Javascript must be enabled to continue!
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PROFIL BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK PEMERINTAH KAMPUNG KUMA1 KECAMATAN TABUKAN TENGAH
View through CrossRef
Kampung Kuma 1 merupakan zona inti perekonomian masyarakat di Kecamatan Tabukan Tengah. Kampung ini memiliki wilayah administrasi seluas 268,59 ha, terdiri dari Lendongan 1 seluas 216, 73 ha, Lendongan 2 seluas 28,96 ha dan Lendongan 3 seluas 22,9 ha. Dalam penyelenggaraan pemerintahan, Kampung Kuma 1 telah memanfaatkan teknologi informasi berbasis website sebagai pusat informasi pembangunan meskipun sejauh ini belum optimal. Untuk mengoptimalkan sistem ini, peningkatkan sumberdaya manusia terutama perangkat desa di Kampung Kuma 1 sangat dibutuhkan khususnya pelatihan mengelolah konten website dalam bentuk video sebagai bagian dari promosi potensi wilayah. Pelatihan ini melibatkan beberapa tahapan pembuatan video mencakup pra produksi, produksi, post produksi dan screening. Tahapan-tahapan metode pelatihan ini memberikan pengalaman berharga bagi semua perangkat kampung yang secara langsung terlibat dalam proses pembuatan video profil potensi wilayah kampung Kuma 1. Pelatihan ini menghasilkan video profil potensi wilayah Kampung Kuma 1 yang dipublikasikan melalui laman website (kuma1.desa.id) sebagai media center pusat informasi pembangunan dan potensi wilayah Kampung Kuma 1 Kecamatan Tabukan Tengah.
Kuma 1 village acts as a center of economic activity in Tabukan Tengah sub-district. In total, this village covers an administration area of 268.59 ha, consisting of lendongan 1 with 216, 73 ha, lendongan 2 with 28.96 ha and lendongan 3 with 22.9 ha. Recently, this village has used website based information technology to support their local governmental activity although much remains to be studied to optimize the current system. One way to achieve this is through training human resources especially the local government officials on how to manage website content in the form of videos as part of promoting the village’s potential through the Internet. This training involved several steps including pre-production, production, post-production and screening, providing excellent opportunity for the local government officials to get involved in the making of the village’s profiling video. The training resulted in video profile of Kuma 1 natural potentials recently published on the website page (kuma1.desa.id) as a media center for the development of Kuma 1 village, Tabukan Tengah sub-district.
Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara
Title: PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PROFIL BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK PEMERINTAH KAMPUNG KUMA1 KECAMATAN TABUKAN TENGAH
Description:
Kampung Kuma 1 merupakan zona inti perekonomian masyarakat di Kecamatan Tabukan Tengah.
Kampung ini memiliki wilayah administrasi seluas 268,59 ha, terdiri dari Lendongan 1 seluas 216, 73 ha, Lendongan 2 seluas 28,96 ha dan Lendongan 3 seluas 22,9 ha.
Dalam penyelenggaraan pemerintahan, Kampung Kuma 1 telah memanfaatkan teknologi informasi berbasis website sebagai pusat informasi pembangunan meskipun sejauh ini belum optimal.
Untuk mengoptimalkan sistem ini, peningkatkan sumberdaya manusia terutama perangkat desa di Kampung Kuma 1 sangat dibutuhkan khususnya pelatihan mengelolah konten website dalam bentuk video sebagai bagian dari promosi potensi wilayah.
Pelatihan ini melibatkan beberapa tahapan pembuatan video mencakup pra produksi, produksi, post produksi dan screening.
Tahapan-tahapan metode pelatihan ini memberikan pengalaman berharga bagi semua perangkat kampung yang secara langsung terlibat dalam proses pembuatan video profil potensi wilayah kampung Kuma 1.
Pelatihan ini menghasilkan video profil potensi wilayah Kampung Kuma 1 yang dipublikasikan melalui laman website (kuma1.
desa.
id) sebagai media center pusat informasi pembangunan dan potensi wilayah Kampung Kuma 1 Kecamatan Tabukan Tengah.
Kuma 1 village acts as a center of economic activity in Tabukan Tengah sub-district.
In total, this village covers an administration area of 268.
59 ha, consisting of lendongan 1 with 216, 73 ha, lendongan 2 with 28.
96 ha and lendongan 3 with 22.
9 ha.
Recently, this village has used website based information technology to support their local governmental activity although much remains to be studied to optimize the current system.
One way to achieve this is through training human resources especially the local government officials on how to manage website content in the form of videos as part of promoting the village’s potential through the Internet.
This training involved several steps including pre-production, production, post-production and screening, providing excellent opportunity for the local government officials to get involved in the making of the village’s profiling video.
The training resulted in video profile of Kuma 1 natural potentials recently published on the website page (kuma1.
desa.
id) as a media center for the development of Kuma 1 village, Tabukan Tengah sub-district.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemberdayaan Potensi Kearifan Lokal Berbasis Digital melalui pembuatan profil Kampung Tematik Drum Bujana Kabupaten Tangerang
Pemberdayaan Potensi Kearifan Lokal Berbasis Digital melalui pembuatan profil Kampung Tematik Drum Bujana Kabupaten Tangerang
Pembuatan profil kampung tematik Drum Bujana dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Dosen dan mahasiswa Insan Pembagunan. Kegiatan dilakukan sela...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepatuhan implementasi UU No. 6 tahun 2014, dan pasal 100 PP No. 43 Tahun 2014 pada aparat kampung, menganalisis manfaat dana kampu...
Implementasi Multimedia Software Engineering Methodology Pada Pembuatan Perangkat Promosi Wisata
Implementasi Multimedia Software Engineering Methodology Pada Pembuatan Perangkat Promosi Wisata
Abstract—Artikel ini membahas tentang perbedaan antara multimedia interaktif dan non-interaktif. Multimedia non-interaktif ditampilkan dalam format linier dan pengguna tidak dapat ...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
Multimedia Representation
Multimedia Representation
In recent years, the rapid expansion of multimedia applications, partly due to the exponential growth of the Internet, has proliferated over the daily life of computer users (Yang ...
Fasilitasi Rencana Aksi Perintisan Wisata Kuliner Berbasis Urban Farming di Pinggir Kali Code, Yogyakarta
Fasilitasi Rencana Aksi Perintisan Wisata Kuliner Berbasis Urban Farming di Pinggir Kali Code, Yogyakarta
Pada tahun 2023, kegiatan pengabdian yang dilakukan di RT 13 dan RT 14 Kampung Surokarsan untuk mempersiapkan kampung tersebut menjadi kampung wisata kuliner. Kegiatan pengabdian t...

