Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANJAR NEGARA DAN KABUPATEN AGAM TAHUN 2020

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Banjar Negara dan Kabupaten Agam untuk tahun anggaran 2020. Kabupaten Banjar Negara dan Kabupaten Agam dipilih sebagai objek karena memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda, sehingga analisis dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang pengelolaan keuangan daerah. Pendekatan analisis meliputi rasio keuangan seperti kemandirian keuangan, efektivitas pendapatan asli daerah (PAD), dan keserasian anggaran untuk mengevaluasi tingkat kemandirian, efektivitas, dan strategi alokasi anggaran kedua kabupaten. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Laporan Realisasi Anggaran yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kabupaten memiliki tingkat kemandirian keuangan yang baik dengan rasio di bawah 20%, menandakan ketergantungan yang rendah terhadap sumber dana eksternal. Keduanya juga mencatatkan rasio efektivitas PAD di atas 90%, menunjukkan bahwa pemanfaatan potensi PAD telah dilakukan secara optimal. Namun demikian, Kabupaten Agam menunjukkan alokasi anggaran yang lebih seimbang antara belanja rutin dan belanja modal dibandingkan Kabupaten Banjar Negara. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan strategi alokasi anggaran guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di masa mendatang. Kata Kunci: Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, Kemandirian Keuangan, Efektivitas Pendapatan Asli Daerah, Keserasian Anggaran
Title: ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANJAR NEGARA DAN KABUPATEN AGAM TAHUN 2020
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Banjar Negara dan Kabupaten Agam untuk tahun anggaran 2020.
Kabupaten Banjar Negara dan Kabupaten Agam dipilih sebagai objek karena memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda, sehingga analisis dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang pengelolaan keuangan daerah.
Pendekatan analisis meliputi rasio keuangan seperti kemandirian keuangan, efektivitas pendapatan asli daerah (PAD), dan keserasian anggaran untuk mengevaluasi tingkat kemandirian, efektivitas, dan strategi alokasi anggaran kedua kabupaten.
Data yang digunakan adalah data sekunder dari Laporan Realisasi Anggaran yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kabupaten memiliki tingkat kemandirian keuangan yang baik dengan rasio di bawah 20%, menandakan ketergantungan yang rendah terhadap sumber dana eksternal.
Keduanya juga mencatatkan rasio efektivitas PAD di atas 90%, menunjukkan bahwa pemanfaatan potensi PAD telah dilakukan secara optimal.
Namun demikian, Kabupaten Agam menunjukkan alokasi anggaran yang lebih seimbang antara belanja rutin dan belanja modal dibandingkan Kabupaten Banjar Negara.
Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan strategi alokasi anggaran guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di masa mendatang.
Kata Kunci: Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, Kemandirian Keuangan, Efektivitas Pendapatan Asli Daerah, Keserasian Anggaran.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
Banjar Bualu didirikan sekitar tahun 1905 dan merupakan banjar pertama yang dibentuk di kawasan Desa Adat Bualu. Terdapat 8 banjar yang ada di wilayah Desa Adat Bualu, nama-nama Ba...
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) kabupaten Subang merupakan badan pemerintah yang bergerak dibidang pengelolaan keuangan pemerintahan daerah kabupaten Subang. Laporan keuan...
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA AGROINDUSTRI TEMPE
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA AGROINDUSTRI TEMPE
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Kelayakan Finansial Agroindustri Tempe yang dijalankan oleh seorang Perajin Tempe di Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar Kota...

Back to Top