Javascript must be enabled to continue!
Perubahan Histologi Lambung Tikus Putih Yang Diberikan Ragi Tape
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan histologi lambung tikus putih yang diberikan ragi tape. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 24 ekor tikus putih betina berumur 4-5 bulan, dengan berat 100-200 gram yang diberikan pakan pellet dengan penambahan ragi tape. Sampel yang diambil yaitu organ lambung bagian regio korpus. Tikus putih dikelompokkan menjadi 4 perlakuan dan 6 ulangan yaitu P0: kontrol; P1: pemberian ragi tape 100 mg/kg BB; P2: pemberian ragi tape 200 mg/kg BB; P3: pemberian ragi tape 300 mg/kg BB. Tikus putih dinekropsi pada hari ke-22 pada semua kelompok perlakuan. Organ lambung regio korpus diambil untuk pembuatan preparat dengan pewarnaan Hematoksilin Eosin. Variabel yang diamati yaitu hemoragi, radang dan nekrosis. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik non parametrik Kruskal-Wallis. Jika ada perbedaan nyata (P<0,05) dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil uji statistik Kruskal-Wallis pada semua kelompok perlakuan tidak ada perbedaan nyata (P>0,05) antara kelompok kontrol P0 dengan kelompok perlakuan P1, P2, dan P3 yang digunakan. Sehingga dapat disimpulkan penggunaan dosis 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB, 300 mg/kg BB tidak berpengaruh nyata terhadap kerusakan organ lambung yang ditimbulkan. Hal ini bisa disebabkan karena proses fermentasi pakan yang dicampur ragi dalam lambung tidak maksimal.
Universitas Udayana
Title: Perubahan Histologi Lambung Tikus Putih Yang Diberikan Ragi Tape
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan histologi lambung tikus putih yang diberikan ragi tape.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 24 ekor tikus putih betina berumur 4-5 bulan, dengan berat 100-200 gram yang diberikan pakan pellet dengan penambahan ragi tape.
Sampel yang diambil yaitu organ lambung bagian regio korpus.
Tikus putih dikelompokkan menjadi 4 perlakuan dan 6 ulangan yaitu P0: kontrol; P1: pemberian ragi tape 100 mg/kg BB; P2: pemberian ragi tape 200 mg/kg BB; P3: pemberian ragi tape 300 mg/kg BB.
Tikus putih dinekropsi pada hari ke-22 pada semua kelompok perlakuan.
Organ lambung regio korpus diambil untuk pembuatan preparat dengan pewarnaan Hematoksilin Eosin.
Variabel yang diamati yaitu hemoragi, radang dan nekrosis.
Data yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik non parametrik Kruskal-Wallis.
Jika ada perbedaan nyata (P<0,05) dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney.
Berdasarkan hasil uji statistik Kruskal-Wallis pada semua kelompok perlakuan tidak ada perbedaan nyata (P>0,05) antara kelompok kontrol P0 dengan kelompok perlakuan P1, P2, dan P3 yang digunakan.
Sehingga dapat disimpulkan penggunaan dosis 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB, 300 mg/kg BB tidak berpengaruh nyata terhadap kerusakan organ lambung yang ditimbulkan.
Hal ini bisa disebabkan karena proses fermentasi pakan yang dicampur ragi dalam lambung tidak maksimal.
Related Results
Analisis Proses Fermentasi Tape dengan Variasi Ragi: Ragi Tape (Aspergillus Oryzae), Ragi Roti (Saccharomyces Cerevisiae) dan Ragi Tempe (Rhizopus Oligosporus)
Analisis Proses Fermentasi Tape dengan Variasi Ragi: Ragi Tape (Aspergillus Oryzae), Ragi Roti (Saccharomyces Cerevisiae) dan Ragi Tempe (Rhizopus Oligosporus)
ABSTRAKTape adalah salah satu makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dan merupakan hasil fermentasi singkong atau beras ketan. Mutu tape yang baik dit...
Perubahan Histopatologi Ovarium pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Akibat Pemberian Ragi Tape
Perubahan Histopatologi Ovarium pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Akibat Pemberian Ragi Tape
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan gambaran histopatologi ovarium tikus putih akibat pemberian ragi tape dalam beberapa dosis dan lama pemberian. Sampel yang digun...
Kadar Glukosa Darah Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Ragi Tape
Kadar Glukosa Darah Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Ragi Tape
Populasi hewan kesayangan semakin meningkat seiring tingginya minat manusia memelihara hewan kesayangan sebagai sumber dukungan sosial. Metode untuk mengurangi populasi hewan kesay...
Aplikasi Mocaf (Modified cassava flour) menggunakan ragi tape dan ragi tempe pada pembuatan sourdough
Aplikasi Mocaf (Modified cassava flour) menggunakan ragi tape dan ragi tempe pada pembuatan sourdough
Abstrak. Mocaf (Modified cassava flour) adalah tepung yang diperoleh dari ubi kayu dengan proses fermentasi menggunakan mikroorganisme. Sourdough didefinisikan sebagai campuran te...
Mutu Organoleptik Tepung Telur Menggunakan Bagian Telur Itik dan Ragi yang Berbeda
Mutu Organoleptik Tepung Telur Menggunakan Bagian Telur Itik dan Ragi yang Berbeda
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu organoleptik pada bagian telur itik yang berbeda dan untuk mengetahui pengaruh mutu organoleptik pada penggunaan ragi yang berbe...
Perbedaan Hasil Jadi Donat dengan Menggunakan Ragi Instan dan Ragi Basah
Perbedaan Hasil Jadi Donat dengan Menggunakan Ragi Instan dan Ragi Basah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil jadi donat yang dibuat dengan menggunakan ragi instan dan ragi basah berdasarkan karakteristik fisik dan sensorisnya. Me...
Rancang Bangun Prototype Alat Pengusir Tikus Dengan Pemanfaatan Gelombang Ultrasonik Berbasis Internet Of Things
Rancang Bangun Prototype Alat Pengusir Tikus Dengan Pemanfaatan Gelombang Ultrasonik Berbasis Internet Of Things
Tikus merupakan hewan pengerat yang mendatangkan kerugian, baik di rumah maupun industri. Tikus yang berkeliaran di dalam rumah (Rattus rattus, Rattus tanezumi dan jenis lain) meru...
Kajian Intertekstual pada Lirik Lagu Iwan Fals “Tikus-Tikus Kantor” dan pada Lirik Lagu Slank “Gosip Jalanan”
Kajian Intertekstual pada Lirik Lagu Iwan Fals “Tikus-Tikus Kantor” dan pada Lirik Lagu Slank “Gosip Jalanan”
Song lyrics are a literary genre, because there are similarities between existing elements and elements possessed by poetry, so it can be said that song lyrics and poetry are the s...

