Javascript must be enabled to continue!
Pemikiran Pendidikan Mohammad Hatta dalam Perspektif Pendidikan Islam
View through CrossRef
Abstract: This article aims to analyze Mohammad Hatta's conception of educational thought from the perspective of Islamic education. Islam became an integral character of Mohammad Hatta's person, with an Islamic pattern that tends to be substantive rather than legal-formal. The writing of this article is directed to examine the extent of the influence and linkage of Mohammad Hatta's Islamic faith in the thoughts and views of education that he aspires to. This research is a library using the primary literature sources of Mohammad Hatta's writings in the Collection of Essays I and the Collection of Essays IV. The data analysis technique used is Content Analysis. The results of this study are as follows: First, faith is the main foundation in implementing Islamic education. Faith in God, as reflected in the First Precept of Pancasila, is used as a philosophical foundation for the implementation of life in aspects of government, politics, economy, socio-culture, and education. Second, knowledge for Hatta is the main instrument needed by humans in the world both to worship God and the management the universe for prosperity and well-being. Although for Hatta, science and religion have different areas of study and methods, the two cannot be separated. Third, education for Mohammad Hatta is aimed mainly at forming and creating a solid community life. Nevertheless, a stable society can be upright if individuals of faith, purity, brilliance, intelligence, intelligence and creativity sustain it.
Keywords: Education, Thought, Mohammad Hatta, Islam
Abstract: Artikel ini bertujuan melakukan analisis terhadap konsepsi pemikiran pendidikan Mohammad Hatta dalam perspektif pendidikan Islam. Islam menjadi karakter integral bagi pribadi Mohammad Hatta, dengan corak keberislaman yang cenderung substantif dibandingkan legal-formal. Penulisan artikel ini diarahkan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh dan keterkaitan keberislaman Mohammad Hatta dalam pemikiran dan pandangan pendidikan yang dicita-citakan. Penelitian ini merupakan library research menggunakan sumber kepustakaan utama tulisan Mohammad Hatta dalam Kumpulan Karangan I dan Kumpulan Karangan IV. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Isi (content analysis). Hasil kajian ini adalah: Pertama, keimanan merupakan pondasi utama dalam pelaksanaan pendidikan Islam. Keimanan kepada Tuhan, sebagaimana tercermin dalam Sila Pertama Pancasila, digunakan sebagai landasan filosofis bagi pelaksanaan kehidupan baik dalam aspek pemerintahan, politik, ekonomi, sosial-budaya, dan pendidikan. Kedua, ilmu bagi Hatta adalah instrumen utama yang diperlukan oleh manusia di dunia baik untuk beribadah kepada Tuhan, maupun dalam pengelolaan alam semesta bagi kemakmuran dan kesejahteraan. Meskipun bagi Hatta ilmu dan agama memiliki wilayah kajian dan metode berbeda, keduanya tidak bisa dipisahkan. Ketiga, pendidikan bagi Mohammad Hatta ditujukan, utamanya untuk membentuk dan menciptakan kehidupan masyarakat yang kokoh. Meskipun demikian, masyarakat yang kuat dan kokoh dapat tegak jika ditopang oleh individu-individu yang beriman, bertakwa, cemerlang, pintar, cerdas dan kreatif.
Keywords: Pendidikan, Pemikiran, Mohammad Hatta, Islam
STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi
Title: Pemikiran Pendidikan Mohammad Hatta dalam Perspektif Pendidikan Islam
Description:
Abstract: This article aims to analyze Mohammad Hatta's conception of educational thought from the perspective of Islamic education.
Islam became an integral character of Mohammad Hatta's person, with an Islamic pattern that tends to be substantive rather than legal-formal.
The writing of this article is directed to examine the extent of the influence and linkage of Mohammad Hatta's Islamic faith in the thoughts and views of education that he aspires to.
This research is a library using the primary literature sources of Mohammad Hatta's writings in the Collection of Essays I and the Collection of Essays IV.
The data analysis technique used is Content Analysis.
The results of this study are as follows: First, faith is the main foundation in implementing Islamic education.
Faith in God, as reflected in the First Precept of Pancasila, is used as a philosophical foundation for the implementation of life in aspects of government, politics, economy, socio-culture, and education.
Second, knowledge for Hatta is the main instrument needed by humans in the world both to worship God and the management the universe for prosperity and well-being.
Although for Hatta, science and religion have different areas of study and methods, the two cannot be separated.
Third, education for Mohammad Hatta is aimed mainly at forming and creating a solid community life.
Nevertheless, a stable society can be upright if individuals of faith, purity, brilliance, intelligence, intelligence and creativity sustain it.
Keywords: Education, Thought, Mohammad Hatta, Islam
Abstract: Artikel ini bertujuan melakukan analisis terhadap konsepsi pemikiran pendidikan Mohammad Hatta dalam perspektif pendidikan Islam.
Islam menjadi karakter integral bagi pribadi Mohammad Hatta, dengan corak keberislaman yang cenderung substantif dibandingkan legal-formal.
Penulisan artikel ini diarahkan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh dan keterkaitan keberislaman Mohammad Hatta dalam pemikiran dan pandangan pendidikan yang dicita-citakan.
Penelitian ini merupakan library research menggunakan sumber kepustakaan utama tulisan Mohammad Hatta dalam Kumpulan Karangan I dan Kumpulan Karangan IV.
Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Isi (content analysis).
Hasil kajian ini adalah: Pertama, keimanan merupakan pondasi utama dalam pelaksanaan pendidikan Islam.
Keimanan kepada Tuhan, sebagaimana tercermin dalam Sila Pertama Pancasila, digunakan sebagai landasan filosofis bagi pelaksanaan kehidupan baik dalam aspek pemerintahan, politik, ekonomi, sosial-budaya, dan pendidikan.
Kedua, ilmu bagi Hatta adalah instrumen utama yang diperlukan oleh manusia di dunia baik untuk beribadah kepada Tuhan, maupun dalam pengelolaan alam semesta bagi kemakmuran dan kesejahteraan.
Meskipun bagi Hatta ilmu dan agama memiliki wilayah kajian dan metode berbeda, keduanya tidak bisa dipisahkan.
Ketiga, pendidikan bagi Mohammad Hatta ditujukan, utamanya untuk membentuk dan menciptakan kehidupan masyarakat yang kokoh.
Meskipun demikian, masyarakat yang kuat dan kokoh dapat tegak jika ditopang oleh individu-individu yang beriman, bertakwa, cemerlang, pintar, cerdas dan kreatif.
Keywords: Pendidikan, Pemikiran, Mohammad Hatta, Islam.
Related Results
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...
Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia
Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia
Produk pemikiran hukum Islam di Indonesia terdiri dari produk pemikiran fikih, produk pemikiran fatwa ulama, produk pemikiran keputusan pengadilan (yurisprudensi), produk pemikiran...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemikiran Moh. Hatta sebagai Inspirasi Gerakan Sosial Gen Z di Era Digital
Pemikiran Moh. Hatta sebagai Inspirasi Gerakan Sosial Gen Z di Era Digital
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran Mohammad Hatta sebagai sumber inspirasi gerakan sosial Generasi Z di era digital. Studi ini berangkat dari fenomena ...
KONSEP PEMIKIRAN AMIRUL ULUM DALAM BUKUNYA KARTINI NYANTRI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM
KONSEP PEMIKIRAN AMIRUL ULUM DALAM BUKUNYA KARTINI NYANTRI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM
ABSTRACT: This study proposes the concept of Amirul Ulum's thought in his book Kartini Nyantri and its relevance in Islamic Education. Seeing the fact that Kartini is a woman warri...
PENDIDIKAN ISLAM TRANFSORMATIF PERSPEKTIF AZYUMARDI AZRA (PEMIKIRAN MODERNISASI DAN REKONSTRUKSI PENDIDIKAN ISLAM)
PENDIDIKAN ISLAM TRANFSORMATIF PERSPEKTIF AZYUMARDI AZRA (PEMIKIRAN MODERNISASI DAN REKONSTRUKSI PENDIDIKAN ISLAM)
Modernisasi Pendidikan Islam merupakan keniscayaan sejarah yang penuh dengan perubahan. Modernisasi pendidikan Islam merupakan refleksi dari respon positif para pembaharu muslim at...
PEMIKIRAN MUHAMMAD HATTA TENTANG EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA
PEMIKIRAN MUHAMMAD HATTA TENTANG EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA
This chapter focuses on Mohammad Hatta's thoughts on Sharia Economics embodied in the 1945 Constitution, namely articles 33 and 34. The method used in this study is library researc...
PEMIKIRAN MUHAMMAD NATSIR TENTANG PENDIDIKAN ISLAM DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER
PEMIKIRAN MUHAMMAD NATSIR TENTANG PENDIDIKAN ISLAM DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER
Tujuan dalam penelitian atau penulisan makalah ini adalah untuk mengetehaui dan menjelaskan tentang pemikiran Muhammad natsir tentang pendidikan Islam dan relevansinya terhadap pen...

