Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Terapi Genggam Bola terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar
View through CrossRef
Stroke iskemik merupakan gangguan neurologi yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah ke otak yang mengakibatkan kurangnya asupan oksigen ke otak. Menurut World Stroke Organization tahun 2022, terdapat lebih dari 12,2 juta menderita stroke, umumnya 1 dari 4 orang yang berusia diatas 25 tahun menderita stroke seumur hidup. Sedangkan penderita stroke iskemik berdasarkan usia sebanyak lebih dari 7,6 juta setiap tahunnya. Sekitar 795.000 orang di Amerika Serikat menderita stroke baru atau berulang. Sekitar 610.000 orang mengalami penderita stroke untuk pertama kalinya sedangkan, 185.000 orang lainnya mengalami stroke berulang. Salah satu tanda dan gejala stroke iskemik adalah kelemahan pada seluruh atau sebagian anggota tubuh. Salah satu terapi non farmakologis pada pasien stroke iskemik yang mengalami kelemahan adalah terapi genggam bola. Desain penelitian deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 orang pasien dengan stroke iskemik yang mengalami kelemahan. Studi kasus dilakukan di Ruang Cendana Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke iskemik dengan melakukan terapi genggam bola selama 3 hari. Setelah diberikan terapi genggam bola selama 3 hari, didapatkan hasil yaitu terjadi peningkatan pada kekuatan otot ekstremitas atas pada Ny.H yaitu 2 meningkat menjadi 3, begitupun pada Ny.I terjadi peningkatan pada kekuatan otot ekstremitas atas yaitu 3 meningkat menjadi 4. Terapi genggam bola yang dilakukan pada pasien stroke iskemik efektif untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas. Dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam meningkatkan kekuatan otot pasien stroke iskemik.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Implementasi Terapi Genggam Bola terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar
Description:
Stroke iskemik merupakan gangguan neurologi yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah ke otak yang mengakibatkan kurangnya asupan oksigen ke otak.
Menurut World Stroke Organization tahun 2022, terdapat lebih dari 12,2 juta menderita stroke, umumnya 1 dari 4 orang yang berusia diatas 25 tahun menderita stroke seumur hidup.
Sedangkan penderita stroke iskemik berdasarkan usia sebanyak lebih dari 7,6 juta setiap tahunnya.
Sekitar 795.
000 orang di Amerika Serikat menderita stroke baru atau berulang.
Sekitar 610.
000 orang mengalami penderita stroke untuk pertama kalinya sedangkan, 185.
000 orang lainnya mengalami stroke berulang.
Salah satu tanda dan gejala stroke iskemik adalah kelemahan pada seluruh atau sebagian anggota tubuh.
Salah satu terapi non farmakologis pada pasien stroke iskemik yang mengalami kelemahan adalah terapi genggam bola.
Desain penelitian deskriptif melalui pendekatan studi kasus.
Sampel dalam penelitian ini adalah 2 orang pasien dengan stroke iskemik yang mengalami kelemahan.
Studi kasus dilakukan di Ruang Cendana Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar.
Hasil studi kasus menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke iskemik dengan melakukan terapi genggam bola selama 3 hari.
Setelah diberikan terapi genggam bola selama 3 hari, didapatkan hasil yaitu terjadi peningkatan pada kekuatan otot ekstremitas atas pada Ny.
H yaitu 2 meningkat menjadi 3, begitupun pada Ny.
I terjadi peningkatan pada kekuatan otot ekstremitas atas yaitu 3 meningkat menjadi 4.
Terapi genggam bola yang dilakukan pada pasien stroke iskemik efektif untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas.
Dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam meningkatkan kekuatan otot pasien stroke iskemik.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
EFEKTIFITAS LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) MENGGUNAKAN TERAPI GENGGAM BOLA KARET TERHADAP GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK
EFEKTIFITAS LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) MENGGUNAKAN TERAPI GENGGAM BOLA KARET TERHADAP GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK
ABSTRAK
Stroke adalah gangguan saraf pusat yang terjadi akibat terhentinya aliran darah ke otak, menyebabkan penurunan kekuatan otot, koordinasi gerak, dan kemampuan aktivitas se...
PERBEDAAN LAMA PENURUNAN NILAI PT DAN APTT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK YANG DIBERIKAN CLOPIDOGREL DI RUMAH SAKIT FATMAWATI TAHUN 2023
PERBEDAAN LAMA PENURUNAN NILAI PT DAN APTT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK YANG DIBERIKAN CLOPIDOGREL DI RUMAH SAKIT FATMAWATI TAHUN 2023
Stroke iskemik merupakan kondisi di mana terjadi gangguan atau kerusakan pada jaringan otak akibat terhambatnya aliran darah menuju otak, yang mengakibatkan sel-sel saraf dan sel-s...
Penerapan Latihan Rom Pasif Terhadap Tingkat Kekuatan Otot Ekstremitas pada Pasien Stroke Hemoragik : Studi Kasus
Penerapan Latihan Rom Pasif Terhadap Tingkat Kekuatan Otot Ekstremitas pada Pasien Stroke Hemoragik : Studi Kasus
Abstract. Stroke occurs when blood vessel in the brain is blocked, causing blood flow to the brain to be disrupted. Hemiparesis is one of the symptoms of stroke, which is paralysis...
Akupunktur sebagai Terapi Pendukung Rehabilitasi Stroke: Laporan Kasus Perbaikan Fungsi Motorik
Akupunktur sebagai Terapi Pendukung Rehabilitasi Stroke: Laporan Kasus Perbaikan Fungsi Motorik
Latar Belakang dan Tujuan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan pada usia lanjut yang ditandai dengan kelemahan anggota gerak dan penurunan kualitas hidup. Peneliti...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...
Pengaru Latihan Menggenggam Bola Karet Terhadap peningkatan skala kekuatan Otot Pada Pasien Post Stroke Di Puskesmas Labuapi
Pengaru Latihan Menggenggam Bola Karet Terhadap peningkatan skala kekuatan Otot Pada Pasien Post Stroke Di Puskesmas Labuapi
Stroke merupakan keadaan yang muncul karena adanya gangguan peredaran darah di otak yang mengakibatkan terjadinya kematian jaringan otak sehingga menyebabkan seseorang menderita ke...
PENGARUH KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KETEPATAN SMASH BOLA VOLI
PENGARUH KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KETEPATAN SMASH BOLA VOLI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kekuatan otot tungkai, kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan terhadap ketepatan smash bola voli. Teknik analisis data y...

