendahnya kapasitas petani, keterbatasan infrastruktur, serta kurangnya dukungan kebijakan teknis.
Pengintegrasian teknologi yang tepat terbukti mampu meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi karbon, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat pertanian.
Pengembangan teknologi bioenergi dari limbah pertanian memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan energi dan keberlanjutan lingkungan.
Diperlukan strategi penguatan teknologi, peningkatan literasi energi terbarukan, dan dukungan kebijakan terpadu untuk mempercepat implementasinya.

Related Results

Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Smart Farming atau pertanian digital adalah solusi pintar di sektor pertanian yang memanfaatkan sistem jaringan berbasis Internet of Things (IoT) untuk melakukan pemantauan dan pen...
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...
Sistem Pengelolaan Limba Medis Covid-19 di UPT. RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah
Sistem Pengelolaan Limba Medis Covid-19 di UPT. RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah
Limbah medis adalah Limbah Medis padat bahan berbahya dan beracun (B3) adalah semua limbah Rumah Sakit yang berbentuk padat sebagai akibat kegiatan rumah sakit yang terdiri dari li...
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...
TINGKAT PENGELOLAAN LIMBAH HIJAU DAN LIMBAH PESTISIDA PADA USAHATANI SAYURAN BERKELANJUTAN
TINGKAT PENGELOLAAN LIMBAH HIJAU DAN LIMBAH PESTISIDA PADA USAHATANI SAYURAN BERKELANJUTAN
Pengelolaan limbah pertanian yang belum optimal, khususnya limbah hijau dan limbah pestisida, berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan usahatani ...
Shabrina Devinta Poetry
Shabrina Devinta Poetry
Limbah merupakan suatu barang atau zat yang akan dibuang setelah digunakan atau bisa juga disebut sebagai “ampas” dari suatu produk yang tidak dapat digunakan lagi dan akhirnya aka...

Back to Top