Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Dukungan Teman Sebaya Dengan Kesehatan Mental Anak Usia MI

View through CrossRef
Kesehatan mental anak usia MI merupakan aspek fundamental yang berpengaruh terhadap perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak secara berkelanjutan. Pada usia sekolah dasar, anak mulai membangun relasi sosial yang lebih luas, sehingga dukungan teman sebaya menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keseimbangan kesehatan mental mereka. Dukungan positif dari teman sebaya dapat membantu anak mengembangkan rasa aman, kepercayaan diri, serta kemampuan mengelola emosi dan perilaku sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan teman sebaya dengan kesehatan mental anak usia MI/SD, dengan ruang lingkup kajian meliputi aspek emosi, perilaku, dan kemampuan sosial anak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri dari anak usia MI/SD yang berada pada satuan pendidikan dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket dukungan teman sebaya, serta instrumen penilaian kesehatan mental anak yang mencakup stabilitas emosi, perilaku prososial, dan kemampuan interaksi sosial. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan teman sebaya dengan kesehatan mental anak usia MI. Anak yang mendapatkan dukungan positif dari teman sebaya cenderung memiliki kestabilan emosi yang lebih baik, perilaku prososial yang lebih tinggi, serta tingkat kecemasan yang lebih rendah. Temuan ini menegaskan bahwa interaksi dan dukungan teman sebaya berperan penting dalam menunjang kesehatan mental anak usia sekolah dasar, sehingga pendidik dan orang tua perlu menciptakan lingkungan sosial yang mendorong interaksi positif antar anak.
Title: Hubungan Dukungan Teman Sebaya Dengan Kesehatan Mental Anak Usia MI
Description:
Kesehatan mental anak usia MI merupakan aspek fundamental yang berpengaruh terhadap perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak secara berkelanjutan.
Pada usia sekolah dasar, anak mulai membangun relasi sosial yang lebih luas, sehingga dukungan teman sebaya menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keseimbangan kesehatan mental mereka.
Dukungan positif dari teman sebaya dapat membantu anak mengembangkan rasa aman, kepercayaan diri, serta kemampuan mengelola emosi dan perilaku sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan teman sebaya dengan kesehatan mental anak usia MI/SD, dengan ruang lingkup kajian meliputi aspek emosi, perilaku, dan kemampuan sosial anak.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional.
Subjek penelitian terdiri dari anak usia MI/SD yang berada pada satuan pendidikan dasar.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket dukungan teman sebaya, serta instrumen penilaian kesehatan mental anak yang mencakup stabilitas emosi, perilaku prososial, dan kemampuan interaksi sosial.
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi untuk mengetahui hubungan antar variabel.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan teman sebaya dengan kesehatan mental anak usia MI.
Anak yang mendapatkan dukungan positif dari teman sebaya cenderung memiliki kestabilan emosi yang lebih baik, perilaku prososial yang lebih tinggi, serta tingkat kecemasan yang lebih rendah.
Temuan ini menegaskan bahwa interaksi dan dukungan teman sebaya berperan penting dalam menunjang kesehatan mental anak usia sekolah dasar, sehingga pendidik dan orang tua perlu menciptakan lingkungan sosial yang mendorong interaksi positif antar anak.

Related Results

Teman Sebaya Anak Usia Sekolah Dasar
Teman Sebaya Anak Usia Sekolah Dasar
Teman sebaya adalah  anak-anak atau remaja yang memiliki usia atau tingkat kematangan yang kurang lebih sama yang saling berinteraksi dengan kawan-kawan sebaya yang berusia sama da...
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Background: Mental health is said to be good when the brain feels calm and relaxed, allowing a person to appreciate others and enjoy everyday life. People who have mental health ar...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Teman Sebaya
Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Teman Sebaya
Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek penting pada perkembangan yang harus diutamakan dalam pembelajaran melalui bermain dengan teman sebaya. Keadaan anak didik saat ini y...
Stres Pengasuhan Ibu dengan Anak Tunagrahita di SLB Negeri Semarang Selama Pandemi COVID-19
Stres Pengasuhan Ibu dengan Anak Tunagrahita di SLB Negeri Semarang Selama Pandemi COVID-19
Latar belakang: Anak tunagrahita adalah anak yang memiliki intelegensia rendah di bawah rata-rata (IQ≤70) yang diikuti keterbatasan fungsi adaptif dan fungsi intelektual, sehingga ...
Interaksi Teman Sebaya dalam Mengembangkan Perilaku Sosial Anak Usia Dini
Interaksi Teman Sebaya dalam Mengembangkan Perilaku Sosial Anak Usia Dini
Salah satu bentuk perkembangan usia dini adalah kemampuan berinteraksi sosial, perkembangan sosial dapat dipengaruhi apabila pengambilan peran sosial yang dilakukan anak sehingga m...

Back to Top