Javascript must be enabled to continue!
Kontekstualisasi Pemikiran Filsafat Pendidikan Imam Al-Ghazali dan Muhammad Abduh
View through CrossRef
Dewasa ini, dunia pendidikan di Indonesia mengalami anomali, dalam artian secara data menunjukkan adanya peningkatan warga negara yang terdidik, namun diikuti juga dengan peningkatan perilaku immoral yang tidak mencerminkan perilaku orang yang terdidik. Penelitian ini mencoba mengambil kembali pemikiran pendidikan dari dua tokoh intelektual Muslim yaitu imam al-Ghazali dan Muhammad Abduh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pemikiran antara imam al-Ghazali dan Muhammad Abduh. Imam al-Ghazali menginginkan pendidikan tidak terlalu mengedepankan akal hingga melupakan tatanan dasar dalam agama. Sementara Muhammad Abduh, menginginkan pendidikan yang progresif, yang dinamis, dan berkemajuan. Dua corak pemikiran ini dapat dikontekstualisasika berdasarkan kecenderungan pendidikan yang ada saat ini. Untuk pemikiran imam al-Ghazali bisa diterapkan di lembaga pendidikan yang lebih umum, guna memastikan peserta didik tidak tercerabut dari nilai-nilai ketuhanan. Sementara Muhammad Abduh, dengan reformasi pendidikannya bisa diimplementasikan di lembaga-lembaga pendidikan yang kurang berkembang
Kata Kunci: Kontekstualisasi Pendidikan; Imam al-Ghazali; Muhammad Abduh; Filsafat Pendidikan
Title: Kontekstualisasi Pemikiran Filsafat Pendidikan Imam Al-Ghazali dan Muhammad Abduh
Description:
Dewasa ini, dunia pendidikan di Indonesia mengalami anomali, dalam artian secara data menunjukkan adanya peningkatan warga negara yang terdidik, namun diikuti juga dengan peningkatan perilaku immoral yang tidak mencerminkan perilaku orang yang terdidik.
Penelitian ini mencoba mengambil kembali pemikiran pendidikan dari dua tokoh intelektual Muslim yaitu imam al-Ghazali dan Muhammad Abduh.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pemikiran antara imam al-Ghazali dan Muhammad Abduh.
Imam al-Ghazali menginginkan pendidikan tidak terlalu mengedepankan akal hingga melupakan tatanan dasar dalam agama.
Sementara Muhammad Abduh, menginginkan pendidikan yang progresif, yang dinamis, dan berkemajuan.
Dua corak pemikiran ini dapat dikontekstualisasika berdasarkan kecenderungan pendidikan yang ada saat ini.
Untuk pemikiran imam al-Ghazali bisa diterapkan di lembaga pendidikan yang lebih umum, guna memastikan peserta didik tidak tercerabut dari nilai-nilai ketuhanan.
Sementara Muhammad Abduh, dengan reformasi pendidikannya bisa diimplementasikan di lembaga-lembaga pendidikan yang kurang berkembang
Kata Kunci: Kontekstualisasi Pendidikan; Imam al-Ghazali; Muhammad Abduh; Filsafat Pendidikan
.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Imam Al-Ghazali dan Pemikirannya
Imam Al-Ghazali dan Pemikirannya
Imam Al-Ghazali memberikan pengaruh yang cukup besar dalam perjalanan sejarah umat Islam, khususnya ketika beliau tidak sependapat dengan pandangan kaum filosof yang menyatakan bah...
Pemikiran Al-Ghazali Tentang Filsafat Pendidikan Islam Dan Pembentukan Karakter : Relevansinya Untuk Masyarakat
Pemikiran Al-Ghazali Tentang Filsafat Pendidikan Islam Dan Pembentukan Karakter : Relevansinya Untuk Masyarakat
Abstract
Al-Ghazali's thoughts on the philosophy of Islamic education and character building have deep significance and are relevant in the context of society. This article disc...
Ta’wil Al-Qur’an Imam Al-Ghazali: Telaah Metodologis atas Kitab Tafsir al-Imam al-Ghazali Karya Muhammad al-Rihani
Ta’wil Al-Qur’an Imam Al-Ghazali: Telaah Metodologis atas Kitab Tafsir al-Imam al-Ghazali Karya Muhammad al-Rihani
The figure of the author of the book Ihya' 'Ulum al-Din, Imam Al-Ghazali, in the field of interpretation is not yet widely known by the public, even though he has made quite a larg...
Paradigma Pendidikan Karakter Menurut Pemikiran Imam Al-Ghazali dalam Kitab Bidāyatul Hidāyah
Paradigma Pendidikan Karakter Menurut Pemikiran Imam Al-Ghazali dalam Kitab Bidāyatul Hidāyah
Education as a forum for the development of human potential has a noble goal, namely to form a generation with character and decorated with noble morals. The current condition is a...
İmam Hatip Lisesi Öğrencilerinin İmam Hatip Lisesi, Meslek Dersi Öğretmeni ve İdarecilerine İlişkin Metaforik Algıları
İmam Hatip Lisesi Öğrencilerinin İmam Hatip Lisesi, Meslek Dersi Öğretmeni ve İdarecilerine İlişkin Metaforik Algıları
Bu çalışmanın amacı, İmam Hatip Lisesi öğrencilerinin İmam Hatip
Lisesi, İmam Hatip Lisesi meslek dersi öğretmeni ve İmam Hatip
Lisesi idaresine ilişkin algılarını metaforlar yoluy...
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
Filsafat adalah usaha manusia yang mempelajari hakikat melalui akal budi manusia dengan menggunakan akal budi untuk memahami dan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan tra...
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Filsafat Ilmu merupakan salah satu cabang khusus dari Filsafat yang memiliki kedudukan dan posisi yang strategis dalam membangun paradigma ilmu di Indonesia. Penelitian ini akan me...

