Javascript must be enabled to continue!
WANDAN DALAM MEMORI SEJARAH: Eksodus Orang Banda di Kepulauan Key Abad XVII dalam Ingatan Kolektif Masyarakat Banda Eli dan Banda Elat
View through CrossRef
Artikel ini menjelaskan tentang Wandan dalam Memori Sejarah: Eksodus Orang Banda di Kepulauan Key Abad XVII dalam Ingatan Kolektif Masyarakat Banda Eli dan Banda Elat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan penyebab dan proses eksodus orang Banda ke Kepulauan Kei Abad XVII serta penyesuaian kehidupan mereka setelah berada di Kepulauan Kei. Penelitian ini mengunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan melalui tahapan heuristik, yakni mengumpulkan data memalui studi pustaka, arsip dan dokumentasi, wawancara. Data yang terkumpul lalu divervikasi melalui kritik sumber dan diinterpertasi untuk menemukan fakta atas kisah dan peristiwa sejarah yang dilukiskan, selanjutnya dirangkai dalam narasi sejarah berbentuk historiografi. Hasil penelitian menemukan, bahwa Wandan merupakan sebuah identitas budaya dan sejarah dari orang asli Banda, yang kini dapat dijumpai di Banda Eli dan Banda Elat Kepulauan Kei. Terdapat empat faktor yang mendorong eksodus itu Pertama, peristiwa meletusnya gunung Api Banda, Kedua terjadinya peperangan di Pulau Ay antara Belanda dan penduduk Ay pada 1615. Ketiga, demi mempertahankan akidah Islam dari pengaruh VOC Belanda, sehingga hijarah ke Pulau Key (Banda Eli dan Banda Elat). Keempat, peristiwa genosida Banda pada 1621. Kehadiran para eksodus Banda kala itu disambut baik oleh penguasa di sana. Mereka beradaptasi hidup rukun dan saling menghargai. Kini identias Wandan (orang Banda Eli dan Elat), terus hidup dan diabadikan melalui marga-marga yang menyerupai nama negeri mereka dahulu di Banda, di antaranya marga Latar, Lonthor, Selamon/Selamun, Roseinggin, Uar, Sairun dan beberapa magra lainnya yang bercirikan asli Banda di Kepulauan Kei.
Universitas Banda Naira
Title: WANDAN DALAM MEMORI SEJARAH: Eksodus Orang Banda di Kepulauan Key Abad XVII dalam Ingatan Kolektif Masyarakat Banda Eli dan Banda Elat
Description:
Artikel ini menjelaskan tentang Wandan dalam Memori Sejarah: Eksodus Orang Banda di Kepulauan Key Abad XVII dalam Ingatan Kolektif Masyarakat Banda Eli dan Banda Elat.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan penyebab dan proses eksodus orang Banda ke Kepulauan Kei Abad XVII serta penyesuaian kehidupan mereka setelah berada di Kepulauan Kei.
Penelitian ini mengunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif.
Penelitian dilakukan melalui tahapan heuristik, yakni mengumpulkan data memalui studi pustaka, arsip dan dokumentasi, wawancara.
Data yang terkumpul lalu divervikasi melalui kritik sumber dan diinterpertasi untuk menemukan fakta atas kisah dan peristiwa sejarah yang dilukiskan, selanjutnya dirangkai dalam narasi sejarah berbentuk historiografi.
Hasil penelitian menemukan, bahwa Wandan merupakan sebuah identitas budaya dan sejarah dari orang asli Banda, yang kini dapat dijumpai di Banda Eli dan Banda Elat Kepulauan Kei.
Terdapat empat faktor yang mendorong eksodus itu Pertama, peristiwa meletusnya gunung Api Banda, Kedua terjadinya peperangan di Pulau Ay antara Belanda dan penduduk Ay pada 1615.
Ketiga, demi mempertahankan akidah Islam dari pengaruh VOC Belanda, sehingga hijarah ke Pulau Key (Banda Eli dan Banda Elat).
Keempat, peristiwa genosida Banda pada 1621.
Kehadiran para eksodus Banda kala itu disambut baik oleh penguasa di sana.
Mereka beradaptasi hidup rukun dan saling menghargai.
Kini identias Wandan (orang Banda Eli dan Elat), terus hidup dan diabadikan melalui marga-marga yang menyerupai nama negeri mereka dahulu di Banda, di antaranya marga Latar, Lonthor, Selamon/Selamun, Roseinggin, Uar, Sairun dan beberapa magra lainnya yang bercirikan asli Banda di Kepulauan Kei.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Ingatan Kanonik, Alkitab, dan Ingatan Perjanjian
Ingatan Kanonik, Alkitab, dan Ingatan Perjanjian
Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa Alkitab merupakan ingatan kanonik. Berbeda dengan Michael Welker yang telah menunjukkan bahwa Perjamuan Kudus dalam Perjanjian Baru...
BENTUK DAN FUNGSI SAPAAN DALAM BAHASA BANDA DI OHOI BANDA ELI KECAMATAN KEI BESAR UTARA TIMUR KABUPATEN MALUKU TENGGARA
BENTUK DAN FUNGSI SAPAAN DALAM BAHASA BANDA DI OHOI BANDA ELI KECAMATAN KEI BESAR UTARA TIMUR KABUPATEN MALUKU TENGGARA
Semua bahasa mempunyai bahasa tutur sapa sama halnya dengan bahasa Banda, yakni sistem yang mempertautkan seperangkat kata-kata atau ungkapan yang dipakai untuk menyapapara pelaku ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Senam Otak terhadap Ingatan Jangka Pendek pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa
Pengaruh Senam Otak terhadap Ingatan Jangka Pendek pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa
Kemampuan kognitif merupakan kemampuan yang melibatkan fungsi ingatan baik ingatan jangka pendek maupun jangka panjang yang terjadi secara kompleks pada otak manusia. Ingatan jangk...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...

