Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SUMBER DAYA INÉWAI LIYAN MANGGARAI DALAM PERSPEKTIF LIFEWORLD

View through CrossRef
Inéwai dalam esai ini adalah perempuan Manggarai di Flores Barat, Nusa Tenggara Timur. Liyan adalah pembatas yang menjelaskan fenomena sumber daya inéwai yang masih terbelenggu dalam realitas sosiokultural. Masalah inéwai liyan ditulis untuk mengeksplanasi nilai-nilai keberadaan inéwai dalam perspektif lifeworld dari waktu ke waktu. Data tulisan ini dikumpulkan dari sumbernya (dokumen cetak, pengetahuan penulis, dan narasumber) dengan menggunakan metode pengamatan dan wawancara. Data dieksplanasi dengan metode padan. Dari perspektif lifeworld itu terungkap nilai keberadaan inéwai Manggarai yang direpresentasikan dalam sosok liyan. Nilai keberadaan inéwai Manggarai diterangkan sebagai liyan yang tidak berdaya, yang buta aksara, yang kalah bersaing, yang pasif menunggu pinangan, yang menjadi korban kekerasan, yang cintanya tergadaikan atas nama adat, yang berperan minor (bawahan, hamba suami, ibu rumah tangga). Sebenarnya liyan  memiliki daya kecantikan dan keramahan serta kecakapan hidup, tetapi liyan  terbelenggu dalam realitas sosiokultural pada waktu lampau. Liyan harus belajar mengelola nilai diri untuk berdaya secara mandiri atau diberdayakan supaya bebas dari ketidakberdayaan menjadi reliyan sebagai sosok perempuan hebat masa depan.
Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus
Title: SUMBER DAYA INÉWAI LIYAN MANGGARAI DALAM PERSPEKTIF LIFEWORLD
Description:
Inéwai dalam esai ini adalah perempuan Manggarai di Flores Barat, Nusa Tenggara Timur.
Liyan adalah pembatas yang menjelaskan fenomena sumber daya inéwai yang masih terbelenggu dalam realitas sosiokultural.
Masalah inéwai liyan ditulis untuk mengeksplanasi nilai-nilai keberadaan inéwai dalam perspektif lifeworld dari waktu ke waktu.
Data tulisan ini dikumpulkan dari sumbernya (dokumen cetak, pengetahuan penulis, dan narasumber) dengan menggunakan metode pengamatan dan wawancara.
Data dieksplanasi dengan metode padan.
Dari perspektif lifeworld itu terungkap nilai keberadaan inéwai Manggarai yang direpresentasikan dalam sosok liyan.
Nilai keberadaan inéwai Manggarai diterangkan sebagai liyan yang tidak berdaya, yang buta aksara, yang kalah bersaing, yang pasif menunggu pinangan, yang menjadi korban kekerasan, yang cintanya tergadaikan atas nama adat, yang berperan minor (bawahan, hamba suami, ibu rumah tangga).
Sebenarnya liyan  memiliki daya kecantikan dan keramahan serta kecakapan hidup, tetapi liyan  terbelenggu dalam realitas sosiokultural pada waktu lampau.
Liyan harus belajar mengelola nilai diri untuk berdaya secara mandiri atau diberdayakan supaya bebas dari ketidakberdayaan menjadi reliyan sebagai sosok perempuan hebat masa depan.

Related Results

Catholics in Manggarai, Flores, Eastern Indonesia
Catholics in Manggarai, Flores, Eastern Indonesia
This dissertation is a socio-historical study of the Catholicism in Manggarai-Flores, Eastern Indonesia in 1912-2012. The main questions are 1) Why did the Manggaraians convert to ...
ANALISIS WALKABILITY PADA KAWASAN STASIUN MANGGARAI MENUJU HALTE TRANSJAKARTA MANGGARAI
ANALISIS WALKABILITY PADA KAWASAN STASIUN MANGGARAI MENUJU HALTE TRANSJAKARTA MANGGARAI
Walkability refers to the ease of walking in an area, considering factors like safety, comfort, and security due to the presence of interconnected pathways. In this study, an asses...
Penerapan Jurnalisme Advokasi di Kanal Youtube Asumsi
Penerapan Jurnalisme Advokasi di Kanal Youtube Asumsi
Abstract. One of the concepts of journalism that is developing today is advocacy journalism which becomes a force with an attitude to defend or something. Advocacy journalism is a ...
KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA SISTEM PERTANIAN LAHAN KERING DALAM KEBUDAYAAN MANGGARAI
KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA SISTEM PERTANIAN LAHAN KERING DALAM KEBUDAYAAN MANGGARAI
Penelitian ini mengkaji karakteristik dan dinamika sistem pertanian lahan kering dalam kebudayaan Manggarai, lambang identitas masyarakat Manggarai sebagai anggota kelompok etnik M...
Analisa Sistem Kelistrikan Gedung RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
Analisa Sistem Kelistrikan Gedung RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
  Kapasitas daya listrik  di Gedung Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad PLN ada tiga yaitu dengan ID No. 181101059392 dengan daya semu 1.730 kVA, daya aktif 1.384 kW, daya reakt...
PENGAMATAN KESESUAIAN TATA GUNA LAHAN DI SUB KAWASAN 2 MANGGARAI JAKARTA SELATAN
PENGAMATAN KESESUAIAN TATA GUNA LAHAN DI SUB KAWASAN 2 MANGGARAI JAKARTA SELATAN
Since it was still called Batavia, Jakarta has been the center of government. The strategic location of Jakarta with its port has for centuries made this city grow and develop cont...
NILAI-NILAI KEMANUSIAAN DALAM LAGU ‘AKU RETANG BAO’ DI MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR
NILAI-NILAI KEMANUSIAAN DALAM LAGU ‘AKU RETANG BAO’ DI MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tinjauan nilai-nilai etika nyanyian tradisi nenggo pada pertunjukan tari caci di Manggarai NTT. Penelitian ini merupakan penelitian kua...
Keunikan Ragam Bahasa Tarian Caci Manggarai
Keunikan Ragam Bahasa Tarian Caci Manggarai
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan keunikan suatu kebudayaan di Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya di Manggarai. Masyarakat Manggarai memiliki ciri khas bu...

Back to Top