Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Flame Temperatur Terhadap Magnetisasi Campuran Bahan Bakar Bensin Dan Bioetanol Pada Mesin Bensin

View through CrossRef
Telah dilakukan perhitungan flame temperature pada bahan bakar campuran bensin dan bioethanol. Flame temperature diperlukan untuk mengetahui berapa besar panas yang terjadi ketika bahan bakar tersebut dibakar. Secara tidak langsung flame temperature ini  akan  mempengaruhi emisi gas buang. Hal lain yang dapat  mempengaruhi emisi gas buang adalah magnetisasi bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar efek flame temperature dan magnetisasi bahan bakar terhadap emisi gas buang. Penelitian dilakukan secara eksperimen. Sampel yang digunakan merupakan campuran antara bensin dengan bioetanol, komposisinya adalah E10 (10% bioetanol + 90% bensin), E20 (20% bioetanol+80% bensin), E30(30% bioetanol+70% bensin). Dan sebagai pegontrolnya digunakan bahan bakar bensin murni. Mesin bensin yang digunakan adalah sepeda motor 4 tak,125cc. Kekuatan magnet sebesar 1416 Gauss dipasang diantara tangki bahan bakar dan injector. Hasilnya magnetisasi bahan bakar menyebabkan terjadinya peningkatan flame temperature sebesar 7-15%. Dan penurunan emisi gas buang sebesar 50%. 
Title: Analisis Flame Temperatur Terhadap Magnetisasi Campuran Bahan Bakar Bensin Dan Bioetanol Pada Mesin Bensin
Description:
Telah dilakukan perhitungan flame temperature pada bahan bakar campuran bensin dan bioethanol.
Flame temperature diperlukan untuk mengetahui berapa besar panas yang terjadi ketika bahan bakar tersebut dibakar.
Secara tidak langsung flame temperature ini  akan  mempengaruhi emisi gas buang.
Hal lain yang dapat  mempengaruhi emisi gas buang adalah magnetisasi bahan bakar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar efek flame temperature dan magnetisasi bahan bakar terhadap emisi gas buang.
Penelitian dilakukan secara eksperimen.
 Sampel yang digunakan merupakan campuran antara bensin dengan bioetanol, komposisinya adalah E10 (10% bioetanol + 90% bensin), E20 (20% bioetanol+80% bensin), E30(30% bioetanol+70% bensin).
Dan sebagai pegontrolnya digunakan bahan bakar bensin murni.
Mesin bensin yang digunakan adalah sepeda motor 4 tak,125cc.
Kekuatan magnet sebesar 1416 Gauss dipasang diantara tangki bahan bakar dan injector.
Hasilnya magnetisasi bahan bakar menyebabkan terjadinya peningkatan flame temperature sebesar 7-15%.
 Dan penurunan emisi gas buang sebesar 50%.
 .

Related Results

ANALISA PENGARUH CAMPURAN BIOETANOL DALAM PREMIUM PADA SEPEDA MOTOR
ANALISA PENGARUH CAMPURAN BIOETANOL DALAM PREMIUM PADA SEPEDA MOTOR
Kelangkaan bahan bakar merupakan masalah yang sering terjadi dan umum di Negara Indonesia. Masalah ini adalah salah satu masalah yang sangat berdampak pada masyarakat, terutama mas...
PENGARUH CAMPURAN BIOETANOL PADA PERTALITE TERHADAP UNJUK KERJA (PERFORMA) MESIN OTTO 4 SILINDER
PENGARUH CAMPURAN BIOETANOL PADA PERTALITE TERHADAP UNJUK KERJA (PERFORMA) MESIN OTTO 4 SILINDER
Dilatar belakangi oleh pemakaian  motor  bensin  dari  tahun  ke  tahun  semakin meningkat, hal ini mengakibatkan pemakaian bahan bakar minyak bumi semakin meningkat  dan  tentu  s...
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan etanol berkadar 96% dalam bahan bakar. Data hasil pengujian menyebutkan bahan bakar pertalit memiliki nilai kadar Karb...
UJI KALOR BAKAR BAHAN BAKAR CAMPURAN BIOETANOL DAN MINYAK GORENG BEKAS
UJI KALOR BAKAR BAHAN BAKAR CAMPURAN BIOETANOL DAN MINYAK GORENG BEKAS
Menurut  laporan  The  World  Energy  Council   tahun  1993,  menjelang   tahun  2020 kebutuhan energi  dunia  akan  meningkat  dari  8,8  Gtoe  (gigatons  of  oil  equivalent)  me...
Pengaruh pemakaian bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak
Pengaruh pemakaian bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak. Seberapa besar pengaruh pemakaian berbagai bahan bak...
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
ABSTRAK Penelitian mengenai eksplorasi motor bakar berbahan bakar ganda dalam upaya mendukung pengembangan motor bakar berbahan bakar gas alam telah dilaksanakan di MIDC Bandung. P...
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH MEDAN MAGNET 1200 GAUSS DAN 2500 GAUSS TERHADAP MESIN BENSIN BAHAN BAKAR PREMIUM
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH MEDAN MAGNET 1200 GAUSS DAN 2500 GAUSS TERHADAP MESIN BENSIN BAHAN BAKAR PREMIUM
Krisis energi pada saat ini sudah dirasakan pada beberapa negara, mereka berlomba-lomba untuk mengadakan penghematan dan pemakaian energi yang tepat diberbagai bidang. Salah satu m...
ANALISIS PRESTASI MESIN MOTOR BAKAR DIESEL TYPE PAUSS MODEL 175 A UNTUK BAHAN BAKAR SOLAR DAN BIO SOLAR
ANALISIS PRESTASI MESIN MOTOR BAKAR DIESEL TYPE PAUSS MODEL 175 A UNTUK BAHAN BAKAR SOLAR DAN BIO SOLAR
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi energi yang dihasilkan oleh proses pembakaran yaitu kualitas dan kuantitas bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam silinder, sistem penyalaa...

Back to Top