Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ma’u, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ma’u. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek  penelitian yaitu peserta didik kelas VIII dengan jumlahnya sebanyak 52 orang. Instrumen penelitian, yaitu: (1) Lembar observasi pembelajaran, (2) Lembar angket kesulitan belajar, (3) Lembar panduan wawancara. Hasil penelitian: (1) Sesuai hasil angket kesulitan belajar diketahui pada Indikator 1 “proses pembelajaran” persentasenya 76,77%. Indikator 2 “motivasi minat belajar” persentasenya 78,69%, Indikator 3 “memahami konsep baru” persentasenya 69,62%. Indikator 4 “metode pembelajaran” persentasenya 72,69%. (2) Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar yaitu: faktor perhatian, motivasi, minat belajar, metode mengajar guru, ketersediaan sarana dan prasarana. (3) Kesulitan belajar peserta didik yang paling tinggi yaitu faktor kesulitan mengikuti pembelajaran P5 dengan persentase 89,23%, faktor tidak bersemangat belajar dengan persentase 89,62%, dan kurang termotivasi untuk belajar dengan persentase 84,62%. (4) Kesulitan belajar peserta didik dipengaruhi oleh faktor eksternal berasal dari lingkungan, keluarga, sekolah. Sedangkan faktor internal berasal dari diri peserta didik seperti minat, motivasi, kemampuan belajar
Title: ANALISIS KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA
Description:
Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ma’u, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ma’u.
 Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
 Subjek  penelitian yaitu peserta didik kelas VIII dengan jumlahnya sebanyak 52 orang.
Instrumen penelitian, yaitu: (1) Lembar observasi pembelajaran, (2) Lembar angket kesulitan belajar, (3) Lembar panduan wawancara.
Hasil penelitian: (1) Sesuai hasil angket kesulitan belajar diketahui pada Indikator 1 “proses pembelajaran” persentasenya 76,77%.
Indikator 2 “motivasi minat belajar” persentasenya 78,69%, Indikator 3 “memahami konsep baru” persentasenya 69,62%.
Indikator 4 “metode pembelajaran” persentasenya 72,69%.
 (2) Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar yaitu: faktor perhatian, motivasi, minat belajar, metode mengajar guru, ketersediaan sarana dan prasarana.
(3) Kesulitan belajar peserta didik yang paling tinggi yaitu faktor kesulitan mengikuti pembelajaran P5 dengan persentase 89,23%, faktor tidak bersemangat belajar dengan persentase 89,62%, dan kurang termotivasi untuk belajar dengan persentase 84,62%.
 (4) Kesulitan belajar peserta didik dipengaruhi oleh faktor eksternal berasal dari lingkungan, keluarga, sekolah.
Sedangkan faktor internal berasal dari diri peserta didik seperti minat, motivasi, kemampuan belajar.

Related Results

Analisis Kurikulum Merdeka Dalam Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Analisis Kurikulum Merdeka Dalam Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Analisis Belajar Mandiri Kurikulum Merdeka Untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Jenjang satuan pendidikan termasuk PAUD sudah mulai mencerminkan kebebeasan kurikulum merdeka.. Kurikulu...
ANALISIS KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH
ANALISIS KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Studi ini membahas tentang perbedaan antara kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan yang terjadi pada k...
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Sd Negeri Tingkir Lor 2 Kota Salatiga
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Sd Negeri Tingkir Lor 2 Kota Salatiga
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui komunikasi implementasi Kurikulum merdeka,  (2) untuk mengetahui sumber daya implementasi Kurikulum merdeka, (3) untuk mengetahui disp...
Komparasi Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Garut
Komparasi Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Garut
Pendidikan dasar di Indonesia telah mengalami berbagai perkembangan kurikulum. Saat ini, Kurikulum 2013 tengah menjadi kurikulum utama yang diterapkan di sekolah-sekolah. Namun, ad...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...
Problematika Wali Kelas dalam Penerapan Kurikulum Merdeka
Problematika Wali Kelas dalam Penerapan Kurikulum Merdeka
Pendidikan merupakan fondasi utama untuk membangun masa depan bangsa. Pemerintah Indonesia telah menerapkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian dari transformasi menuju masyarakat 5.0...
EVALUASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
EVALUASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
Kurikulum merupakan “ruh” Pendidikan yang harus dievaluasi secara inovatif, dinamis, dan berkala sesuai dengan berkembangan zaman dan IPTEKS, kompetensi yang diperlukan masyarakat ...
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Pembelajaran PJOK di SDN Sidareja 01
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Pembelajaran PJOK di SDN Sidareja 01
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan penerapan Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran PJOK di SDN Sidareja 01. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif des...

Back to Top