Javascript must be enabled to continue!
Mengkaji Sistem Tanam Tumpangsari Tanaman Hortikultura
View through CrossRef
Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran (polyculture) berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan. System ini digunakan untuk memaksimalkan fungsi lahan dan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan juga meningkatkan pendapatan petani. Tanaman hortikultura dalam budidayanya sering menggunakan system tumpangsari. Kendala sering dihadapi dalam mengkombinasikan tanaman yang akan ditanam secara tumpangsari, hal ini berkaitan dengan morfologi tanaman masing-masing spesies yang berbeda yang akan mempengaruhi interaksi antar tanaman yang ditanam dalam bidang yang sama. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan kombinasi berbagai jenis tanaman hortikultura yang ditanam secara tumpangsari yang telah diteliti oleh para peneliti sehingga didapatkan gambaran kombinasi tanaman hortikultura yang dapat ditanam sacara tumpangsari yang memberikan keuntungan secara maksimal bagi petani, selain itu juga dapat memberikan gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dari system tumpangsari pada tanaman hortikultura. Hasil yang didapatkan tanaman hortikultura yang ditanam bersamaan dengan kacang- kacangan akan memberikan hasil yang lebih baik karena tanaman mampu mengikat nitrogen sehingga dapat dimanfaatkan oleh tanaman yang berada disekitarnya.
STKIP Nurul Huda
Title: Mengkaji Sistem Tanam Tumpangsari Tanaman Hortikultura
Description:
Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran (polyculture) berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
System ini digunakan untuk memaksimalkan fungsi lahan dan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan juga meningkatkan pendapatan petani.
Tanaman hortikultura dalam budidayanya sering menggunakan system tumpangsari.
Kendala sering dihadapi dalam mengkombinasikan tanaman yang akan ditanam secara tumpangsari, hal ini berkaitan dengan morfologi tanaman masing-masing spesies yang berbeda yang akan mempengaruhi interaksi antar tanaman yang ditanam dalam bidang yang sama.
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan kombinasi berbagai jenis tanaman hortikultura yang ditanam secara tumpangsari yang telah diteliti oleh para peneliti sehingga didapatkan gambaran kombinasi tanaman hortikultura yang dapat ditanam sacara tumpangsari yang memberikan keuntungan secara maksimal bagi petani, selain itu juga dapat memberikan gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dari system tumpangsari pada tanaman hortikultura.
Hasil yang didapatkan tanaman hortikultura yang ditanam bersamaan dengan kacang- kacangan akan memberikan hasil yang lebih baik karena tanaman mampu mengikat nitrogen sehingga dapat dimanfaatkan oleh tanaman yang berada disekitarnya.
Related Results
Hasil Dan Nisbah Kesetaraan Lahan Tumpangsari Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Dengan Kacang-Kacangan Di Lahan Kering
Hasil Dan Nisbah Kesetaraan Lahan Tumpangsari Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Dengan Kacang-Kacangan Di Lahan Kering
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh tumpangsari cabai merah (Capsicum annum L.) dengan tanaman kacang-kacangan terhadap pertumbuhan, hasil dan nisbah kesetaraan lah...
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia sehingga dapat menyumbang devisa bagi...
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Optimalisasi pemanfaatan areal dapat meningkatkan produktivitas suatu lahan. Areal TBM kelapa sawit mulai dari tanaman tahun 0 hingga tahun ke-3, memiliki sela yang dapat dimanfaat...
Pengendalian Hama Plutella xylostella L. pada Tanaman Kubis yang Ditumpangsarikan dengan Tanaman Tomat
Pengendalian Hama Plutella xylostella L. pada Tanaman Kubis yang Ditumpangsarikan dengan Tanaman Tomat
Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi pola tanam terhadap keberadaan hama dan musuh alami, intensitas kerusakan tanaman kubis dan produktivitas lahan tumpangsari kubis dan tomat....
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL
Perbanyakan jambu kristal secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara setek. Perbanyakan jambu kristal menggunakan setek menemukan beberapa kendala dimana akarnya sulit untuk tumb...
ANALISIS FINANSIAL KONVERSI TANAMAN TAHUNAN MENJADI TANAMAN HORTIKULTURA
ANALISIS FINANSIAL KONVERSI TANAMAN TAHUNAN MENJADI TANAMAN HORTIKULTURA
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konversi dari tanaman tahunan (kopi) menjadi tanaman hortikultura (kentang, kubis, wor...
PENGARUH PUPUK PROCAL DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL.) VARIETAS TIMOTY F1
PENGARUH PUPUK PROCAL DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL.) VARIETAS TIMOTY F1
Tujuan penelitian adalah untuk : (1) mengetahui pengaruh pupuk organik Procal dan pupuk kandang kambing serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat Var...
PENGARUH SISTEM TANAM DOUBLE ROW DENGAN MODIFIKASI JARAK ANTAR BARIS DAN DALAM BARIS TANAMAN JAGUNG MANIS PADA LAHAN GAMBUT DI DESA RASAU JAYA II
PENGARUH SISTEM TANAM DOUBLE ROW DENGAN MODIFIKASI JARAK ANTAR BARIS DAN DALAM BARIS TANAMAN JAGUNG MANIS PADA LAHAN GAMBUT DI DESA RASAU JAYA II
Jagung manis (Zea mays saccharata L.) merupakan tanaman yang mengandung karbohidrat lebih banyak sehingga menjadi salah satu komoditi terpenting kedua setelah padi, baik sebagai su...

