Javascript must be enabled to continue!
Teman Sebaya Anak Usia Sekolah Dasar
View through CrossRef
Teman sebaya adalah anak-anak atau remaja yang memiliki usia atau tingkat kematangan yang kurang lebih sama yang saling berinteraksi dengan kawan-kawan sebaya yang berusia sama dan memiliki peran yang unik dalam budaya atau kebiasaannya. Barker dan Wright mencatat bahwa anak-anak usia 2 tahun menghabiskan 10 % dari waktu siangnya untuk berinteraksi dengan teman sebaya meningkat menjadi 20 %. Sedangkan anak usia 7 hingga 11 tahun meluangkan lebih dari 40% waktunya untuk berinteraksi dengan teman sebaya. Para ahli perkembangan 4 kategori umum penerimaan teman sebaya : a) Anak-anak yang popular (popular children) anak-anak yang sering kali dipilih sebagai teman terbaik dan jarang tidak disukai oleh teman sebayanya. b) Anak yang diabaikan (neglected children) anak-anak yang jarang dipilih sebagai teman terbaik namun tidak ditolak oleh teman sebayanya. c) Anak yang ditolak (rejected children) anak-anak yang jarang dipilih sebagai teman terbaik seseorang dan secara aktif tidak disukai oleh teman sebayanya. d) Anak yang controversial (controversial children) anak-anak yang sering dipilih sebagai teman terbaik seseorang dan umumnya tidak disukai oleh teman sebayanya. Dalam hubungan pertemanan sebaya pada anak dapat menimbulkan dampak positif dan negatif. Adapun dapak positif nya yaitu : pertama, kelompok teman sebaya membantu anak-anak belajar bagaimana hidup bersama di masyarakat, Kedua, dalam kelompok teman sebaya, individu dapat mencapai kebebasan sendiri, kebebasan disini diartikan sebagai kebebasan untuk berpendapat, bertindak atau menemukan identitas diri. sedangkan dampak negatifnya yaitu: teman sebaya dapat memperkenalkan remaja pada alkohol, obat-obatan (narkoba), kenakalan, dan bertingkahlaku anti sosial lainya. Anak praremaja sangat rentan terhadap tekanan untuk meniru, dan tekanan ini dapat mengubah anak yang bandel menjadi seorang kriminal. Fungsi dari persahabatan yaitu: a) Sebagai kawan (companionship), b) Sebagai pendorong (stimulation), c) Sebagai dukungan fisik (physical support), d) Sebagai dukungan ego (ego support), e) Sebagai perbandingan sosial (social comparison).
Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan
Title: Teman Sebaya Anak Usia Sekolah Dasar
Description:
Teman sebaya adalah anak-anak atau remaja yang memiliki usia atau tingkat kematangan yang kurang lebih sama yang saling berinteraksi dengan kawan-kawan sebaya yang berusia sama dan memiliki peran yang unik dalam budaya atau kebiasaannya.
Barker dan Wright mencatat bahwa anak-anak usia 2 tahun menghabiskan 10 % dari waktu siangnya untuk berinteraksi dengan teman sebaya meningkat menjadi 20 %.
Sedangkan anak usia 7 hingga 11 tahun meluangkan lebih dari 40% waktunya untuk berinteraksi dengan teman sebaya.
Para ahli perkembangan 4 kategori umum penerimaan teman sebaya : a) Anak-anak yang popular (popular children) anak-anak yang sering kali dipilih sebagai teman terbaik dan jarang tidak disukai oleh teman sebayanya.
b) Anak yang diabaikan (neglected children) anak-anak yang jarang dipilih sebagai teman terbaik namun tidak ditolak oleh teman sebayanya.
c) Anak yang ditolak (rejected children) anak-anak yang jarang dipilih sebagai teman terbaik seseorang dan secara aktif tidak disukai oleh teman sebayanya.
d) Anak yang controversial (controversial children) anak-anak yang sering dipilih sebagai teman terbaik seseorang dan umumnya tidak disukai oleh teman sebayanya.
Dalam hubungan pertemanan sebaya pada anak dapat menimbulkan dampak positif dan negatif.
Adapun dapak positif nya yaitu : pertama, kelompok teman sebaya membantu anak-anak belajar bagaimana hidup bersama di masyarakat, Kedua, dalam kelompok teman sebaya, individu dapat mencapai kebebasan sendiri, kebebasan disini diartikan sebagai kebebasan untuk berpendapat, bertindak atau menemukan identitas diri.
sedangkan dampak negatifnya yaitu: teman sebaya dapat memperkenalkan remaja pada alkohol, obat-obatan (narkoba), kenakalan, dan bertingkahlaku anti sosial lainya.
Anak praremaja sangat rentan terhadap tekanan untuk meniru, dan tekanan ini dapat mengubah anak yang bandel menjadi seorang kriminal.
Fungsi dari persahabatan yaitu: a) Sebagai kawan (companionship), b) Sebagai pendorong (stimulation), c) Sebagai dukungan fisik (physical support), d) Sebagai dukungan ego (ego support), e) Sebagai perbandingan sosial (social comparison).
Related Results
Hubungan Dukungan Teman Sebaya Dengan Kesehatan Mental Anak Usia MI
Hubungan Dukungan Teman Sebaya Dengan Kesehatan Mental Anak Usia MI
Kesehatan mental anak usia MI merupakan aspek fundamental yang berpengaruh terhadap perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak secara berkelanjutan. Pada usia sekolah dasar,...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Teman Sebaya
Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Teman Sebaya
Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek penting pada perkembangan yang harus diutamakan dalam pembelajaran melalui bermain dengan teman sebaya. Keadaan anak didik saat ini y...
Interaksi Teman Sebaya dalam Mengembangkan Perilaku Sosial Anak Usia Dini
Interaksi Teman Sebaya dalam Mengembangkan Perilaku Sosial Anak Usia Dini
Salah satu bentuk perkembangan usia dini adalah kemampuan berinteraksi sosial, perkembangan sosial dapat dipengaruhi apabila pengambilan peran sosial yang dilakukan anak sehingga m...
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu dan implikasinya bagi Gereja Sungai Yordan Rajawali
Kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu dan implikasinya bagi Gereja Sungai Yordan Rajawali
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu serta pengembangan pelayanan sekolah ming...

