Javascript must be enabled to continue!
Produksi dan Optimasi Biosurfaktan dari Bakteri Halofilik Chromohalobacter japonicus BK-AB18
View through CrossRef
<p>Perkembangan teknologi bioproses telah mendorong pendekatan ke arah produk surfaktan biologi (biosurfaktan) yang ramah lingkungan. Penelitian ini difokuskan pada optimasi produksi biosurfaktan dengan menggunakan variasi sumber karbon dan nitrogen. Tahap awal penelitian ini dilakukan dengan menguji potensi bakteri <em>Chromohalobacter japonicus </em>BK-AB18 penghasil biosurfaktan dengan menggunakan metode uji hemolisis dimana hasil menunjukkan aktivitas hemolisis yang tinggi dengan ukuran zona bening 3 cm pada media agar darah. Selanjutnya dilakukan produksi pada medium optimal dengan menambahkan 2% variasi sumber karbon terdiri dari minyak zaitun, minyak jagung, minyak kelapa sawit, minyak kacang kedelai dan minyak bunga matahari serta 0,3 % variasi nitrogen terdiri dari urea, NaNO<sub>3, </sub>NH<sub>4</sub>Cl, NH<sub>2</sub>(SO)<sub>4 </sub>and KNO<sub>3</sub>. Hasil penelitian menunjukkan produksi biosurfaktan dari <em>Chromohalobacter japonicus </em>BK-AB18 meningkat secara signifikan dengan menggunakan minyak zaitun sebagai sumber karbon dan urea sebagai sumber nitrogen dengan hasil penyebaran minyak 4,8 cm serta aktivitas biosurfaktan dengan nilai tegangan permukaan sebesar<em> </em>34 dyne/cm<em>, </em>dan hasil uji emulsifikasi sebesar 76%.</p>
Universitas PGRI Madiun
Title: Produksi dan Optimasi Biosurfaktan dari Bakteri Halofilik Chromohalobacter japonicus BK-AB18
Description:
<p>Perkembangan teknologi bioproses telah mendorong pendekatan ke arah produk surfaktan biologi (biosurfaktan) yang ramah lingkungan.
Penelitian ini difokuskan pada optimasi produksi biosurfaktan dengan menggunakan variasi sumber karbon dan nitrogen.
Tahap awal penelitian ini dilakukan dengan menguji potensi bakteri <em>Chromohalobacter japonicus </em>BK-AB18 penghasil biosurfaktan dengan menggunakan metode uji hemolisis dimana hasil menunjukkan aktivitas hemolisis yang tinggi dengan ukuran zona bening 3 cm pada media agar darah.
Selanjutnya dilakukan produksi pada medium optimal dengan menambahkan 2% variasi sumber karbon terdiri dari minyak zaitun, minyak jagung, minyak kelapa sawit, minyak kacang kedelai dan minyak bunga matahari serta 0,3 % variasi nitrogen terdiri dari urea, NaNO<sub>3, </sub>NH<sub>4</sub>Cl, NH<sub>2</sub>(SO)<sub>4 </sub>and KNO<sub>3</sub>.
Hasil penelitian menunjukkan produksi biosurfaktan dari <em>Chromohalobacter japonicus </em>BK-AB18 meningkat secara signifikan dengan menggunakan minyak zaitun sebagai sumber karbon dan urea sebagai sumber nitrogen dengan hasil penyebaran minyak 4,8 cm serta aktivitas biosurfaktan dengan nilai tegangan permukaan sebesar<em> </em>34 dyne/cm<em>, </em>dan hasil uji emulsifikasi sebesar 76%.
</p>.
Related Results
Uji Aktivitas Bakteri Keratinolitik Sebagai Penghasil Biosurfaktan
Uji Aktivitas Bakteri Keratinolitik Sebagai Penghasil Biosurfaktan
ABSTRAKBiosurfaktan banyak dimanfaatkan dalam bidang bioteknologi dan dapat diaplikasikan dalam berbagai industri seperti farmasi, obat-obatan, biomedis, kosmetik, oleokimia, produ...
Su Ürünlerinde Halofilik Bakteriler ve Endüstriyel Alanda Kullanımları
Su Ürünlerinde Halofilik Bakteriler ve Endüstriyel Alanda Kullanımları
Su
ürünlerine tuz ilave edilmesi ürünlerin su aktivitesini düşürmekte bozulmayı
geciktirmektedir. Ancak tuzlanmış, salamura, marine edilmiş, fermente su
ürünlerinde tuzu seven ve t...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Termofililk Penghasil Enzim Protease Asal Sumber Air Panas Way Belerang, Lampung
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Termofililk Penghasil Enzim Protease Asal Sumber Air Panas Way Belerang, Lampung
Abstrak
Protease merupakan enzim yang menghidrolisis ikatan peptida pada protein. Enzim ini biasa dimanfaatkan dalam industri pangan, pertanian, medis hingga membantu dalam proses...
Identifikasi Bakteri yang Menguntungkan dan Merugikan dari Dengke Naniura
Identifikasi Bakteri yang Menguntungkan dan Merugikan dari Dengke Naniura
Bakteri ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan bagi manusia. Bakteri yang menguntungkan sebaiknya dipertahankan karena dapat memberi berbagai manfaat. Keberadaan bakteri yan...
Kontribusi Dispersan Kimiawi dan Biosurfaktan Terhadap Biodegradasi Minyak Bumi
Kontribusi Dispersan Kimiawi dan Biosurfaktan Terhadap Biodegradasi Minyak Bumi
Tumpahan minyak mentah di laut telah menjadi permasalahan lingkungan yang serius. Penggunaan surfaktan sebagai salah satu solusi atas tumpahan minyak tersebut. Surfaktan bertindak ...

