Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PENDIDIKAN TEMAN SEBAYA (PEER EDUCATION) KESEHATAN MENSTRUASI TERHADAP KESIAPAN SISWI SD MENGHADAPI MENSTRUASI AWAL

View through CrossRef
Remaja yang akan mengalami menstruasi pertama membutuhkan kesiapan mental yang baik dan harus diberikan pengetahuan tentang proses menstruasi dan juga informasi tentang menarche agar siap secara mental untuk menghadapinya. Salah satu media anak dalam memperoleh informasi adalah dari teman sebayanya. Pendidikan melaui teman sebaya (peer education) merupakan salah satu metode yang paling sering digunakan untuk pelaksanaan intervensi promosi kesehatan pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendidikan teman sebaya (peer education) kesehatan menstruasi terhadap kesiapan menghadapi menarche siswi SD 2 Jambidan Banguntapan Bantul Yogyakarta. Metode penelitian adalah pre experimental dengan desain one group pretest - posttest. Penelitian ini dilakukan pada  bulan Agustus 2019 di SD 2 Jambidan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta dengan jumlah responden 39 orang. Uji statistik Paired t test digunakan untuk melihat pengaruh pendidikan teman sebaya (peer education) kesehatan menstruasi terhadap kesiapan menghadapi menarche. Kesiapan responden dalam menghadapi menarche sebelum intervensi peer education berada pada kategori baik dan cukup masing-masing sebanyak 16 (41%) responden. Kesiapan responden dalam menghadapi menarche sesudah intervensi peer education berada pada kategori baik sebanyak 27 (69,2%) responden. Hasil uji paired t test menunjukkan nilai signifikansi 0,03 (p<0.05). Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kesiapan responden sebelum dan sesudah intervensi peer education. Metode peer education dapat digunakan sekolah dalam upaya meningkatkan kesiapan siswi dalam menghadapi menstruasi awal.   Adolescents who are about to experience their first menstruation require good mental readiness and must be given knowledge about the menstrual process and also information about menarche to be mentally ready to face it. One of the children's media in obtaining information is from their peers. Peer education is one of the most frequently used methods for implementing health promotion interventions for adolescents. This study aims to determine the influence of peer education on menstruation toward readiness of menarche. This study uses a pre experimental research method with one group pretest - posttest design. This study has conducted in August 2019 at SD 2 Jambidan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta with 39 respondents. Paired t test statistical test was used to assess the effect of peer education on menstrual health on readiness to face menarche. The readiness of respondents in facing menarche before the peer education intervention was in the good category and quite as much as each of 16 (41%) respondents. The readiness of respondents in facing menarche after peer education intervention was in a good category of 27 (69.2%) respondents. Paired T test results obtained a significance value of 0.003 (p <0.05). Based on the results of this study, it can be concluded that there are differences between the readiness of students before and after menstrual health peer education interventions. The peer education method can be used to increase student’s readiness in confront early menstruation.
Title: PENGARUH PENDIDIKAN TEMAN SEBAYA (PEER EDUCATION) KESEHATAN MENSTRUASI TERHADAP KESIAPAN SISWI SD MENGHADAPI MENSTRUASI AWAL
Description:
Remaja yang akan mengalami menstruasi pertama membutuhkan kesiapan mental yang baik dan harus diberikan pengetahuan tentang proses menstruasi dan juga informasi tentang menarche agar siap secara mental untuk menghadapinya.
Salah satu media anak dalam memperoleh informasi adalah dari teman sebayanya.
Pendidikan melaui teman sebaya (peer education) merupakan salah satu metode yang paling sering digunakan untuk pelaksanaan intervensi promosi kesehatan pada remaja.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendidikan teman sebaya (peer education) kesehatan menstruasi terhadap kesiapan menghadapi menarche siswi SD 2 Jambidan Banguntapan Bantul Yogyakarta.
Metode penelitian adalah pre experimental dengan desain one group pretest - posttest.
Penelitian ini dilakukan pada  bulan Agustus 2019 di SD 2 Jambidan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta dengan jumlah responden 39 orang.
Uji statistik Paired t test digunakan untuk melihat pengaruh pendidikan teman sebaya (peer education) kesehatan menstruasi terhadap kesiapan menghadapi menarche.
Kesiapan responden dalam menghadapi menarche sebelum intervensi peer education berada pada kategori baik dan cukup masing-masing sebanyak 16 (41%) responden.
Kesiapan responden dalam menghadapi menarche sesudah intervensi peer education berada pada kategori baik sebanyak 27 (69,2%) responden.
Hasil uji paired t test menunjukkan nilai signifikansi 0,03 (p<0.
05).
Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kesiapan responden sebelum dan sesudah intervensi peer education.
Metode peer education dapat digunakan sekolah dalam upaya meningkatkan kesiapan siswi dalam menghadapi menstruasi awal.
  Adolescents who are about to experience their first menstruation require good mental readiness and must be given knowledge about the menstrual process and also information about menarche to be mentally ready to face it.
One of the children's media in obtaining information is from their peers.
Peer education is one of the most frequently used methods for implementing health promotion interventions for adolescents.
This study aims to determine the influence of peer education on menstruation toward readiness of menarche.
This study uses a pre experimental research method with one group pretest - posttest design.
This study has conducted in August 2019 at SD 2 Jambidan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta with 39 respondents.
Paired t test statistical test was used to assess the effect of peer education on menstrual health on readiness to face menarche.
The readiness of respondents in facing menarche before the peer education intervention was in the good category and quite as much as each of 16 (41%) respondents.
The readiness of respondents in facing menarche after peer education intervention was in a good category of 27 (69.
2%) respondents.
Paired T test results obtained a significance value of 0.
003 (p <0.
05).
Based on the results of this study, it can be concluded that there are differences between the readiness of students before and after menstrual health peer education interventions.
The peer education method can be used to increase student’s readiness in confront early menstruation.

Related Results

Teman Sebaya Anak Usia Sekolah Dasar
Teman Sebaya Anak Usia Sekolah Dasar
Teman sebaya adalah  anak-anak atau remaja yang memiliki usia atau tingkat kematangan yang kurang lebih sama yang saling berinteraksi dengan kawan-kawan sebaya yang berusia sama da...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Interaksi Teman Sebaya terhadap Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik
Pengaruh Interaksi Teman Sebaya terhadap Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik
Salah satu faktor esensial dalam perkembangan dan pembentukan kepribadian peserta didik adalah teman sebaya. Teman sebaya dapat sebagai sumber belajar secara langsung maupun tidak ...
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MENSTRUASI DENGAN KESIAPAN SISWI SD DALAM MENGHADAPI MENARCHE
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MENSTRUASI DENGAN KESIAPAN SISWI SD DALAM MENGHADAPI MENARCHE
Saat ini usia menstruasi pertama kali pada remaja putri terjadi lebih cepat dengan tidak diikuti kesiapan remaja dalam menghadapi menarche. Sehingga remaja memiliki respon negatif ...
Hubungan Dukungan Teman Sebaya Dengan Kesehatan Mental Anak Usia MI
Hubungan Dukungan Teman Sebaya Dengan Kesehatan Mental Anak Usia MI
Kesehatan mental anak usia MI merupakan aspek fundamental yang berpengaruh terhadap perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak secara berkelanjutan. Pada usia sekolah dasar,...
Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Teman Sebaya
Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Teman Sebaya
Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek penting pada perkembangan yang harus diutamakan dalam pembelajaran melalui bermain dengan teman sebaya. Keadaan anak didik saat ini y...
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Background: Mental health is said to be good when the brain feels calm and relaxed, allowing a person to appreciate others and enjoy everyday life. People who have mental health ar...

Back to Top