Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Pemenuhan Standart Promosi Kesehatan Rumah Sakit di Rumah Sakit Islam Surabaya

View through CrossRef
Rumah Sakit Islam Surabaya memiliki tujuan untuk memberikan upaya promotif, preventative, kuratif, edukatif dan  rehabilitative. Maka dari itu peneliti bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di Rumah Sakit Islam Surabaya sesuai standart yang telah ditentukan oleh kementerian kesehatan sebagai salah satu upaya untuk mendukung tujuan tersebut. Penelitian ini bersifat observasional partisipatif, dimana peneliti melakukan observasi serta ikut berpartisipasi dalam kegiatan. Tempat penelitian yaitu di Rumah Sakit Islam Surabaya. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah data sekunder dari Rumah Sakit dan data primer berupa wawancara kepada informan. Informan pada penelitian ini yaitu ketua PKRS tahun 2015 ketua PKRS tahun 2016, ketua bidang pemasaran dan petugas-petugas terkait. Panduan yang digunakan dalam wawancara dan observasi mengacu pada Standar PKRS oleh Pusat Promosi Kesehatan Tahun 2010 dan Permenkes RI Nomor 004 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Promosi Kesehatan Rumah Sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Sakit Islam Surabaya belum mempunyai tim khusus yang ditugaskan dalam pelaksanaan PKRS. Tim yang terbentuk terdiri dari petugas kesehatan yang memiliki tugas ganda selain mengemban tugas menjadi tim PKRS juga menjadi petugas kesehatan lain, misalnya dokter, perawat, bidan dll. Selain itu, dalam pelaksanaan kegiatan PKRS di Rumah Sakit Islam Surabaya belum sepenuhnya memenuhi standart acuan dari Standar PKRS oleh Pusat Promosi Kesehatan Tahun 2010. Oleh karena itu, Rumah Sakit Islam Surabaya disarankan untuk membentuk tim PKRS dari petugas kesehatan yang khusus ditugaskan untuk bertanggungjawab dalam kegiatan PKRS serta membuat jadwal pelaksanaan kegiatan PKRS di RSI Surabaya dengan rinci.
Title: Analisis Pemenuhan Standart Promosi Kesehatan Rumah Sakit di Rumah Sakit Islam Surabaya
Description:
Rumah Sakit Islam Surabaya memiliki tujuan untuk memberikan upaya promotif, preventative, kuratif, edukatif dan  rehabilitative.
Maka dari itu peneliti bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di Rumah Sakit Islam Surabaya sesuai standart yang telah ditentukan oleh kementerian kesehatan sebagai salah satu upaya untuk mendukung tujuan tersebut.
Penelitian ini bersifat observasional partisipatif, dimana peneliti melakukan observasi serta ikut berpartisipasi dalam kegiatan.
Tempat penelitian yaitu di Rumah Sakit Islam Surabaya.
Sumber informasi dalam penelitian ini adalah data sekunder dari Rumah Sakit dan data primer berupa wawancara kepada informan.
Informan pada penelitian ini yaitu ketua PKRS tahun 2015 ketua PKRS tahun 2016, ketua bidang pemasaran dan petugas-petugas terkait.
Panduan yang digunakan dalam wawancara dan observasi mengacu pada Standar PKRS oleh Pusat Promosi Kesehatan Tahun 2010 dan Permenkes RI Nomor 004 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Promosi Kesehatan Rumah Sakit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Sakit Islam Surabaya belum mempunyai tim khusus yang ditugaskan dalam pelaksanaan PKRS.
Tim yang terbentuk terdiri dari petugas kesehatan yang memiliki tugas ganda selain mengemban tugas menjadi tim PKRS juga menjadi petugas kesehatan lain, misalnya dokter, perawat, bidan dll.
Selain itu, dalam pelaksanaan kegiatan PKRS di Rumah Sakit Islam Surabaya belum sepenuhnya memenuhi standart acuan dari Standar PKRS oleh Pusat Promosi Kesehatan Tahun 2010.
Oleh karena itu, Rumah Sakit Islam Surabaya disarankan untuk membentuk tim PKRS dari petugas kesehatan yang khusus ditugaskan untuk bertanggungjawab dalam kegiatan PKRS serta membuat jadwal pelaksanaan kegiatan PKRS di RSI Surabaya dengan rinci.

Related Results

ANALISA KEPUASAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA BEKERJA SAMA DENGAN BPJS KESEHATAN
ANALISA KEPUASAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA BEKERJA SAMA DENGAN BPJS KESEHATAN
Abstrak: Analisis Kepuasan Rumah Sakit Di Indonesia Bekerja Sama Dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Data BPJS Kesehatan menyebutkan bahwa setiap tahunnya p...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
ANALISIS PENERAPAN ETIKA DAN HUKUM KESEHATAN PADA PEMBERIAN PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT NENE MALLOMO KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
ANALISIS PENERAPAN ETIKA DAN HUKUM KESEHATAN PADA PEMBERIAN PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT NENE MALLOMO KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Dalam pelayanan kesehatan perilaku petugas kesehatan harus tunduk pada etika profesi (kode etik profesi) dan juga tunduk pada ketentun hukum, aturan, dan perundang-undangan.. Penel...
Pemberian pelayanan kesehatan d rumah sakit Nene mallomo kabupaten Sidenreng rappang
Pemberian pelayanan kesehatan d rumah sakit Nene mallomo kabupaten Sidenreng rappang
Penelitian ini dengan metode survei deskriptif yang dilakukan di Rumah Sakit Nene Mallomo Kab. Sidrap menggunakan kuesioner yang diberikan ke sampel yaitu 99 pasien rawat inap yang...
PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PERDATA RUMAH SAKIT TERHADAP TINDAKAN MEDIS DOKTER MITRA YANG MERUGIKAN PASIEN
PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PERDATA RUMAH SAKIT TERHADAP TINDAKAN MEDIS DOKTER MITRA YANG MERUGIKAN PASIEN
Rumah sakit tidak saja bersifat kuratif tetapi juga bersifat pemulihan (rehabilitatif), promosi kesehatan (promotif) dan pencegahan (preventif). Dalam hal sumber daya manusia Pasal...

Back to Top