Javascript must be enabled to continue!
BERTEOLOGI PUBLIK TERHADAP EKONOMI DAN EKOLOGI Studi Kasus: Penolakan Rencana Tambang LTJ oleh Masyarakat Salutambun di Kabupaten Mamasa
View through CrossRef
Tulisan ini hendak menjawab pertanyaan mengenai sikap teologi publik yang tercipta dalam penolakan rencana tambang LTJ dan polanya secara vertical dan horizontal. Dengan menggunakan alat analisis teologi publik dari Emanuel Gerrit Singgih, tulisan ini menemukan
bahwa secara keseluruhan teologi publik yang dibangun dalam penolakan rencana tambang LTJ oleh masyarakat Salutambun telah memperlihatkan sikap kritis dan tidak anti struktur. Muatan ini selaras dengan teologi publik yang dirumuskan oleh Gerrith Singgih baik secara vertikal maupun secara horisontal. Secara vertikal, yang menyentuh tiga ranah teologi, yakni Theo-Logy/Spirituality memperlihatkan solidaritas masyarakat Salutambun menolak rencana tambang LTJ, menampilkan spiritualitas yang tak hanya terkurung dalam gedung gereja; Eklesiologi terlihat pada keberanian masyarakat Salutambun yang menampakkan identitasnya sebagai warga kerajaan Allah yang hendak mengubah ketidakadilan struktural dan terbuka dengan melakukan kerjasama dengan sejumlah elemen gerakan mahasiswa; Misiologi dinampakkan melalui praktik kongkrit Gereja Jemaat Elim Salutambun seperti gedung gereja yang ditempati untuk melakukan rapat dan majelis gereja mengupayakan akomodasi bagi masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi penolakan rencana tambang LTJ. Secara horisontal, penolakan rencana tambang LTJ oleh masyarakat Salutambun, menunjukkan pemetaan tiga poros kekuasaan, yakni: Poros Negara adalah pemerintah, Poros Pasar adalah PT. Monazite San, dan Poros Komunitas adalah Masyarakat . Ditemukan bahwa terjadi ketidakseimbangan dalam tiga pilar civil society, dimana pasar dan komunitas berusaha menguasai satu sama lain. Pasar cenderung mengatur negara dan komunitas, begitu pula dengan komunitas yang ingin menonjolkan dominasinya melalui negosiasi dengan negara.
Sekolah Tinggi Teologi Mamasa
Title: BERTEOLOGI PUBLIK TERHADAP EKONOMI DAN EKOLOGI Studi Kasus: Penolakan Rencana Tambang LTJ oleh Masyarakat Salutambun di Kabupaten Mamasa
Description:
Tulisan ini hendak menjawab pertanyaan mengenai sikap teologi publik yang tercipta dalam penolakan rencana tambang LTJ dan polanya secara vertical dan horizontal.
Dengan menggunakan alat analisis teologi publik dari Emanuel Gerrit Singgih, tulisan ini menemukan
bahwa secara keseluruhan teologi publik yang dibangun dalam penolakan rencana tambang LTJ oleh masyarakat Salutambun telah memperlihatkan sikap kritis dan tidak anti struktur.
Muatan ini selaras dengan teologi publik yang dirumuskan oleh Gerrith Singgih baik secara vertikal maupun secara horisontal.
Secara vertikal, yang menyentuh tiga ranah teologi, yakni Theo-Logy/Spirituality memperlihatkan solidaritas masyarakat Salutambun menolak rencana tambang LTJ, menampilkan spiritualitas yang tak hanya terkurung dalam gedung gereja; Eklesiologi terlihat pada keberanian masyarakat Salutambun yang menampakkan identitasnya sebagai warga kerajaan Allah yang hendak mengubah ketidakadilan struktural dan terbuka dengan melakukan kerjasama dengan sejumlah elemen gerakan mahasiswa; Misiologi dinampakkan melalui praktik kongkrit Gereja Jemaat Elim Salutambun seperti gedung gereja yang ditempati untuk melakukan rapat dan majelis gereja mengupayakan akomodasi bagi masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi penolakan rencana tambang LTJ.
Secara horisontal, penolakan rencana tambang LTJ oleh masyarakat Salutambun, menunjukkan pemetaan tiga poros kekuasaan, yakni: Poros Negara adalah pemerintah, Poros Pasar adalah PT.
Monazite San, dan Poros Komunitas adalah Masyarakat .
Ditemukan bahwa terjadi ketidakseimbangan dalam tiga pilar civil society, dimana pasar dan komunitas berusaha menguasai satu sama lain.
Pasar cenderung mengatur negara dan komunitas, begitu pula dengan komunitas yang ingin menonjolkan dominasinya melalui negosiasi dengan negara.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Dinamika Sosio-Ekologi Pedesaan: Perspektif dan Pertautan Keilmuan Ekologi Manusia, Sosiologi Lingkungan dan Ekologi Politik
Dinamika Sosio-Ekologi Pedesaan: Perspektif dan Pertautan Keilmuan Ekologi Manusia, Sosiologi Lingkungan dan Ekologi Politik
Perkembangan bidang keilmuan ekologi-manusia, sosiologi lingkungan, dan ekologi-politik dipandang sangat impresif, selama dua dekade terakhir. Sekalipun berjalan tidak linier, t...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kabupaten Kutai Kartanegara, Merupakan daerah yang memproduksi batubara terbanyak di Provinsi Kalimantan timur pada tahun 2017 di produksi perusahaan pemegang izin usaha pertambang...
PENGANTAR KETAHANAN SOSIAL, EKONOMI, DAN EKOLOGI
PENGANTAR KETAHANAN SOSIAL, EKONOMI, DAN EKOLOGI
Buku Pengantar Ketahanan Sosial, Ekonomi, dan Ekologi ini mengajarkan tentang hekekat, konsep, dasar-dasar dan pengertian Ketahanan Sosial, Ekonomi, dan Ekologi. Konsepsi Ketahanan...
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
pendahuluan Kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling menemuka dalam pengelolaan administrasi publik saat ini. Prasetyantoko (2008) mengatakan bahwa untu...
Merajut Kerjasama Multipihak dalam Jerat Krisis Ekologi Tambang
Merajut Kerjasama Multipihak dalam Jerat Krisis Ekologi Tambang
Aktivitas ekonomi ekstraktif pertambangan memiliki karakter eksploitasi terhadap sumberdaya alam yang sangat berisiko tidak hanya bagi lingkungan hidup namun juga bagi kehidupan so...

