Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Inovasi Kelembagaan Pertanian dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan

View through CrossRef
Kajian inovasi kelembagaan pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan merupakan hasil kajian terhadap data dan informasi sekunder dari berbagai sumber yang relevan. Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui sejauh mana penerapan inovasi kelembagaan pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan, sehingga dapat disusun strategi pencapaian kelembagaan ketahanan pangan yang optimal. Pengkajian dilakukan dengan menggunakan data primer dan sekunder yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan Metoda Desk Research. Sumber data dan informasi utama dalam bahasan ini adalah publikasi hasil kajian ketahanan pangan yang tersedia di pustaka dan penelusuran internet. Dari hasil pengkajian diperoleh kesimpulan bahwa kelembagaan pertanian termasuk kelembagaan petani berperan sangat penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan pertanian di masa depan, dan memudahkan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam memfasilitasi petani dalam berusahatani. Kelembagaan pertanian merupakan prasyarat mutlak teradopsinya inovasi teknologi secara berkelanjutan dalam pengembangan usahatani. Faktor yang berpengaruh terhadap kelembagaan petani adalah: dukungan pemerintah, keterlibatan aktif anggota lembaga tani, kemampuan SDM lembaga tani, kekuatan ekonomi lembaga tani, manajemen kelembagaan, sosial budaya masyarakat tani, sarana dan prasarana kelembagaan. Kelembagaan yang mendukung terwujudnya ketahanan pangan tidak terbatas pada kelembagaan formal yang memiliki legalisasi hukum, namun secara mendasar berkaitan dengan keberhasilan usahatani. Untuk mewujudkan kelembagaan ketahanan pangan yang optimal diperlukan strategi inovasi kelembagaan pertanian sehingga upaya pencapaian ketahanan pangan dapat terwujud.
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Title: Inovasi Kelembagaan Pertanian dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan
Description:
Kajian inovasi kelembagaan pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan merupakan hasil kajian terhadap data dan informasi sekunder dari berbagai sumber yang relevan.
Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui sejauh mana penerapan inovasi kelembagaan pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan, sehingga dapat disusun strategi pencapaian kelembagaan ketahanan pangan yang optimal.
Pengkajian dilakukan dengan menggunakan data primer dan sekunder yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan Metoda Desk Research.
Sumber data dan informasi utama dalam bahasan ini adalah publikasi hasil kajian ketahanan pangan yang tersedia di pustaka dan penelusuran internet.
Dari hasil pengkajian diperoleh kesimpulan bahwa kelembagaan pertanian termasuk kelembagaan petani berperan sangat penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan pertanian di masa depan, dan memudahkan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam memfasilitasi petani dalam berusahatani.
Kelembagaan pertanian merupakan prasyarat mutlak teradopsinya inovasi teknologi secara berkelanjutan dalam pengembangan usahatani.
Faktor yang berpengaruh terhadap kelembagaan petani adalah: dukungan pemerintah, keterlibatan aktif anggota lembaga tani, kemampuan SDM lembaga tani, kekuatan ekonomi lembaga tani, manajemen kelembagaan, sosial budaya masyarakat tani, sarana dan prasarana kelembagaan.
Kelembagaan yang mendukung terwujudnya ketahanan pangan tidak terbatas pada kelembagaan formal yang memiliki legalisasi hukum, namun secara mendasar berkaitan dengan keberhasilan usahatani.
Untuk mewujudkan kelembagaan ketahanan pangan yang optimal diperlukan strategi inovasi kelembagaan pertanian sehingga upaya pencapaian ketahanan pangan dapat terwujud.

Related Results

Politik Pangan: Upaya Membangun Kebijakan Ketahanan Pangan di Sumatera Utara
Politik Pangan: Upaya Membangun Kebijakan Ketahanan Pangan di Sumatera Utara
Upaya membangun ketahanan pangan  di Sumatera Utara membutuhkan serangkaian rencan strategis kebijakan. Dalam mengatasi permasalahan ketahanan pangan, diperlukan peran dari seluruh...
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan yang mencakup  aspek ketersediaan pangan, akses pangan, dan pemanfaatan pangan untuk mewujudkan mayarakat yang berkualitas. P...
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. Kedaulatan pangan diartikan sebagai hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan pangan yang menjamin hak atas p...
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat bantuan sosial pangan di Kabupaten Batang Hari, dan untuk mengetahui ting...
KETAHANAN DAN KEMANDIRIAN PANGAN RUMAHTANGGA PETANI DI LAHAN MARGINAL DESA SEMANGAT DALAM KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA
KETAHANAN DAN KEMANDIRIAN PANGAN RUMAHTANGGA PETANI DI LAHAN MARGINAL DESA SEMANGAT DALAM KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA
Ketahanan dan kemandirian pangan rumahtangga petani pasti sangat dipengaruhi oleh pangan yang mereka hasilkan di pertanian. Jika lahan pertanian tergolong lahan marginal, maka kegi...
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
I. Pendahuluan 1. Stabilisasi pasokan dan harga pangan merupakan aspek penting untuk mencapai ketahanan pangan. Salah satu upaya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan ...
Prediksi Iklim untuk Ketahanan Pangan
Prediksi Iklim untuk Ketahanan Pangan
Ketahanan pangan merupakan isu penting yang menjadi perhatian negara-negara di dunia. Proyeksi pada tahun 2020, sekitar 690 juta orang berada dalam kondisi kelaparan.  Diperkirakan...
Penggunaan Statistik Deskriptif dalam Pemantauan Ketahanan Pangan Nasional
Penggunaan Statistik Deskriptif dalam Pemantauan Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama pembangunan berkelanjutan yang mencerminkan kemampuan suatu negara dalam menjamin ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan yang...

Back to Top