Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH MEDAN MAGNET 1200 GAUSS DAN 2500 GAUSS TERHADAP MESIN BENSIN BAHAN BAKAR PREMIUM
View through CrossRef
Krisis energi pada saat ini sudah dirasakan pada beberapa negara, mereka berlomba-lomba untuk mengadakan penghematan dan pemakaian energi yang tepat diberbagai bidang. Salah satu metode yang saat ini dikembangkan adalah magnetasi bahan bakar. Cara kerjanya adalah memagnetasi bahan bakar premium yang mengalir menuju karburator pada saluran bahan bakarnya terlebih dahulu dengan menggunakan semacam alat yang mengandung kekuatan magnet tertentu. Aktifitas molekular yang meningkat akibat medan magnet akan menyebabkan pengelompokan molekular terpecah. Oksigen akan lebih mudah bereaksi dengan masing-masing molekul hidrokarbon yang tidak lagi berada dalam kelompok, sehingga menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna dan penurunan gas buang hasil pembakaran. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah melihat persentase konsumsi bahan bakar yang paling efektif pada mesin bensin generator set dengan menggunakan magnet 1200 gauss dan 2500 gauss dengan bahan bakar premium. Prosedur pengujian dengan bahan bakar premium yaitu pasang magnet di selang bahan bakar paling dekat dengan ruang bakar dan lepas magnet untuk pengujian tanpa magnetasi. Nyalakan bola lampu untuk melakukan variasi daya mesin. Data yang diperoleh dari pembacaan langsung alat uji mesin generator set 4-langkah merk PAUS tipe PS2700 melalui unit instrumentasi yang digunakan pada saat pengujian adalah Putaran (rpm), Tegangan (volt) dan Kuat arus (A) dan Konsumsi bahan bakar. Hasil pengujian dan perhitungan yang telah dilakukan didapat bahwa penggunaan magnetasi bahan bakar premium dengan pemasangan magnet pada saluran bahan bakar terbukti memberikan efek terhadap performansi mesin. Efek Magnetasi bahan bakar premium maksimun pada saat menggunakan magnet 2500 Gauss dengan beban bola lampu 200 watt, 400 watt, 600 watt dan 800 watt yaitu Daya aktual maksimum rata-rata, masing-masing 170.01 watt, 350.61 watt, 438.27 watt dan 546.23 watt , Torsi maksimum rata-rata, masing-masing 0.5092 N.m, 1.0388 N.m, 1.2922 N.m dan1.5909 N.m, Penurunan konsumsi bahan bakar spesifik rata-rata, masing-masing 1319.33 g/kW.h, 918.625 g/kW.h, 867.5179 g/kW.h dan 834.7873 g/kW.h, Efisiensi thermal maksimum rata-rata, masing-masing 6.1039 %, 8.7608 %, 9.2727 % dan 9.6398 % dan Penurunan konsumsi bahan bakar rata-rata mencapai 4.8223 %, 7.043 %, 8.3498 % dan 10.0937 %.
Title: KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH MEDAN MAGNET 1200 GAUSS DAN 2500 GAUSS TERHADAP MESIN BENSIN BAHAN BAKAR PREMIUM
Description:
Krisis energi pada saat ini sudah dirasakan pada beberapa negara, mereka berlomba-lomba untuk mengadakan penghematan dan pemakaian energi yang tepat diberbagai bidang.
Salah satu metode yang saat ini dikembangkan adalah magnetasi bahan bakar.
Cara kerjanya adalah memagnetasi bahan bakar premium yang mengalir menuju karburator pada saluran bahan bakarnya terlebih dahulu dengan menggunakan semacam alat yang mengandung kekuatan magnet tertentu.
Aktifitas molekular yang meningkat akibat medan magnet akan menyebabkan pengelompokan molekular terpecah.
Oksigen akan lebih mudah bereaksi dengan masing-masing molekul hidrokarbon yang tidak lagi berada dalam kelompok, sehingga menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna dan penurunan gas buang hasil pembakaran.
Tujuan penelitian yang dilakukan adalah melihat persentase konsumsi bahan bakar yang paling efektif pada mesin bensin generator set dengan menggunakan magnet 1200 gauss dan 2500 gauss dengan bahan bakar premium.
Prosedur pengujian dengan bahan bakar premium yaitu pasang magnet di selang bahan bakar paling dekat dengan ruang bakar dan lepas magnet untuk pengujian tanpa magnetasi.
Nyalakan bola lampu untuk melakukan variasi daya mesin.
Data yang diperoleh dari pembacaan langsung alat uji mesin generator set 4-langkah merk PAUS tipe PS2700 melalui unit instrumentasi yang digunakan pada saat pengujian adalah Putaran (rpm), Tegangan (volt) dan Kuat arus (A) dan Konsumsi bahan bakar.
Hasil pengujian dan perhitungan yang telah dilakukan didapat bahwa penggunaan magnetasi bahan bakar premium dengan pemasangan magnet pada saluran bahan bakar terbukti memberikan efek terhadap performansi mesin.
Efek Magnetasi bahan bakar premium maksimun pada saat menggunakan magnet 2500 Gauss dengan beban bola lampu 200 watt, 400 watt, 600 watt dan 800 watt yaitu Daya aktual maksimum rata-rata, masing-masing 170.
01 watt, 350.
61 watt, 438.
27 watt dan 546.
23 watt , Torsi maksimum rata-rata, masing-masing 0.
5092 N.
m, 1.
0388 N.
m, 1.
2922 N.
m dan1.
5909 N.
m, Penurunan konsumsi bahan bakar spesifik rata-rata, masing-masing 1319.
33 g/kW.
h, 918.
625 g/kW.
h, 867.
5179 g/kW.
h dan 834.
7873 g/kW.
h, Efisiensi thermal maksimum rata-rata, masing-masing 6.
1039 %, 8.
7608 %, 9.
2727 % dan 9.
6398 % dan Penurunan konsumsi bahan bakar rata-rata mencapai 4.
8223 %, 7.
043 %, 8.
3498 % dan 10.
0937 %.
Related Results
Pengaruh pemakaian bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak
Pengaruh pemakaian bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak. Seberapa besar pengaruh pemakaian berbagai bahan bak...
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
ABSTRAK Penelitian mengenai eksplorasi motor bakar berbahan bakar ganda dalam upaya mendukung pengembangan motor bakar berbahan bakar gas alam telah dilaksanakan di MIDC Bandung. P...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Studi sistem bahan bakar gas pada superheater untuk pengembangan bahan bakar alternatif
Studi sistem bahan bakar gas pada superheater untuk pengembangan bahan bakar alternatif
Kebutuhan energi di Indonesia terutama penggunaan bahan bakar solar yang semakin meningkat dan emisi gas buang yang semakin tinggi menyebabkan pemanasan global merupakan permasalah...
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan etanol berkadar 96% dalam bahan bakar. Data hasil pengujian menyebutkan bahan bakar pertalit memiliki nilai kadar Karb...
Penerapan Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas
Penerapan Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas
Abtsrak. Tujuan diseminasi teknologi ini adalah kelompok petani jagung Tala dan Ballo Pattallasang, Takalar agar memiliki: (1) pengetahuan tentang pengembangan mesin pemipil jagung...
Kaji Eksperimental Perbandingan Penggunaan Bahan Bakar pada Mesin Parut Kelapa
Kaji Eksperimental Perbandingan Penggunaan Bahan Bakar pada Mesin Parut Kelapa
Mesin parut kelapa banyak digunakan pada industri rumah tangga. Mesin ini dapat digunakan dengan bahan bakar bensin, atau gas atau keduanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk...
ANALISIS PENGARUH KONSUMSI BBM KENDARAAN PENUMPANG 1200 CC TERHADAP LALU LINTAS KOTA SEMARANG
ANALISIS PENGARUH KONSUMSI BBM KENDARAAN PENUMPANG 1200 CC TERHADAP LALU LINTAS KOTA SEMARANG
Bahan bakar yang ada di Indonesia terdiri dari berbagai jenis, jenis-jenis bahan bakar tersebut disesuaikan dengan kebutuhan teknologi yang diterapkan di kendaraan. Sampai saat ini...

