Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kerusakan Lamun (Seagrass) dan Rumusan Konservasinya di Tanjung Luar Lombok Timur

View through CrossRef
Abstraks Lamun memiliki fungsi yang cukup vital di lingkungan laut. Fungsi vital lamun adalah habitat biota laut, produktivitas primer, mengatur tingkat trofik serta regulasi gas untuk keseimbangan gas CO2 dan O2 di atmosfir melalui mekanisme fotosintesis.  Disisi lain laju kerusakan lamun terus terjadi dan sulit diprediksi akibat over-ekploitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami implikasi ekologi dari over-ekploitasi terhadap degradasi biota yang bernilai ekonomi dan kerusakan akibat penggunaan alat yang tidak ramah lingkungan. Selanjutnya merumuskan indikator ekologi dari kedua parameter tersebut sebagai dasar konservasi  lamun. Metode pengambilan data melalui survei, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Survei untuk memahami karakter masyarakat yang dipilh sebagai responden dan observasi untuk penilaian jumlah biomassa lamun. Kuesioner untuk menilai kondisi biota yang bernilai ekonomi berdasarkan preperensi masyarakat dan dokumen adalah yang berkaitan dengan ikan hasil tangkapan nelayan, khususnya ikan baronang (Siganidae). Analisis data dilakukan secara diskriptif dan sintesis untuk merumuskan indikator ekologi sebagai dasar konservasi lamun. Hasil penelitian ini menunjukkan over-ekploitasi memiliki dampak yang cukup besar terhadap degradasi biota seperti ikan, moluska, kepiting, see-urchin dan tripang. Implikasi ekologinya dapat dilihat dari degradasi biota yang memiliki peran penting untuk menilai kualitas keanekaragaman hayati dan degradari populasi dari komponen penyususn tingkat trofik  yaitu pada level herbivora dari jenis Siganidae dan see-urchin. Selanjutnya nilai biomassa lamun yang hilang akibat penggunaan alat yang tidak ramah lingkungan. Dari parameter kerusakan lamun dan implikasi ekologi dari degradasi biota digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam rumusan konservasi lamun di lokasi studi.  Kata kunci: Over-ekploitasi, Kerusakan lamun dan Konservasi.
Title: Kerusakan Lamun (Seagrass) dan Rumusan Konservasinya di Tanjung Luar Lombok Timur
Description:
Abstraks Lamun memiliki fungsi yang cukup vital di lingkungan laut.
Fungsi vital lamun adalah habitat biota laut, produktivitas primer, mengatur tingkat trofik serta regulasi gas untuk keseimbangan gas CO2 dan O2 di atmosfir melalui mekanisme fotosintesis.
  Disisi lain laju kerusakan lamun terus terjadi dan sulit diprediksi akibat over-ekploitasi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami implikasi ekologi dari over-ekploitasi terhadap degradasi biota yang bernilai ekonomi dan kerusakan akibat penggunaan alat yang tidak ramah lingkungan.
Selanjutnya merumuskan indikator ekologi dari kedua parameter tersebut sebagai dasar konservasi  lamun.
Metode pengambilan data melalui survei, observasi, kuesioner dan dokumentasi.
Survei untuk memahami karakter masyarakat yang dipilh sebagai responden dan observasi untuk penilaian jumlah biomassa lamun.
Kuesioner untuk menilai kondisi biota yang bernilai ekonomi berdasarkan preperensi masyarakat dan dokumen adalah yang berkaitan dengan ikan hasil tangkapan nelayan, khususnya ikan baronang (Siganidae).
Analisis data dilakukan secara diskriptif dan sintesis untuk merumuskan indikator ekologi sebagai dasar konservasi lamun.
Hasil penelitian ini menunjukkan over-ekploitasi memiliki dampak yang cukup besar terhadap degradasi biota seperti ikan, moluska, kepiting, see-urchin dan tripang.
Implikasi ekologinya dapat dilihat dari degradasi biota yang memiliki peran penting untuk menilai kualitas keanekaragaman hayati dan degradari populasi dari komponen penyususn tingkat trofik  yaitu pada level herbivora dari jenis Siganidae dan see-urchin.
Selanjutnya nilai biomassa lamun yang hilang akibat penggunaan alat yang tidak ramah lingkungan.
Dari parameter kerusakan lamun dan implikasi ekologi dari degradasi biota digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam rumusan konservasi lamun di lokasi studi.
 Kata kunci: Over-ekploitasi, Kerusakan lamun dan Konservasi.

Related Results

Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Abstract. Teluk Bakau Village is one of the largest conservation areas of seagrass ecosystem located in Bintan Island. This research aim to study the distribution of species, seagr...
KOMUNITAS LAMUN DI PERAIRAN PANTAI DESA ORI, MALUKU TENGAH
KOMUNITAS LAMUN DI PERAIRAN PANTAI DESA ORI, MALUKU TENGAH
Seagrass communities play an important role in marine environments and estuary area, supporting communities of fish, snails and shellfish and other invertebrates. The diversity of ...
Pengelolaan Ekosistem Lamun dengan Pendekatan Sistem Ekologi di Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Biluhu Timur
Pengelolaan Ekosistem Lamun dengan Pendekatan Sistem Ekologi di Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Biluhu Timur
Lamun merupakan salah satu ekosistem penting, karena menyediakan berbagai layanan ekosistem yang mendukung kehidupan di pesisir dan laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ...
Kesehatan Ekosistem Lamun di Pantai Kartini, Pantai Prawean, dan Pantai Semat Jepara
Kesehatan Ekosistem Lamun di Pantai Kartini, Pantai Prawean, dan Pantai Semat Jepara
Ekosistem lamun berperan penting sebagai peredam gelombang, perangkap sedimen, produsen primer, bahan obat, habitat dan tempat memijah biota di perairan. Kondisi ekosistem diperair...
Estimasi jumlah biomassa lamun di Pulau Pramuka, Karya dan Kotok Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta
Estimasi jumlah biomassa lamun di Pulau Pramuka, Karya dan Kotok Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta
Abstract. The research was conducted in Kotok Besar, Karya and Pramuka Islands, Seribu Islands, Jakarta Province from May to July 2013. The aims of the research were to examine the...
Pengaruh Jenis Substrat Terhadap Pertumbuhan Semaian Biji Lamun (Enhalus acoroides)
Pengaruh Jenis Substrat Terhadap Pertumbuhan Semaian Biji Lamun (Enhalus acoroides)
: Degradasi padang lamun telah terjadi di seluruh perairan dunia. Degradasi padang lamun dipengaruhi oleh tekanan lingkungan seperti perubahan iklim, penyakit parasite, dan ganggua...
KARAKTERISASI RESPON SPEKTRAL SPESIES LAMUN Enhalus acoroides DAN Cymodocea rotundata DI PULAU KARIMUNJAWA
KARAKTERISASI RESPON SPEKTRAL SPESIES LAMUN Enhalus acoroides DAN Cymodocea rotundata DI PULAU KARIMUNJAWA
<p class="JudulABSInd"><strong>                                                                                      ABSTRAK</strong></p><p class="abstra...
Struktur Komunitas Lamun di Pulau Sintok, Menjangan Besar dan Kemujan, Karimunjawa
Struktur Komunitas Lamun di Pulau Sintok, Menjangan Besar dan Kemujan, Karimunjawa
Taman Nasional Karimunjawa merupakan salah satu taman nasional yang memiliki kekayaan alam hayati yang sangat beranekaragam. Ekosistem padang lamun adalah salah satu ekosistem pent...

Back to Top