Javascript must be enabled to continue!
EKSISTENSI NILAI-NILAI NASIONALISME PENINGGALAN MOHAMMAD HATTA DAN SUTAN SJAHRIR DI PULAU BANDA
View through CrossRef
This study aims to analyze the existence of the values of nationalism left behind by Mohammad Hata and Sultan Sjahrir on Banda Island. The importance of nationalism values for the Indonesian nation, the nationalism values that need to be instilled include love for the homeland, willingness to sacrifice, pride in diverse cultures, appreciation for the services of heroes, and prioritizing the public interest. Connecting the past and emphasizing the nationalism values instilled through history and their relevance in the era of disruption, directly connecting the importance of preserving the traces of heroes with the formation of the nation's character. The type of research is qualitative. The research location is Banda Island, Central Maluku Regency, Maluku Province. The subjects of this research are the community responsible for maintaining the Cultural Heritage Site or the managers of the exile house, traditional leaders, community leaders, and the people of Banda Naira. The data collection techniques are observation and documentation. The data is analyzed using descriptive qualitative methods. The research results show that the values of nationalism contained in the historical traces of Mohammad Hatta and Sutan Sjahrir on Banda Island are reflected through their attitudes, thoughts, and activities during their exile. Translated with DeepL.com (free version) These values include love for the homeland, fighting spirit, sacrifice, unity, and efforts to educate the public through education and intellectual enlightenment. The historical traces left behind are proof of the existence of the nationalist values of these two figures. The preservation and utilization of the historical relics of Mohammad Hatta and Sutan Sjahrir on Banda Island play an important role in shaping the historical awareness and nationalism of the community. These historical relics not only serve as historical evidence, but also as a means of education and learning that can foster a love for the homeland and pride in the nation's history.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi nilai-nilai nasionalisme peninggalan Mohammad Hata dan Sultan Sjahrir di Pulau Banda. Pentingnya nilai-nilai nasionalisme bagi bangsa Indonesia, Nilai-nilai nasionalisme yang perlu ditanamkan antara lain cinta tanah air, rela berkorban, bangga pada budaya yang beragam, menghargai jasa para pahlawan serta mengutamakan kepentingan umum. menghubungkan masalalu dan penekanan pada nilai-nilai nasionalisme yang ditanamkan melalui sejarah dan relevansinya di era disrupsi, secara langsung menghubungkan pentingnya pelestarian jejak pahlawan dengan pembentukan karakter bangsa, Tipe dalam penelitian ini adalah kualitatif. Lokasi penelitian pada Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang bertanggung jawab menjaga Cagar Budaya atau pengelola rumah pengasingan, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat Banda Naira. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan Dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian bahwa Nilai-nilai nasionalisme yang terkandung dalam jejak-jejak sejarah Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir di Pulau Banda tercermin melalui sikap, pemikiran, dan aktivitas mereka selama masa pengasingan. Nilai-nilai tersebut meliputi cinta tanah air, semangat perjuangan, pengorbanan, persatuan, serta upaya mencerdaskan masyarakat melalui pendidikan dan pencerahan intelektual. Jejak sejarah yang ditinggalkan menjadi bukti eksistensi nilai-nilai nasionalisme kedua tokoh tersebut. Pelestarian dan pemanfaatan peninggalan sejarah Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir di Pulau Banda memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran sejarah dan nasionalisme masyarakat. Peninggalan sejarah tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bukti sejarah, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pembelajaran yang dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air serta kebanggaan terhadap sejarah bangsa.
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia
Title: EKSISTENSI NILAI-NILAI NASIONALISME PENINGGALAN MOHAMMAD HATTA DAN SUTAN SJAHRIR DI PULAU BANDA
Description:
This study aims to analyze the existence of the values of nationalism left behind by Mohammad Hata and Sultan Sjahrir on Banda Island.
The importance of nationalism values for the Indonesian nation, the nationalism values that need to be instilled include love for the homeland, willingness to sacrifice, pride in diverse cultures, appreciation for the services of heroes, and prioritizing the public interest.
Connecting the past and emphasizing the nationalism values instilled through history and their relevance in the era of disruption, directly connecting the importance of preserving the traces of heroes with the formation of the nation's character.
The type of research is qualitative.
The research location is Banda Island, Central Maluku Regency, Maluku Province.
The subjects of this research are the community responsible for maintaining the Cultural Heritage Site or the managers of the exile house, traditional leaders, community leaders, and the people of Banda Naira.
The data collection techniques are observation and documentation.
The data is analyzed using descriptive qualitative methods.
The research results show that the values of nationalism contained in the historical traces of Mohammad Hatta and Sutan Sjahrir on Banda Island are reflected through their attitudes, thoughts, and activities during their exile.
Translated with DeepL.
com (free version) These values include love for the homeland, fighting spirit, sacrifice, unity, and efforts to educate the public through education and intellectual enlightenment.
The historical traces left behind are proof of the existence of the nationalist values of these two figures.
The preservation and utilization of the historical relics of Mohammad Hatta and Sutan Sjahrir on Banda Island play an important role in shaping the historical awareness and nationalism of the community.
These historical relics not only serve as historical evidence, but also as a means of education and learning that can foster a love for the homeland and pride in the nation's history.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi nilai-nilai nasionalisme peninggalan Mohammad Hata dan Sultan Sjahrir di Pulau Banda.
Pentingnya nilai-nilai nasionalisme bagi bangsa Indonesia, Nilai-nilai nasionalisme yang perlu ditanamkan antara lain cinta tanah air, rela berkorban, bangga pada budaya yang beragam, menghargai jasa para pahlawan serta mengutamakan kepentingan umum.
menghubungkan masalalu dan penekanan pada nilai-nilai nasionalisme yang ditanamkan melalui sejarah dan relevansinya di era disrupsi, secara langsung menghubungkan pentingnya pelestarian jejak pahlawan dengan pembentukan karakter bangsa, Tipe dalam penelitian ini adalah kualitatif.
Lokasi penelitian pada Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang bertanggung jawab menjaga Cagar Budaya atau pengelola rumah pengasingan, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat Banda Naira.
Teknik pengumpulan data adalah observasi dan Dokumentasi.
Data dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil Penelitian bahwa Nilai-nilai nasionalisme yang terkandung dalam jejak-jejak sejarah Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir di Pulau Banda tercermin melalui sikap, pemikiran, dan aktivitas mereka selama masa pengasingan.
Nilai-nilai tersebut meliputi cinta tanah air, semangat perjuangan, pengorbanan, persatuan, serta upaya mencerdaskan masyarakat melalui pendidikan dan pencerahan intelektual.
Jejak sejarah yang ditinggalkan menjadi bukti eksistensi nilai-nilai nasionalisme kedua tokoh tersebut.
Pelestarian dan pemanfaatan peninggalan sejarah Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir di Pulau Banda memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran sejarah dan nasionalisme masyarakat.
Peninggalan sejarah tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bukti sejarah, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pembelajaran yang dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air serta kebanggaan terhadap sejarah bangsa.
Related Results
NASIONALISME HATTA-SJAHRIR: Mengenalkan Indonesia di Pengasingan Banda Naira
NASIONALISME HATTA-SJAHRIR: Mengenalkan Indonesia di Pengasingan Banda Naira
Tulisan ini menguraikan tentang Nasionalisme Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir di pengasingan Banda Naira. Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir pernah menjadi bagian dari orang Banda ke...
Traces of The Socialist in Exile: Mohammad Hatta and Sutan Sjahrir
Traces of The Socialist in Exile: Mohammad Hatta and Sutan Sjahrir
This paper aims to reveal the traces of the two national figures, Mohammad Hatta and Sutan Sjahrir during exile in Banda Naira. Both are warrior figures that are difficult to forge...
Kedudukan dan Kewenangan Balai Harta Peninggalan dalam Pengelolaan Harta Peninggalan Tak Terurus
Kedudukan dan Kewenangan Balai Harta Peninggalan dalam Pengelolaan Harta Peninggalan Tak Terurus
Berdasarkan Pasal 1127 KUHPerdata Balai Harta Peninggalan ditugaskan menjalankan pengurusan atas setiap warisan yang tak terurus selama 30 tahun/ lebih, setelah melakukan pengelola...
Pemikiran Pendidikan Mohammad Hatta dalam Perspektif Pendidikan Islam
Pemikiran Pendidikan Mohammad Hatta dalam Perspektif Pendidikan Islam
Abstract: This article aims to analyze Mohammad Hatta's conception of educational thought from the perspective of Islamic education. Islam became an integral character of Mohammad ...
PERANAN SUTAN SJAHRIR DALAM USAHA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA (1945-1950)
PERANAN SUTAN SJAHRIR DALAM USAHA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA (1945-1950)
The problem in this research is the many obstacles that occur in the effort to maintain independence in Indonesia in 1945-1950. The purpose of this study is to analyze and describe...
WANDAN DALAM MEMORI SEJARAH: Eksodus Orang Banda di Kepulauan Key Abad XVII dalam Ingatan Kolektif Masyarakat Banda Eli dan Banda Elat
WANDAN DALAM MEMORI SEJARAH: Eksodus Orang Banda di Kepulauan Key Abad XVII dalam Ingatan Kolektif Masyarakat Banda Eli dan Banda Elat
Artikel ini menjelaskan tentang Wandan dalam Memori Sejarah: Eksodus Orang Banda di Kepulauan Key Abad XVII dalam Ingatan Kolektif Masyarakat Banda Eli dan Banda Elat. Tujuan penel...
Penjual Obat Cytotec Di Banda Aceh Wa 085268881116 Jual Obat Aborsi Di Banda Aceh
Penjual Obat Cytotec Di Banda Aceh Wa 085268881116 Jual Obat Aborsi Di Banda Aceh
Jual Obat Aborsi Di Banda Aceh, Jual Cytotec Banda Aceh, Penjual Obat Cytotec Banda Aceh, Jual Obat Aborsi Banda Aceh, Obat Penggugur Kandungan Di Banda Aceh, Obat Aborsi Di Banda ...
Efektivitas Program Pemerintah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terhadap Pola Pangan Harapan Rumah Tangga di Kota Banda Aceh
Efektivitas Program Pemerintah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terhadap Pola Pangan Harapan Rumah Tangga di Kota Banda Aceh
Abstrak. Dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan, kementerian pertanian melalui Badan Litbang Pertanian mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari atau yang disebut dengan KRPL,...

