Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Bioadsorben Limbah Ikan dengan Aktivator Kalsium Hidroksida (Ca(OH)2)

View through CrossRef
This research aims to conduct an initial analysis of the characteristics of bioadsorbent from fish waste which will be used as a pollutant adsorption. Fish waste was obtained from Tempat Pelelangan Ikan (TPI) in Cilacap district, Central Java. The fish waste obtained is dried by drying with solar thermal for 2 – 3 days. The carbonization process of fish waste is carried out by pyrolysis at a temperature of 550 oC for 4 hours until fish waste charcoal is produced. Charcoal is ground to 100 mesh size. The charcoal was then weighed 50 g and activated with 1 L of 5% Ca(OH)2 at a temperature of 70 oC with stirring at 350 rpm for 2 hours; 4 hours; and 6 hours. Analysis of characteristic bioadsorbent refers to SNI 06-3730-1995. Bioadsorbent from fish waste activated at an activation time of 6 hours has the best characteristics in terms of water content and ash content of 2,75% and 20,2% respectively, while the best characteristics in terms of volatile matter content and iodine absorption capacity are found in bioadsorbent without activation of 44,33% and 1.250,46 mg/g respectively.
Title: Karakteristik Bioadsorben Limbah Ikan dengan Aktivator Kalsium Hidroksida (Ca(OH)2)
Description:
This research aims to conduct an initial analysis of the characteristics of bioadsorbent from fish waste which will be used as a pollutant adsorption.
Fish waste was obtained from Tempat Pelelangan Ikan (TPI) in Cilacap district, Central Java.
The fish waste obtained is dried by drying with solar thermal for 2 – 3 days.
The carbonization process of fish waste is carried out by pyrolysis at a temperature of 550 oC for 4 hours until fish waste charcoal is produced.
Charcoal is ground to 100 mesh size.
The charcoal was then weighed 50 g and activated with 1 L of 5% Ca(OH)2 at a temperature of 70 oC with stirring at 350 rpm for 2 hours; 4 hours; and 6 hours.
Analysis of characteristic bioadsorbent refers to SNI 06-3730-1995.
Bioadsorbent from fish waste activated at an activation time of 6 hours has the best characteristics in terms of water content and ash content of 2,75% and 20,2% respectively, while the best characteristics in terms of volatile matter content and iodine absorption capacity are found in bioadsorbent without activation of 44,33% and 1.
250,46 mg/g respectively.

Related Results

Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Di Kota Sorong Sebagai Bahan Pembuatan Tepung Ikan
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Di Kota Sorong Sebagai Bahan Pembuatan Tepung Ikan
Kegiatan pelelangan ikan di TPI Jembatan Puri atau PPI Klaligi berlangsung setiap hari demikian juga dengan limbah hasil pelelangan ikan sebagai hasil sampingan terbuang ke daerah ...
Pengaruh Penambahan Tepung Tulang Ikan Nila (Oreochromis sp.) terhadap Karakteristik Sempol Ikan
Pengaruh Penambahan Tepung Tulang Ikan Nila (Oreochromis sp.) terhadap Karakteristik Sempol Ikan
Industri pengolahan fillet ikan nila beku di Indonesia saat ini sedang berkembang, yang menghasilkan tulang ikan sebagai limbah pengolahan. Limbah tulang ikan dapat dimanfaatkan me...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Kota Sorong Sebagai Bahan Baku Pangan Ikan
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Kota Sorong Sebagai Bahan Baku Pangan Ikan
Kegiatan pelelangan ikan di TPI Jembatan Puri berlangsung setiap hari demikian juga dengan limbah hasil pelelangan ikan sebagai hasil sampingan terbuang ke daerah sekitar TPI. Pene...
Pemanfaatan Tulang Ikan Patin sebagai Tepung Tinggi Kalsium di Kampung Patin, Kabupaten Kampar
Pemanfaatan Tulang Ikan Patin sebagai Tepung Tinggi Kalsium di Kampung Patin, Kabupaten Kampar
Ikan patin merupakan salah satu ikan yang banyak dikembangkan karena tingginya permintaan baik dari pasar domestik maupun internasional. Kabupaten Kampar Provinsi Riau merupakan sa...
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...

Back to Top