Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TORITATEJOSHI ‘MO’ SEBAGAI PARTIKEL PENEGAS DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG

View through CrossRef
Partikel penegas (toritatejoshi) merupakan salah satu jenis partikel dalam bahasa Jepang yang berfungsi memberikan makna tambahan atau untuk menegaskan makna terhadap topik yang ditonjolkan oleh partikel tersebut. Mo termasuk salah satu partikel penegas (toritatejoshi) yang memiliki makna penambahan dan berfungsi menegaskan suatu unsur di dalam kalimat dan menambahkan unsur tersebut pada unsur-unsur lain yang sejenis.Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kalimat tunggal dan kalimat majemuk yang terdapat di dalam novel dan dianalisis berdasarkan teori struktur, makna, dan lingkupan dengan teknik permutasi. Hasil yang diperoleh adalah struktur kalimat yang menggunakan partikel penegas (toritatejoshi) mo dapat melekat pada kelas kata nomina, partikel, verba, dan adjektiva. Makna kalimat yang menggunakan partikel penegas (toritatejoshi) mo terdiri dari makna tersurat (shuchou) dan makna tersirat (fukumi), sedangkan lingkupan partikel penegas (toritatejoshi) mo melingkupi unsur yang tepat berada di depannya atau muncul di belakang unsur yang ada di depan predikat dalam kalimat.  Kata kunci : unsur yang ditegaskan, unsur lain yang sejenis, makna tersurat, makna tersirat, lingkupan
Title: TORITATEJOSHI ‘MO’ SEBAGAI PARTIKEL PENEGAS DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG
Description:
Partikel penegas (toritatejoshi) merupakan salah satu jenis partikel dalam bahasa Jepang yang berfungsi memberikan makna tambahan atau untuk menegaskan makna terhadap topik yang ditonjolkan oleh partikel tersebut.
Mo termasuk salah satu partikel penegas (toritatejoshi) yang memiliki makna penambahan dan berfungsi menegaskan suatu unsur di dalam kalimat dan menambahkan unsur tersebut pada unsur-unsur lain yang sejenis.
Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kalimat tunggal dan kalimat majemuk yang terdapat di dalam novel dan dianalisis berdasarkan teori struktur, makna, dan lingkupan dengan teknik permutasi.
Hasil yang diperoleh adalah struktur kalimat yang menggunakan partikel penegas (toritatejoshi) mo dapat melekat pada kelas kata nomina, partikel, verba, dan adjektiva.
Makna kalimat yang menggunakan partikel penegas (toritatejoshi) mo terdiri dari makna tersurat (shuchou) dan makna tersirat (fukumi), sedangkan lingkupan partikel penegas (toritatejoshi) mo melingkupi unsur yang tepat berada di depannya atau muncul di belakang unsur yang ada di depan predikat dalam kalimat.
 Kata kunci : unsur yang ditegaskan, unsur lain yang sejenis, makna tersurat, makna tersirat, lingkupan.

Related Results

Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
 هذه الأطروحة تبحث عن تحليل التقابلى فى تركيب جمل اللغة العربية و اللغة البوغيسية ، خاصة في أنماط  و أنواع جمل اللغة العربية  و اللغة البوغيسية. هذه الأطروحة تهدف إلى: 1) وصف أنماط...
Dimensi Sintaksis dan Semantik Partikel Euy dalam Novel Budak Teuneung Karya Samseodi
Dimensi Sintaksis dan Semantik Partikel Euy dalam Novel Budak Teuneung Karya Samseodi
Partikel euy merupakan salah satu partikel fatis dalam bahasa Sunda. Partikel ini, sebagaimana partikel fatis lain, tidak memiliki fungsi sintaksis dalam kalimat, yakni sebagai uns...
Vorkommen und Analytik von Mikroplastik in Mineralwasser und Bedarfsgegenständen
Vorkommen und Analytik von Mikroplastik in Mineralwasser und Bedarfsgegenständen
ZusammenfassungMit dem Beginn der industriellen Großproduktion von synthetischen Polymeren hat diese vielfältige Materialgruppe wie kein anderes Produkt Einzug in praktisch jeden A...
KALIMAT BAHASA SUNDA DALAM TEKS PROSA SUNDA KUNO ABAD KE-16 (Analisis Struktur dan Semantis)
KALIMAT BAHASA SUNDA DALAM TEKS PROSA SUNDA KUNO ABAD KE-16 (Analisis Struktur dan Semantis)
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis struktur kalimat dengan menggunakan pendekatan tagmémik. Sumber data diambil dari transliterasi teks Carita Parahiyangan yang mema...
TORITATEJOSHI BAKARI SEBAGAI PARTIKEL LIMITATIF DAN PADANANANNYA DI DALAM BAHASA INDONESIA
TORITATEJOSHI BAKARI SEBAGAI PARTIKEL LIMITATIF DAN PADANANANNYA DI DALAM BAHASA INDONESIA
In Japanese toritatejoshi Bakari is a particle that shows the meaning of limitation by way of highlight an element in the sentence and shows that there is only one element of the s...
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
Jepang merupakan sebuah negara yang terletak di Asia bagian Timur. Negara ini merupakan salah satu negara maju yang memiliki banyak sekali inovasi dalam teknologi maupun budaya. Je...
Penerjemahan Kalimat Scrambling Bahasa Jepang kedalam Bahasa Indonesia (Linguistik Terjemahan)
Penerjemahan Kalimat Scrambling Bahasa Jepang kedalam Bahasa Indonesia (Linguistik Terjemahan)
Kalimat scrambling merupakan satu fenomena struktur bahasa Jepang yang jarang diajarkan kepada mahasiswa di tingkat bawah sampai menengah. Berdasarkan distribusi komponennya fungsi...
KAITAN BUNSETSU DAN FRASA POSPOSISI SUBJEK-OBJEK DALAM BAHASA JEPANG
KAITAN BUNSETSU DAN FRASA POSPOSISI SUBJEK-OBJEK DALAM BAHASA JEPANG
Kalimat dibentuk oleh berbagai satuan kalimat (satuan gramatikal) dari satuan terkecil yaitu kata sampai satuan terbesar yaitu kalimat itu sendiri. Pada umumnya satuan gramatikal s...

Back to Top