Javascript must be enabled to continue!
Keunikan Ragam Bahasa Tarian Caci Manggarai
View through CrossRef
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan keunikan suatu kebudayaan di Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya di Manggarai. Masyarakat Manggarai memiliki ciri khas budaya yaitu tarian caci yang merupakan tarian adat asli Manggarai yang berkeunikan mulai dari gerak tari, properti, kostum hingga maknanya. Penelitian pada artikel ini menggunakan prosedur penelitian kualitatif sebagaimana kualitatif mengacu keteknik pengumpulan data berupa cerita, gambar, tulisan wawancara, cerita tanpa mengandung angka dan nilai yang bersifat matematik dan statistik.Tarian caci adalah tarian yang mempertunjukan uji ketangkasan dan keperkasaan antar laki laki dimana pada tarian ini harus berkebranian kuat dan berfisik kuat dalam arti mampu menahan gerakan tangkisan dari lawan tari.Caci dapat mengambarkan bahwa masyarakat Manggarai merupakan masyarakat yang berjiwa sosial tinggi dimana caci mempertunjukan sebagai rasa hormat terhadap sesama, alam serta sang pencipta semesta (Tuhan). Caci adalah tarian adat sebagai citra diri masyarakat manggarai yaitu Manggarai Tengah, Manggarai Barat dan Manggarai Timur dikatakan demikian karena tidak ada penelitian bahwa caci dimiliki oleh budaya lain melainkan caci hanya berada di tanah Manggarai. Kejantanan dan keberanian seorang laki laki dapat dilihat pada caci dengan sebagaimana apakah kuat menghadapi dalam uji ketangkasan caci. Gerakan uji ketangkasan caci bukan sekedar pukulaan biasa melainkan memukul dengan penuh kekuatan (Mberes) sambil melontarkan suara kejantanannya.
Title: Keunikan Ragam Bahasa Tarian Caci Manggarai
Description:
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan keunikan suatu kebudayaan di Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya di Manggarai.
Masyarakat Manggarai memiliki ciri khas budaya yaitu tarian caci yang merupakan tarian adat asli Manggarai yang berkeunikan mulai dari gerak tari, properti, kostum hingga maknanya.
Penelitian pada artikel ini menggunakan prosedur penelitian kualitatif sebagaimana kualitatif mengacu keteknik pengumpulan data berupa cerita, gambar, tulisan wawancara, cerita tanpa mengandung angka dan nilai yang bersifat matematik dan statistik.
Tarian caci adalah tarian yang mempertunjukan uji ketangkasan dan keperkasaan antar laki laki dimana pada tarian ini harus berkebranian kuat dan berfisik kuat dalam arti mampu menahan gerakan tangkisan dari lawan tari.
Caci dapat mengambarkan bahwa masyarakat Manggarai merupakan masyarakat yang berjiwa sosial tinggi dimana caci mempertunjukan sebagai rasa hormat terhadap sesama, alam serta sang pencipta semesta (Tuhan).
Caci adalah tarian adat sebagai citra diri masyarakat manggarai yaitu Manggarai Tengah, Manggarai Barat dan Manggarai Timur dikatakan demikian karena tidak ada penelitian bahwa caci dimiliki oleh budaya lain melainkan caci hanya berada di tanah Manggarai.
Kejantanan dan keberanian seorang laki laki dapat dilihat pada caci dengan sebagaimana apakah kuat menghadapi dalam uji ketangkasan caci.
Gerakan uji ketangkasan caci bukan sekedar pukulaan biasa melainkan memukul dengan penuh kekuatan (Mberes) sambil melontarkan suara kejantanannya.
Related Results
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
Tujuan penelitian ini mengkaji tentang analisis koreografi Tari Peumulia Jamee diciptaan Yulizar, seorang koreografer yang berasal dari Sanggar Cut Nyak Dhien Banda Aceh. Tari ini ...
Catholics in Manggarai, Flores, Eastern Indonesia
Catholics in Manggarai, Flores, Eastern Indonesia
This dissertation is a socio-historical study of the Catholicism in Manggarai-Flores, Eastern Indonesia in 1912-2012. The main questions are 1) Why did the Manggaraians convert to ...
ALIH GAYA BAHASA DALAM PERCAKAPAN ACARA BUKAN EMPAT MATA DI TRANS 7
ALIH GAYA BAHASA DALAM PERCAKAPAN ACARA BUKAN EMPAT MATA DI TRANS 7
Penelitian ini difokuskan pada fenomena alih gaya dan fungsi alih gayabahasa dalam percakapan acara Bukan Empat Mata di Trans7. Data yangdimaksud dalam penelitian ini, yaitu berupa...
Penerapan Jurnalisme Advokasi di Kanal Youtube Asumsi
Penerapan Jurnalisme Advokasi di Kanal Youtube Asumsi
Abstract. One of the concepts of journalism that is developing today is advocacy journalism which becomes a force with an attitude to defend or something. Advocacy journalism is a ...
ANALISIS WALKABILITY PADA KAWASAN STASIUN MANGGARAI MENUJU HALTE TRANSJAKARTA MANGGARAI
ANALISIS WALKABILITY PADA KAWASAN STASIUN MANGGARAI MENUJU HALTE TRANSJAKARTA MANGGARAI
Walkability refers to the ease of walking in an area, considering factors like safety, comfort, and security due to the presence of interconnected pathways. In this study, an asses...
RAGAM BAHASA MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DARING DI ITB STIKOM BALI
RAGAM BAHASA MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DARING DI ITB STIKOM BALI
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui ragam bahasa mahasiswa ITB STIKOM Bali ketika mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia secara daring. Pembelajaran daring merup...
KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA SISTEM PERTANIAN LAHAN KERING DALAM KEBUDAYAAN MANGGARAI
KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA SISTEM PERTANIAN LAHAN KERING DALAM KEBUDAYAAN MANGGARAI
Penelitian ini mengkaji karakteristik dan dinamika sistem pertanian lahan kering dalam kebudayaan Manggarai, lambang identitas masyarakat Manggarai sebagai anggota kelompok etnik M...
Klitik Klausa Pasif Bahasa Manggarai Dialek Barat Buha Aritonang
Klitik Klausa Pasif Bahasa Manggarai Dialek Barat Buha Aritonang
Clitics is one of the language systems retained in the Western dialect of Manggarai. The clitics in that language is a bound form that phonologically has no stress and its form can...

