Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Komunikasi Dialogis Respons Institusi Jaminan Kesehatan Terhadap Keluhan Pengguna di Instagram

View through CrossRef
ABSTRACT Introduction: Social media has become the primary channel for public complaints regarding healthcare services; however, there is still a lack of adequate instruments to distinguish between institutional responses that appear dialogic and those that are genuinely dialogic, particularly in the context of Indonesian-language Instagram. Objective: This study analyzes the quality of dialogic communication in BPJS Kesehatan responses to user complaints on Instagram, identifying dominant response patterns and the systemic factors that shape them. Methods: This study employs a qualitative approach with an intrinsic case study design in Batam City. Data were collected through in-depth interviews with eight informants (public relations staff and active users) and analyzed using reflexive thematic analysis and deductive typological coding based on four ethical criteria. Results: The findings show that monologic, pseudo-dialogic, and authentic dialogic patterns coexist, with pseudo-dialogic responses (responses that appear empathetic but do not resolve the core issue) being the most dominant. Conclusion: Dialogic quality is contextual and fluctuating, shaped by internal capacity constraints and structural limitations of the platform, indicating the need to reposition performance metrics of public digital communication from mere popularity toward the fulfillment of substantive ethical criteria. ABSTRAK   Pendahuluan: Media sosial kini menjadi kanal utama keluhan publik terhadap layanan kesehatan, namun belum tersedia instrumen yang memadai untuk membedakan respons institusi yang terlihat dialogis dari yang benar-benar dialogis, khususnya pada konteks Instagram berbahasa Indonesia. Tujuan: Penelitian ini menganalisis kualitas komunikasi dialogis respons BPJS Kesehatan terhadap keluhan pengguna di Instagram, mengidentifikasi pola respons dominan, dan faktor sistemis pembentuknya. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik di Kota Batam, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan (tim humas dan pengguna aktif) dan dianalisis melalui reflexive thematic analysis serta pengkodean tipologis deduktif berbasis empat kriteria etis. Hasil penelitian: Hasil menunjukkan pola monologis, dialogis semu, dan dialogis autentik hadir bersamaan, dengan dialogis semu (respons yang tampak empatik namun tidak menyelesaikan substansi masalah) paling dominan. Kesimpulan: Kualitas dialogis bersifat kontekstual dan fluktuatif, ditentukan oleh hambatan kapasitas internal dan struktural platform, sehingga perlu reposisi metrik keberhasilan komunikasi digital institusi publik dari sekadar popularitas menuju pemenuhan kriteria etis substantif.
Title: Komunikasi Dialogis Respons Institusi Jaminan Kesehatan Terhadap Keluhan Pengguna di Instagram
Description:
ABSTRACT Introduction: Social media has become the primary channel for public complaints regarding healthcare services; however, there is still a lack of adequate instruments to distinguish between institutional responses that appear dialogic and those that are genuinely dialogic, particularly in the context of Indonesian-language Instagram.
Objective: This study analyzes the quality of dialogic communication in BPJS Kesehatan responses to user complaints on Instagram, identifying dominant response patterns and the systemic factors that shape them.
Methods: This study employs a qualitative approach with an intrinsic case study design in Batam City.
Data were collected through in-depth interviews with eight informants (public relations staff and active users) and analyzed using reflexive thematic analysis and deductive typological coding based on four ethical criteria.
Results: The findings show that monologic, pseudo-dialogic, and authentic dialogic patterns coexist, with pseudo-dialogic responses (responses that appear empathetic but do not resolve the core issue) being the most dominant.
Conclusion: Dialogic quality is contextual and fluctuating, shaped by internal capacity constraints and structural limitations of the platform, indicating the need to reposition performance metrics of public digital communication from mere popularity toward the fulfillment of substantive ethical criteria.
ABSTRAK   Pendahuluan: Media sosial kini menjadi kanal utama keluhan publik terhadap layanan kesehatan, namun belum tersedia instrumen yang memadai untuk membedakan respons institusi yang terlihat dialogis dari yang benar-benar dialogis, khususnya pada konteks Instagram berbahasa Indonesia.
Tujuan: Penelitian ini menganalisis kualitas komunikasi dialogis respons BPJS Kesehatan terhadap keluhan pengguna di Instagram, mengidentifikasi pola respons dominan, dan faktor sistemis pembentuknya.
Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik di Kota Batam, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan (tim humas dan pengguna aktif) dan dianalisis melalui reflexive thematic analysis serta pengkodean tipologis deduktif berbasis empat kriteria etis.
Hasil penelitian: Hasil menunjukkan pola monologis, dialogis semu, dan dialogis autentik hadir bersamaan, dengan dialogis semu (respons yang tampak empatik namun tidak menyelesaikan substansi masalah) paling dominan.
Kesimpulan: Kualitas dialogis bersifat kontekstual dan fluktuatif, ditentukan oleh hambatan kapasitas internal dan struktural platform, sehingga perlu reposisi metrik keberhasilan komunikasi digital institusi publik dari sekadar popularitas menuju pemenuhan kriteria etis substantif.

Related Results

Ketergantungan Media Sosial dan Efeknya pada Perilaku Masyarakat terhadap Iklandi Instagram
Ketergantungan Media Sosial dan Efeknya pada Perilaku Masyarakat terhadap Iklandi Instagram
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi efek kebiasaan dan persepsi kemudahan penggunaan pada ketergantungan psikologis pada Instagram dan untuk mengeksplorasi ...
Analisis Respons Gojek Terhadap Keluhan Pengguna Di Media Sosial X (Studi Kasus Pada Layanan Transportasi Online)
Analisis Respons Gojek Terhadap Keluhan Pengguna Di Media Sosial X (Studi Kasus Pada Layanan Transportasi Online)
Penelitian ini menganalisis respons Gojek terhadap keluhan pengguna di media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) dengan fokus pada layanan transportasi online. Tujuan pen...
PERLINDUNGAN HAK JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA BAGI PIHAK YANG TIDAK MENYELENGGARAKAN JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA
PERLINDUNGAN HAK JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA BAGI PIHAK YANG TIDAK MENYELENGGARAKAN JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlindungan hak jaminan sosial tenaga kerja dan penerapan sanksi bagi para pihak yang tidak menyelenggarakan jaminan s...
Strategi Penyampaian Pesan Dakwah Melalui Konten Visual di Instagram
Strategi Penyampaian Pesan Dakwah Melalui Konten Visual di Instagram
Abstract. Social media is now an important platform in disseminating information, especially da'wah. Instagram as one of the social media that is now almost used by all groups, has...
Implementasi Komunikasi Digital untuk Meningkatkan Online Engangement Instagram @Temanbakat
Implementasi Komunikasi Digital untuk Meningkatkan Online Engangement Instagram @Temanbakat
Abstract. PT.Care Indonesia Solusi, known as Friends of Talent, is a company that is focused and engaged in services and business. Friends of Talent has an Instagram account to adv...
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Puffy_Id sebagai Sarana Promosi
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Puffy_Id sebagai Sarana Promosi
Abstract. Social media is one of the platforms that are often used in marketing products. Social media is used to facilitate communication and buying and selling transactions betwe...
Analisis Kesalahan Pengguna pada Aplikasi Web: Pemahaman dan Respons Pengguna dalam Konteks Penggunaan Sehari-hari
Analisis Kesalahan Pengguna pada Aplikasi Web: Pemahaman dan Respons Pengguna dalam Konteks Penggunaan Sehari-hari
AbstrakJurnal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai kesalahan pengguna yang umum terjadi pada aplikasi web, dengan fokus pada pemahaman pengguna terhadap kesal...
Perbaikan Sistem Kerja Melalui Analisis Ergonomi
Perbaikan Sistem Kerja Melalui Analisis Ergonomi
Pekerja kelelahan dan keluhan akibat pengangkatan pompa yang manual. Penelitian bertujuan menganalisis keluhan musculoskeletal dan memberikan solusi rancangan yang ergonomis. Metod...

Back to Top