Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Relaksasi Nafas Dalam untuk Menurunkan Intensitas Nyeri pada Pasien Apendiksitis di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar
View through CrossRef
Apendiksitis adalah peradangan pada apendiks vermiformis dan merupakan penyebab nyeri abdomen akut yang paling sering. Penyakit appendiksitis dapat menimbulkan nyeri karena terjadi infeksi pada apendiks. Rasa nyeri dapat di minimalisir dengan dilakukan teknik non farmakologis dengan penerapan teknik relaksasi nafas dalam untuk menurunkan nyeri pada pasien appendiksitis. Desain penelitian deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Sampel dalam penelitian sebanyak 2 responden yaitu pasien dengan gangguan sistem pencernaan pada penyakit appendiksitis yang dirawat Dirumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Hasil studi kasus tentang asuhan keperawatan dengan penerapan teknik relaksasi nafas dalam pada kedua pasien dengan gangguan sistem pencernaan pada penyakit appendiksitis dalam menurunkan intensitas nyeri menunjukkan teknik relaksasi nafas dalam dapat menurunkan nyeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik relaksasi nafas dalam efektif dalam menurunkan nyeri. Disarankan kepada pasien dengan gangguan sistem pencernaan pada penyakit appendiksitis agar dapat menerapkan teknik relaksasi nafas dalam secara bertahap sehingga hasil yang diharapkan tercapai dengan menurunnya intesitas nyeri.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Implementasi Relaksasi Nafas Dalam untuk Menurunkan Intensitas Nyeri pada Pasien Apendiksitis di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar
Description:
Apendiksitis adalah peradangan pada apendiks vermiformis dan merupakan penyebab nyeri abdomen akut yang paling sering.
Penyakit appendiksitis dapat menimbulkan nyeri karena terjadi infeksi pada apendiks.
Rasa nyeri dapat di minimalisir dengan dilakukan teknik non farmakologis dengan penerapan teknik relaksasi nafas dalam untuk menurunkan nyeri pada pasien appendiksitis.
Desain penelitian deskriptif melalui pendekatan studi kasus.
Sampel dalam penelitian sebanyak 2 responden yaitu pasien dengan gangguan sistem pencernaan pada penyakit appendiksitis yang dirawat Dirumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar.
Hasil studi kasus tentang asuhan keperawatan dengan penerapan teknik relaksasi nafas dalam pada kedua pasien dengan gangguan sistem pencernaan pada penyakit appendiksitis dalam menurunkan intensitas nyeri menunjukkan teknik relaksasi nafas dalam dapat menurunkan nyeri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik relaksasi nafas dalam efektif dalam menurunkan nyeri.
Disarankan kepada pasien dengan gangguan sistem pencernaan pada penyakit appendiksitis agar dapat menerapkan teknik relaksasi nafas dalam secara bertahap sehingga hasil yang diharapkan tercapai dengan menurunnya intesitas nyeri.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Gastritis Dengan Masalah Nyeri Akut Di Rumah Sakit Bhayangkara M. Hasan Palembang Tahun 2022
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Gastritis Dengan Masalah Nyeri Akut Di Rumah Sakit Bhayangkara M. Hasan Palembang Tahun 2022
Latar Belakang: Kasus kejadian gastritis yang terjadi di Kota Palembang pada tahun 2016 sebanyak 12.019 kasus. Angka tersebut mengalami penurunan di tahun 2017 sebanyak 10.823 kasu...
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Teknik Relaksasi Nafas dalam Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Teknik Relaksasi Nafas dalam Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan
Persalinana adalah proses membuka dan menipisnya serta turunnya janin ke jalan lahir. Nyeri saat proses persalinan dapat menimbulkan ketakutan, yang dapat mengakibatkan rasa tegang...
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam dan Batuk Efektif untuk Kepatenan Jalan Nafas pada Pasien Tuberculosis Paru Dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam dan Batuk Efektif untuk Kepatenan Jalan Nafas pada Pasien Tuberculosis Paru Dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi
Pada tahun 2019, sekitaran 10 juta jiwa orang terjatuh sakit dengan tuberkulosis paru (TB Paru) di seluruh dunia. 5,6 juta pria, 3,2 juta wanita dan 1,2 juta anak-anak. Meskipun da...
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP SKALA NYERI
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP SKALA NYERI
Pembedahan merupakan suatu trauma yang menimbulkan keluhan nyeri pada penderitanya. Hampir semua pasien pasca bedah mayor mengeluh nyeri dan tidak tahu bagaimana cara untuk mengura...
IMPLEMENTASI KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI APENDISITIS DENGAN MASALAH NYERI AKUT
IMPLEMENTASI KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI APENDISITIS DENGAN MASALAH NYERI AKUT
Latar Belakang: Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks (Umbai cacing). Salah satu penatalaksanaan apendisitis adalah dengan pembedahan apendiktomi. Keluhan yang sering timb...
Tugas Metodologi Penelitian Analisis Jurnal
Tugas Metodologi Penelitian Analisis Jurnal
ABSTRAKLatar Belakang : Congestive Heart Failure atau Gagal Jantung yaitu ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk melakukan metabolisme memenuhi ke...

