Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perencanaan dan desain disposal untuk Pit Central dan Pit North Tutupan di PT Adaro Indonesia

View through CrossRef
Aktifitas penambangan batubara dimulai dari kegiatan pembersihan lahan sampai dengan kegiatan reklamasi, salah satu kegiatan yang sangat penting adalah penempatan material hasil dari pembongkaran material atau overburden wajib ditentukan dalam perencanaan jangka pendek sampai jangka panjang. Lokasi penimbunan material overburden dibedakan atas 2 yaitu inpit dump dan outpit dump. Outpit dump merupakan penimbunan material overburden yang berada diluar area pit, sedangkan Inpit dump merupakan penimbunan material overburden yang berada di dalam pit.Penelitian ini dilakukan dengan merencanakan lokasi, kapasitas disposal, jalur angkut dari kegiatan pemindahan overburden, untuk mendapatkan alternatif atau simulasi dari sequence penimbunan serta jarak angkut. Pembuatan desain disposal dan pemilihan jalur angkut dengan menggunakan software Minescape sedangkan schedulling disposal dengan menggunakan software Xpac.Dari hasil penelitian, didapatkan kapasitas, geometri dan lokasi penimbunan yang berada pada inpit dump Pit Central dan outpit dump Pit North, jarak angkut yang efisien untuk inpit dump didapatkan jarak rata-rata 2.454 meter dan total jarak 29.447 meter sedangkan outpit dump dengan jarak rata-rata 4.217 meter dan jarak total 50.603 meter.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: Perencanaan dan desain disposal untuk Pit Central dan Pit North Tutupan di PT Adaro Indonesia
Description:
Aktifitas penambangan batubara dimulai dari kegiatan pembersihan lahan sampai dengan kegiatan reklamasi, salah satu kegiatan yang sangat penting adalah penempatan material hasil dari pembongkaran material atau overburden wajib ditentukan dalam perencanaan jangka pendek sampai jangka panjang.
Lokasi penimbunan material overburden dibedakan atas 2 yaitu inpit dump dan outpit dump.
Outpit dump merupakan penimbunan material overburden yang berada diluar area pit, sedangkan Inpit dump merupakan penimbunan material overburden yang berada di dalam pit.
Penelitian ini dilakukan dengan merencanakan lokasi, kapasitas disposal, jalur angkut dari kegiatan pemindahan overburden, untuk mendapatkan alternatif atau simulasi dari sequence penimbunan serta jarak angkut.
Pembuatan desain disposal dan pemilihan jalur angkut dengan menggunakan software Minescape sedangkan schedulling disposal dengan menggunakan software Xpac.
Dari hasil penelitian, didapatkan kapasitas, geometri dan lokasi penimbunan yang berada pada inpit dump Pit Central dan outpit dump Pit North, jarak angkut yang efisien untuk inpit dump didapatkan jarak rata-rata 2.
454 meter dan total jarak 29.
447 meter sedangkan outpit dump dengan jarak rata-rata 4.
217 meter dan jarak total 50.
603 meter.

Related Results

ANALISA PERBANDINGAN METODE CELLULAR AUTOMATA ANN DAN MARKOV UNTUK PREDIKSI TUTUPAN LAHAN DI KOTA BLITAR
ANALISA PERBANDINGAN METODE CELLULAR AUTOMATA ANN DAN MARKOV UNTUK PREDIKSI TUTUPAN LAHAN DI KOTA BLITAR
ABSTRACT The development of urban areas in Blitar City, which is triggered by population growth and mobility, has caused changes in land cover, especially the reduction in rice fie...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pit-1 Gene Expression in Human Pituitary Adenomas
Pit-1 Gene Expression in Human Pituitary Adenomas
The anterior pituitary-specific transcription factor Pit-1 (also known as GHF-1) was initially identified and cloned as a transactivator of the GH and PRL genes, and later as a reg...
Perubahan Penutupan Lahan Kota Bogor
Perubahan Penutupan Lahan Kota Bogor
Pembangunan yang terjadi sangat pesat sehingga tutupan lahan di Kota Bogor berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan lahan Kota Bogor yang berubah yaitu tahun 1996...
Morphometry of an hexagonal pit crater in Pavonis Mons, Mars
Morphometry of an hexagonal pit crater in Pavonis Mons, Mars
<p><strong>Introduction:</strong></p> <p>Pit craters are peculiar depressions found in almost every terrestria...
Kontribusi Citra Satelit Multiresolusi Tutupan Awan Minimum Akurasi Tinggi untuk Mendukung Ketersediaan Data Siap Pakai di Indonesia
Kontribusi Citra Satelit Multiresolusi Tutupan Awan Minimum Akurasi Tinggi untuk Mendukung Ketersediaan Data Siap Pakai di Indonesia
Pada orasi ini disampaikan state of the art tentang perkembangan, tantangan, penemuan, kontribusi dan hilirisasi citra satelit multiresolusi tutupan awan minimum akurasi tinggi unt...
ANALISIS FENOMENA URBAN HEAT ISLAND BERDASARKAN TUTUPAN LAHAN DI KOTA PEKANBARU
ANALISIS FENOMENA URBAN HEAT ISLAND BERDASARKAN TUTUPAN LAHAN DI KOTA PEKANBARU
Kota Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau memiliki aktivitas pembangunan yang tinggi seiring dengan meningkatnya kepadatan penduduk akibat urbanisasi, sehingga berakibat pada pa...
Kajian Perubahan Tutupan Lahan terhadap Karakteristik Hidrologis di Hutan Penelitian Gunung Dahu
Kajian Perubahan Tutupan Lahan terhadap Karakteristik Hidrologis di Hutan Penelitian Gunung Dahu
ABSTRACT The Gunung Dahu Research Forest Area was originally degraded land that was converted into forested land through a revegetation program with dipterocarp tree species in 199...

Back to Top