Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENERAPAN BRAIN GYM, PUZZLE THERAPY DAN HANDYCRAFT TRAINING, SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA DUSUN LEMPUYANGAN, GEBUGAN, KAB. SEMARANG

View through CrossRef
Proses  menua  menimbulkan  permasalahan  baik  secara  fisik,  biologis, mental maupun sosial ekonomi. Lansia merasa terbatas aktivitasnya, sering sakit, lingkungan kurang bersahabat, dan tidak percaya diri dengan penampilan fisiknya dan ini menjadi tanda rendahnya kualitas hidup lanjut usia karena mereka tidak menikmati masa tuanya.  Hasil  survey menggunakan  Mini  Mental  Status  Exam (MMSE)  diperoleh  data  bahwa  lansia  sebanyak  45  orang  yang  terdaftar  di Posyandu Setya Manunggal III Dusun Lempuyangan Bulan Januari 2020 menunjukkan yang mengalami penurunan kognitif sedang sebanyak 13 orang, penurunan kognitif berat sebanyak 5 orang. Hasil wawancara dengan kader lansia didapatkan data yang banyak mengalami pikun dikarenakan lansia hanya di rumah tanpa  adanya  aktivitas  lain  karena  adanya  keterbatasan  mobilitas  fisik.  Kader sendiri  oleh  penanggunggjawab  BKL  (Bina  Keluarga  Lansia)  dari  kecamatan Bergas sudah diarahkan untuk memberikan edukasi kepada lansia dan keluarga, baik itu bisa berupa permainan ataupun memberikan pelatihan kerajinan tangan, namun karena keterbatasan informasi, minimnya dana operasional, dan kurangnya kemampuan kader menjadikan program tersebut hanya wacana. Analisis fenomena tersebut menjadi latar belakang tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Puskesmas Bergas untuk melaksanakan kegiatan bertema, “ Penerapan Brain Gym, Puzzle Therapy, dan Handycraft Training  sebagai  Upaya  Meningkatkan  Kualitas  Hidup  Lansia  Dusun Lempuyangan, Gebugan, Kab.Semarang”.    
Title: PENERAPAN BRAIN GYM, PUZZLE THERAPY DAN HANDYCRAFT TRAINING, SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA DUSUN LEMPUYANGAN, GEBUGAN, KAB. SEMARANG
Description:
Proses  menua  menimbulkan  permasalahan  baik  secara  fisik,  biologis, mental maupun sosial ekonomi.
Lansia merasa terbatas aktivitasnya, sering sakit, lingkungan kurang bersahabat, dan tidak percaya diri dengan penampilan fisiknya dan ini menjadi tanda rendahnya kualitas hidup lanjut usia karena mereka tidak menikmati masa tuanya.
 Hasil  survey menggunakan  Mini  Mental  Status  Exam (MMSE)  diperoleh  data  bahwa  lansia  sebanyak  45  orang  yang  terdaftar  di Posyandu Setya Manunggal III Dusun Lempuyangan Bulan Januari 2020 menunjukkan yang mengalami penurunan kognitif sedang sebanyak 13 orang, penurunan kognitif berat sebanyak 5 orang.
Hasil wawancara dengan kader lansia didapatkan data yang banyak mengalami pikun dikarenakan lansia hanya di rumah tanpa  adanya  aktivitas  lain  karena  adanya  keterbatasan  mobilitas  fisik.
 Kader sendiri  oleh  penanggunggjawab  BKL  (Bina  Keluarga  Lansia)  dari  kecamatan Bergas sudah diarahkan untuk memberikan edukasi kepada lansia dan keluarga, baik itu bisa berupa permainan ataupun memberikan pelatihan kerajinan tangan, namun karena keterbatasan informasi, minimnya dana operasional, dan kurangnya kemampuan kader menjadikan program tersebut hanya wacana.
Analisis fenomena tersebut menjadi latar belakang tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Puskesmas Bergas untuk melaksanakan kegiatan bertema, “ Penerapan Brain Gym, Puzzle Therapy, dan Handycraft Training  sebagai  Upaya  Meningkatkan  Kualitas  Hidup  Lansia  Dusun Lempuyangan, Gebugan, Kab.
Semarang”.
   .

Related Results

Brain Organoids, the Path Forward?
Brain Organoids, the Path Forward?
Photo by Maxim Berg on Unsplash INTRODUCTION The brain is one of the most foundational parts of being human, and we are still learning about what makes humans unique. Advancements ...
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA UNTUK MENCEGAH STROKE PADA LANSIA HIPERTENSI
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA UNTUK MENCEGAH STROKE PADA LANSIA HIPERTENSI
Proses menua dimulai sejak permulaan kehidupan dan merupakan proses sepanjang daur kehidupan. Proses menua tetap menimbulkan permasalahan baik secara biologis, mental maupun sosial...
EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Penyakit hipertensi lebih akrab disebut penyakit darah tinggi. Penyakit arteri yang diakibatkan tekanan darah yang meningkat secara kronis. Penyakit ini tanpa gejala yang dapat men...
Efektivitas Baby Massage Dan Baby Gym Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan
Efektivitas Baby Massage Dan Baby Gym Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan
Baby massage dan baby gym adalah upaya untuk meningkatkan kualitas tidur pada bayi.  Masalah tidur pada bayi di Indonesia cukup banyak, yaitu sekitar 44,2% bayi mengalami gangguan ...
Body Weight Effect on Body Image among Gym Users and Non-Gym Users
Body Weight Effect on Body Image among Gym Users and Non-Gym Users
Body image relates to how a person thinks and feels about his or her own body. Body image plays crucial role for the Indian gym user adults for their physical look. Gym users often...

Back to Top