Javascript must be enabled to continue!
PERTOBATAN EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI DALAM MENANGGAPI PERSOALAN KERUSAKAN HUTAN DI KABUPATEN SINTANG, KALIMANTAN BARAT
View through CrossRef
Studi ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pertobatan ekologis menurut Ensiklik Laudato Si dalam menanggapi persoalan kerusakan hutan yang terjadi di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Menurut Ensiklik Laudato Si, seluruh alam semesta merupakan ciptaan Allah yang bertujuan untuk saling melengkapi satu sama lain. Ensiklik ini menyebut alam semesta sebagai rumah bersama yang harus dipelihara demi terciptanya persekutuan universal dalam Allah. Persoalan ekologis seperti kerusakan hutan yang terjadi di Kabupaten Sintang merupakan pencederaan atas keutuhan rumah bersama dan persekutuan seluruh ciptaan. Maka melalui Ensiklik ini Gereja menyerukan pertobatan ekologis bagi seluruh manusia agar kembali merajut persekutuan dengan alam semesta. Metodologi yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif dengan melakukan studi kepustakaan atas konsep pertobatan ekologis menurut Ensiklik Laudato Si. Tema ini kemudian dielaborasi dengan berbagai macam persoalan ekologis zaman ini, secara khusus persoalan kerusakan hutan yang terjadi di Kabupaten Sintang. Temuan dari studi ini ialah: 1) Kerusakan hutan yang terjadi di Kabupaten Sintang bertentangan dengan pandangan Gereja dalam Ensiklik Laudato Si bahwa alam semesta merupakan ciptaan Allah dan rumah bersama yang harus dipelihara. 2) Manusia mesti melakukan pertobatan ekologis yang dimulai dari kesadaran bahwa alam semesta merupakan ciptaan Allah yang harus dipelihara sampai pada tindakan konkret komunal untuk menjaga keutuhan hutan di Kabupaten Sintang.
Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka
Title: PERTOBATAN EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI DALAM MENANGGAPI PERSOALAN KERUSAKAN HUTAN DI KABUPATEN SINTANG, KALIMANTAN BARAT
Description:
Studi ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pertobatan ekologis menurut Ensiklik Laudato Si dalam menanggapi persoalan kerusakan hutan yang terjadi di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Menurut Ensiklik Laudato Si, seluruh alam semesta merupakan ciptaan Allah yang bertujuan untuk saling melengkapi satu sama lain.
Ensiklik ini menyebut alam semesta sebagai rumah bersama yang harus dipelihara demi terciptanya persekutuan universal dalam Allah.
Persoalan ekologis seperti kerusakan hutan yang terjadi di Kabupaten Sintang merupakan pencederaan atas keutuhan rumah bersama dan persekutuan seluruh ciptaan.
Maka melalui Ensiklik ini Gereja menyerukan pertobatan ekologis bagi seluruh manusia agar kembali merajut persekutuan dengan alam semesta.
Metodologi yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif dengan melakukan studi kepustakaan atas konsep pertobatan ekologis menurut Ensiklik Laudato Si.
Tema ini kemudian dielaborasi dengan berbagai macam persoalan ekologis zaman ini, secara khusus persoalan kerusakan hutan yang terjadi di Kabupaten Sintang.
Temuan dari studi ini ialah: 1) Kerusakan hutan yang terjadi di Kabupaten Sintang bertentangan dengan pandangan Gereja dalam Ensiklik Laudato Si bahwa alam semesta merupakan ciptaan Allah dan rumah bersama yang harus dipelihara.
2) Manusia mesti melakukan pertobatan ekologis yang dimulai dari kesadaran bahwa alam semesta merupakan ciptaan Allah yang harus dipelihara sampai pada tindakan konkret komunal untuk menjaga keutuhan hutan di Kabupaten Sintang.
.
Related Results
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
<p>ABSTRACT<br />Sintang’s Dayak ikat weaving, which is one of the cultural artifacts of Sintang District, West Kalimantan, is used by indigenous peoples (Dayak tribes)...
PENGARUH JARINGAN PERDAGANGAN GLOBAL PADA STRUKTUR WILAYAH DAN KONFIGURASI SPASIAL PUSAT PEMERINTAHAN KESULTANAN-KESULTANAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT
PENGARUH JARINGAN PERDAGANGAN GLOBAL PADA STRUKTUR WILAYAH DAN KONFIGURASI SPASIAL PUSAT PEMERINTAHAN KESULTANAN-KESULTANAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT
Lokasi pusat-pusat pemerintahan kesultanan Melayu di Kalimantan Barat berada di sepanjang tepian sungai. Sungai menjadi faktor yang sangat penting dalam kehidupan kesultanan, yaitu...
MERAWAT IBU BUMI MELALUI PENDIDIKAN DAN SPIRITUALITAS EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI
MERAWAT IBU BUMI MELALUI PENDIDIKAN DAN SPIRITUALITAS EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI
Bumi kita saat ini mengalami kerusakan akibat tindakan perusakan yang dilakukan manusia, seperti illegal logging, illegal fishing, dan eksploitasi sumber daya alam secara besar-bes...
INKLUSIF: PERTOBATAN EKOLOGIS MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS
INKLUSIF: PERTOBATAN EKOLOGIS MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS
Krisis ekologi merupakan kehancuran lingkungan akibat eksploitasi alam. Sebagai satu dari masalah global, krisis ekologi lahir sebagai tindakan dosa ekologis yang dilakukan manusia...
Penegakan Hukum Dalam Perlindungan Hutan oleh Polisi Hutan di Wilayah Kph Bali Barat Kabupaten Jembrana
Penegakan Hukum Dalam Perlindungan Hutan oleh Polisi Hutan di Wilayah Kph Bali Barat Kabupaten Jembrana
Upaya pemerintah dalam terlindungnya hutan di negara ini tentu harus menggunakan sistem penegakan hukum yang memadai, dengan memberikan peringatan tegas berupa sanksi jika ada yang...
Mengkomunikasikan arti pertobatan yang sesungguhnya kepada muda mudi kristen
Mengkomunikasikan arti pertobatan yang sesungguhnya kepada muda mudi kristen
Saya menulis Artikel ini bertujuan untuk memaparkan arti dari petobatan, bagaimana cara bertobat, apa makna dari bertobat, dan mengapa kita perluh bertobat. saya ingin mengkaji leb...
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
<h4>Abstract</h4> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><em>Forest management must consider the cultural values of socie...
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
Tata ruang adalah wujud dari struktur ruang dan pola ruang; Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah. Penetapan Kawasan Hutan adalah suatu penegasan tentan...

