Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

REKONSTRUKSI PROSES SEDIMENTASI PERAIRAN "LAGOON SAGARA ANAKAN"

View through CrossRef
Proses sedimentasi di Laguna Sagara Anakan tidak terlepas dari proses transportasi oleh S. Citanduy. Tetapi jauh sebelum tahun 1944, sebelum sungai-sungai yang lebih muda terbentuk, proses transportasi dan sedimentasi oleh S. Citanduy dengan Daerah Aliran Sungai mencapai bagian utara hingga ke Kabupaten Kuningan - Jawa Barat. DAS Citanduy mencapai 1.675.000 ha (167,5 km2). Perkembangan garis pantai Laguna Sagara Anakan sejak tahun 1944 hingga 2002 menunjukkan pertumbuhan seluas 64,73 ha per-tahun. Berdasarkan perkembangan tersebut dapat dilakukan prediksi dan rekonstruksi tahapan kedudukan garis pantai hingga stadia terakhir. Jika pada tahun 2002, luas kolam air Laguna Sagara Anakan sebesar 1.596,11 ha dan pada saat stadia akhir proses sedimentasi tinggal 1.065,05 ha maka pertumbuhan daratan mencapai luas 531,06 ha. Bila laju sedimentasi per-tahunnya 64,73 ha, maka stadia akhir sedimentasi Sagara Anakan akan terjadi 8,20 tahun kemudian atau 8 tahun 2,4 bulan sejak tahun 2002. Dengan demikian dapat diprediksi stadia akhir sedimentasi di Sagara Anakan akan terjadi pada tahun 2010. Sedimentation process in Lagoon Sagara Anakan is not quit of transportation process by S. Citanduy. But far before year 1944, before more formed young rivers, transportation process and sedimentation by S. Citanduy with Catchment Area till to Kuningan District - West Java. Catchments Area of S. Citanduy is 1.675.000 ha (167,5 km2). Coastline Lagoon Sagara Anakan growth since year 1944 till 2002 showing growth for the width of 64,73 ha per-year. Pursuant to the growth can be predicted and reconstructed step domicile coastline till last stadia. If on 2002, wide of Lagoon Sagara Anakan basin equal to 1.596,11 ha and at the time of final stadia of sedimentation process remain 1.065,05 ha hence growth of coastline 531,06 ha. If accelerateing its sedimentation per-year 64,73 ha, the final stadia of Lagoon Sagara Anakan sedimentation will happened 8,20 year later (8 years 2,4 months) since year 2002. The final stadia of sedimentation can be predicted in Sagara Anakan will happened in the year 2010.
Title: REKONSTRUKSI PROSES SEDIMENTASI PERAIRAN "LAGOON SAGARA ANAKAN"
Description:
Proses sedimentasi di Laguna Sagara Anakan tidak terlepas dari proses transportasi oleh S.
Citanduy.
Tetapi jauh sebelum tahun 1944, sebelum sungai-sungai yang lebih muda terbentuk, proses transportasi dan sedimentasi oleh S.
Citanduy dengan Daerah Aliran Sungai mencapai bagian utara hingga ke Kabupaten Kuningan - Jawa Barat.
DAS Citanduy mencapai 1.
675.
000 ha (167,5 km2).
Perkembangan garis pantai Laguna Sagara Anakan sejak tahun 1944 hingga 2002 menunjukkan pertumbuhan seluas 64,73 ha per-tahun.
Berdasarkan perkembangan tersebut dapat dilakukan prediksi dan rekonstruksi tahapan kedudukan garis pantai hingga stadia terakhir.
Jika pada tahun 2002, luas kolam air Laguna Sagara Anakan sebesar 1.
596,11 ha dan pada saat stadia akhir proses sedimentasi tinggal 1.
065,05 ha maka pertumbuhan daratan mencapai luas 531,06 ha.
Bila laju sedimentasi per-tahunnya 64,73 ha, maka stadia akhir sedimentasi Sagara Anakan akan terjadi 8,20 tahun kemudian atau 8 tahun 2,4 bulan sejak tahun 2002.
Dengan demikian dapat diprediksi stadia akhir sedimentasi di Sagara Anakan akan terjadi pada tahun 2010.
Sedimentation process in Lagoon Sagara Anakan is not quit of transportation process by S.
Citanduy.
But far before year 1944, before more formed young rivers, transportation process and sedimentation by S.
Citanduy with Catchment Area till to Kuningan District - West Java.
Catchments Area of S.
Citanduy is 1.
675.
000 ha (167,5 km2).
Coastline Lagoon Sagara Anakan growth since year 1944 till 2002 showing growth for the width of 64,73 ha per-year.
Pursuant to the growth can be predicted and reconstructed step domicile coastline till last stadia.
If on 2002, wide of Lagoon Sagara Anakan basin equal to 1.
596,11 ha and at the time of final stadia of sedimentation process remain 1.
065,05 ha hence growth of coastline 531,06 ha.
If accelerateing its sedimentation per-year 64,73 ha, the final stadia of Lagoon Sagara Anakan sedimentation will happened 8,20 year later (8 years 2,4 months) since year 2002.
The final stadia of sedimentation can be predicted in Sagara Anakan will happened in the year 2010.

Related Results

Pengaruh penambahan koagulan terhadap laju sedimentasi pada proses sedimentasi larutan tepung maizena
Pengaruh penambahan koagulan terhadap laju sedimentasi pada proses sedimentasi larutan tepung maizena
Proses sedimentasi batch sangat berperan penting dalam industri, seperti pada proses pemurnian air limbah, pengolahan air sungai pengendapan kristal dari lautan induk, dan lain-lai...
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
Biota dasar perairan merupakan fauna yang hidup di dasar perairan, baik di kawasan tawar, payau, maupun di perairan asin terutama di perairan  ekosistem mangrove. Tujuan penelitian...
Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo)
Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo)
Materi buku Model Manajemen Sumber Daya Perairan Waduk Serbaguna (Studi Kasus Waduk Selorejo) ini bersumber dari penelitian kerja sama antara Tim Dosen Prodi Manajemen Sumber Daya ...
Kajian Abrasi dan Sedimentasi dengan Teknologi Remote Sensing di Pantai Karawang
Kajian Abrasi dan Sedimentasi dengan Teknologi Remote Sensing di Pantai Karawang
Keberadaan pesisir pantai di wilayah bagian utara Kabupaten Karawang sangat mengkhawatirkan akibat terjadinya abrasi dan sedimentasi dimana air laut yang tadinya jauh dari sisi jal...
PROSES SEDIMENTASI DAN EROSI PENGARUHNYA TERHADAP PELABUHAN, SEPANJANG PANTAI BAGIAN BARAT DAN BAGIAN TIMUR, SELAT BALI
PROSES SEDIMENTASI DAN EROSI PENGARUHNYA TERHADAP PELABUHAN, SEPANJANG PANTAI BAGIAN BARAT DAN BAGIAN TIMUR, SELAT BALI
Pemetaan karakteristik pantai merupakan kegiatan awal untuk mengetahui daerah potensi erosi dan sedimentasi di pesisir barat dan timur Selat Bali. Faktor-faktor yang berperan dalam...
PROSES REKONSTRUKSI DALAM UPAYA MENGUNGKAP TINDAK PIDANA
PROSES REKONSTRUKSI DALAM UPAYA MENGUNGKAP TINDAK PIDANA
Pelaksanaan rekonstruksi merupakan langkah awal atau sebagai pemeriksaan pendahuluan bagi pihak kepolisian, dan inisiatif pelaksanaan rekonstruksi ini dilaksanakan oleh penyidik ke...
Acta Aquatica: Terbitan Perdana Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu-Ilmu Perairan
Acta Aquatica: Terbitan Perdana Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu-Ilmu Perairan
Terimakasih atas bantuan dan dukungan dari segala pihak sehingga kami dengan berbangga hati dapat menerbitkan edisi perdana dari jurnal Acta Aquatica ini. Jurnal ini merupakan sala...

Back to Top