Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh ESG Disclosure terhadap Kecurangan Laporan Keuangan
View through CrossRef
Abstract. Financial statement fraud remains an important issue among Non-Financial State-Owned Enterprises (SOEs), particularly amid increasing demands for transparency and sustainability. This condition raises questions regarding the extent to which ESG disclosure can serve as a control mechanism capable of reducing opportunities for financial statement fraud. This study aims to describe the level of ESG disclosure, identify indications of financial statement fraud, and analyze the effect of ESG disclosure on financial statement fraud in Non-Financial SOEs listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2021–2024 period. The research employs a quantitative method with a descriptive-verificative approach, involving 17 companies with a total of 68 observations selected through purposive sampling. Financial statement fraud was measured using the Beneish M-Score, while hypothesis testing was conducted using panel data regression. The results show that several observations are indicated to have engaged in manipulation, and ESG disclosure is proven to have a significant negative effect on financial statement fraud. These findings highlight the importance of ESG disclosure as a transparency instrument to strengthen corporate accountability.
Abstrak. Kecurangan laporan keuangan masih menjadi isu yang perlu diperhatikan pada perusahaan BUMN Non Keuangan, terutama di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan keberlanjutan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana ESG Disclosure mampu berperan sebagai mekanisme pengendalian yang dapat mengurangi peluang terjadinya kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat ESG Disclosure, mengidentifikasi indikasi kecurangan laporan keuangan, serta menganalisis pengaruh ESG Disclosure terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan BUMN Non Keuangan yang terdaftar di BEI tahun 2021–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif, melibatkan 17 perusahaan dengan total 68 observasi yang dipilih melalui purposive sampling. Pengukuran kecurangan laporan keuangan dilakukan menggunakan Beneish M-Score, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan dengan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat observasi yang terindikasi melakukan manipulasi dan ESG Disclosure terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Temuan ini menjelaskan pentingnya ESG Disclosure sebagai instrumen transparansi untuk meningkatkan akuntabilitas perusahaan.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Pengaruh ESG Disclosure terhadap Kecurangan Laporan Keuangan
Description:
Abstract.
Financial statement fraud remains an important issue among Non-Financial State-Owned Enterprises (SOEs), particularly amid increasing demands for transparency and sustainability.
This condition raises questions regarding the extent to which ESG disclosure can serve as a control mechanism capable of reducing opportunities for financial statement fraud.
This study aims to describe the level of ESG disclosure, identify indications of financial statement fraud, and analyze the effect of ESG disclosure on financial statement fraud in Non-Financial SOEs listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2021–2024 period.
The research employs a quantitative method with a descriptive-verificative approach, involving 17 companies with a total of 68 observations selected through purposive sampling.
Financial statement fraud was measured using the Beneish M-Score, while hypothesis testing was conducted using panel data regression.
The results show that several observations are indicated to have engaged in manipulation, and ESG disclosure is proven to have a significant negative effect on financial statement fraud.
These findings highlight the importance of ESG disclosure as a transparency instrument to strengthen corporate accountability.
Abstrak.
Kecurangan laporan keuangan masih menjadi isu yang perlu diperhatikan pada perusahaan BUMN Non Keuangan, terutama di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan keberlanjutan.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana ESG Disclosure mampu berperan sebagai mekanisme pengendalian yang dapat mengurangi peluang terjadinya kecurangan laporan keuangan.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat ESG Disclosure, mengidentifikasi indikasi kecurangan laporan keuangan, serta menganalisis pengaruh ESG Disclosure terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan BUMN Non Keuangan yang terdaftar di BEI tahun 2021–2024.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif, melibatkan 17 perusahaan dengan total 68 observasi yang dipilih melalui purposive sampling.
Pengukuran kecurangan laporan keuangan dilakukan menggunakan Beneish M-Score, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan dengan regresi data panel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat observasi yang terindikasi melakukan manipulasi dan ESG Disclosure terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan.
Temuan ini menjelaskan pentingnya ESG Disclosure sebagai instrumen transparansi untuk meningkatkan akuntabilitas perusahaan.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Assessing Environmental Social Governance in Zambia's Banking Sector
Assessing Environmental Social Governance in Zambia's Banking Sector
Environmental Social Governance (ESG) has taken centre stage in the global financial sector due to pressing global challenges such as natural disasters and climate change, governan...
Analisis Fraud Pentagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan
Analisis Fraud Pentagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan
Pendahuluan/Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fraud pentagon yang terdiri dari pressure, opportunity, rationalization, capability, dan arrogance te...
MENDETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN: PERSPEKTIF FRAUD DIAMOND MODEL
MENDETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN: PERSPEKTIF FRAUD DIAMOND MODEL
Kondisi perusahaan tercermin dalam laporan keuangan dan manajemen selalu berupaya agar kondisi tersebut tetap terlihat baik sehingga dapat menimbulkan terjadinya kecurangan. Salah ...
Pengungkapan Kecurangan di Lembaga Kemahasiswaan
Pengungkapan Kecurangan di Lembaga Kemahasiswaan
Latar Belakang:Fenomena terjadinya kecurangan di Lembaga Kemahasiswaan (LK) tingkat fakultas menunjukkan adanya gambaran terjadinya praktik-praktik kecurangan yang dilakukan LK tin...
MODERASI KOMITE AUDIT PADA DETERMINAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN
MODERASI KOMITE AUDIT PADA DETERMINAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kecurangan laporan keuangan dengan menggunakan analisis kecurangan pentagon dan melalui moderasi komite audit. Fraud pentagon meru...
The Effect of ESG Assurance on Audit Quality: An Empirical Analysis
The Effect of ESG Assurance on Audit Quality: An Empirical Analysis
Abstract
Against the backdrop of continuous advancement of the "dual carbon" goals and strengthening requirements for sustainable information disclosure in capital ...
Pengaruh Pengungkapan Environmental, Social, Governance (ESG) terhadap Tingkat Profitabilitas dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi
Pengaruh Pengungkapan Environmental, Social, Governance (ESG) terhadap Tingkat Profitabilitas dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi
Abstract. Amid increasingly intense global competition, companies are required to continuously improve their profitability. However, many companies in Indonesia still experience a ...

