Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMANFAATAN RUMPUT LAUT (Sargassum sp.) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PELEMBAB BIBIR

View through CrossRef
Pelembab bibir merupakan produk yang mengandung bahan-bahan bermanfaat dengan tujuan untuk melembabkan, melindungi bibir tidak mudah kering dan pecah-pecah. Rumput laut coklat dengan jenis Sargassum sp memiliki kandungan antioksidan tinggi sehingga dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pelembab bibir. Pembuatan pelembab bibir ini bertujuan untuk menghasilkan produk pelembab bibir dengan penambahan Sargassum sp, mengetahui karakteristik fisik produk berupa: pH dan homogenitas, tingkat penerimaan konsumen, daya simpan produk, dan kelembaban pelembab bibir. Penelitian ini menggunakan empat perlakuan penambahan bubur rumput laut Sargassum sp, yaitu: kontrol (tanpa penambahan rumput laut), F1 (dengan penambahan Sargassum sp. 10 g), F2 (dengan penambahan Sargassum sp. 15 g), F3 (dengan penambahan Sargassum sp. 20 g). Hasil dari pengujian pH pada pelembab bibir yaitu kontrol 4,6; F1 5,3; F2 5,7; dan F3 5,8. Dari hasil uji homogenitas, diketahui bahwa perlakuan kontrol adalah satu-satunya perlakuan yang memiliki tekstur produk yang homogen. Perlakuan terbaik yang didapatkan berdasarkan tingkat kesukaan melalui uji hedonik oleh panelis yaitu pada P1 dengan nilai parameter aroma 3,57 (netral) warna 4,24 (suka) dan tekstur 4,18 (suka). Berdasarkan uji daya simpan produk pelembab bibir pada suhu ruang dapat bertahan selama lebih dari 35 hari. Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui bahwa Sargassum sp. Dapat ditambahkan ke dalam pelembab bibir dengan tujuan untuk menambah daya kelembaban produk.
Agency for Marine and Fisheries Research and Development
Title: PEMANFAATAN RUMPUT LAUT (Sargassum sp.) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PELEMBAB BIBIR
Description:
Pelembab bibir merupakan produk yang mengandung bahan-bahan bermanfaat dengan tujuan untuk melembabkan, melindungi bibir tidak mudah kering dan pecah-pecah.
Rumput laut coklat dengan jenis Sargassum sp memiliki kandungan antioksidan tinggi sehingga dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pelembab bibir.
Pembuatan pelembab bibir ini bertujuan untuk menghasilkan produk pelembab bibir dengan penambahan Sargassum sp, mengetahui karakteristik fisik produk berupa: pH dan homogenitas, tingkat penerimaan konsumen, daya simpan produk, dan kelembaban pelembab bibir.
Penelitian ini menggunakan empat perlakuan penambahan bubur rumput laut Sargassum sp, yaitu: kontrol (tanpa penambahan rumput laut), F1 (dengan penambahan Sargassum sp.
10 g), F2 (dengan penambahan Sargassum sp.
15 g), F3 (dengan penambahan Sargassum sp.
20 g).
Hasil dari pengujian pH pada pelembab bibir yaitu kontrol 4,6; F1 5,3; F2 5,7; dan F3 5,8.
Dari hasil uji homogenitas, diketahui bahwa perlakuan kontrol adalah satu-satunya perlakuan yang memiliki tekstur produk yang homogen.
Perlakuan terbaik yang didapatkan berdasarkan tingkat kesukaan melalui uji hedonik oleh panelis yaitu pada P1 dengan nilai parameter aroma 3,57 (netral) warna 4,24 (suka) dan tekstur 4,18 (suka).
Berdasarkan uji daya simpan produk pelembab bibir pada suhu ruang dapat bertahan selama lebih dari 35 hari.
Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui bahwa Sargassum sp.
Dapat ditambahkan ke dalam pelembab bibir dengan tujuan untuk menambah daya kelembaban produk.

Related Results

Strategi Peningkatan Kelompok Nelayan Melalui Diversifikasi dan Pemasaran Produk Olahan Rumput Laut
Strategi Peningkatan Kelompok Nelayan Melalui Diversifikasi dan Pemasaran Produk Olahan Rumput Laut
Desa Tanailandu merupakan merupakan desa yang berada di Kabupaten Buton Tengah penghasil rumput laut. Rumput laut dikembangkan dengan memanfaatkan sepanjang Pantai desa oleh kelomp...
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
Pemotongan rumput merupakan suatu aktivitas yang penting dalam pemeliharaan rumput. Hal itu bertujuan agar hamparan rumput menjadi rapat dan merata. Oleh karena itulah ada baiknya ...
Rumput Laut, Makanan Sehat Abad 21
Rumput Laut, Makanan Sehat Abad 21
Pemanfaatan rumput laut sebagai bahan pangan telah dilakukan sejak jaman dahulu bahkan rumput laut disinyalir telah dikonsumsi sejak jaman manusia purba. Rumput laut umumnya bersif...
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
Diversifikasi produk rumput laut jenis Eucheuma cottoni menjadi minuman khas daerah berupadawet. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan dawet rumput laut Eucheuma cottoni sertamen...
KAJIAN KUALITAS AIR TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii; STUDI KASUS DI DESA TAPI-TAPI KEC. MAROBO SULAWESI TENGGARA
KAJIAN KUALITAS AIR TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii; STUDI KASUS DI DESA TAPI-TAPI KEC. MAROBO SULAWESI TENGGARA
E cottonii adalah jenis rumput laut yang sangat familiar dibudidayakan sebab memiliki nilai ekonomis tinggi dan memiliki potensi pengembangan yang cukup besar di Desa Tapi-Tapi Kec...
Pelatihan Penerapan Teknologi Sauna UV untuk Pengeringan Rumput Laut yang Ramah Lingkungan
Pelatihan Penerapan Teknologi Sauna UV untuk Pengeringan Rumput Laut yang Ramah Lingkungan
Jumlah pembudidaya rumput laut di Pulau Lemukutan semakin bertambah, hal ini dikarenakan masyarakat yang sebelumnya menjadi nelayan tertarik juga pada usaha ini. Usaha budidaya rum...

Back to Top