Javascript must be enabled to continue!
MERAWAT IBU BUMI MELALUI PENDIDIKAN DAN SPIRITUALITAS EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI
View through CrossRef
Bumi kita saat ini mengalami kerusakan akibat tindakan perusakan yang dilakukan manusia, seperti illegal logging, illegal fishing, dan eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran yang menyebabkan peningkatan panas bumi, penurunan kualitas udara, hilangnya keanekaragaman hayati dan juga menimbulkan bencana. Fakta tersebut menjadi kekhawatiran Gereja Katolik sehingga Paus Fransiskus mengeluarkan Ensiklik Laudato Si pada tanggal 24 Mei 2015. Paus Fransiskus mengajak semua orang untuk peduli terhadap bumi. Salah satu upaya untuk melindungi bumi dari kerusakan adalah melalui pendidikan dan spiritualitas ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya merawat bumi melalui pendidikan dan spiritualitas ekologis. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka. Teknik pengumpulan datanya adalah menelaah dokumen Ensiklik Laudato Si, buku-buku, dan jurnal ilmiah terkait topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendidikan dan spiritualitas ekologis, manusia itu sendiri harus memiliki kesadaran untuk berubah dan menyadari bahwa perbuatan merusak bumi adalah perbuatan yang salah, sehingga manusia dapat kembali merawat bumi dengan baik. Upaya merawat ibu bumi ini harus dilakukan oleh semua pihak. Merawat ibu bumi ini sangat penting karena secara tidak langsung menyelamatkan kelangsungan hidup manusia.
Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka
Title: MERAWAT IBU BUMI MELALUI PENDIDIKAN DAN SPIRITUALITAS EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI
Description:
Bumi kita saat ini mengalami kerusakan akibat tindakan perusakan yang dilakukan manusia, seperti illegal logging, illegal fishing, dan eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran yang menyebabkan peningkatan panas bumi, penurunan kualitas udara, hilangnya keanekaragaman hayati dan juga menimbulkan bencana.
Fakta tersebut menjadi kekhawatiran Gereja Katolik sehingga Paus Fransiskus mengeluarkan Ensiklik Laudato Si pada tanggal 24 Mei 2015.
Paus Fransiskus mengajak semua orang untuk peduli terhadap bumi.
Salah satu upaya untuk melindungi bumi dari kerusakan adalah melalui pendidikan dan spiritualitas ekologis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya merawat bumi melalui pendidikan dan spiritualitas ekologis.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka.
Teknik pengumpulan datanya adalah menelaah dokumen Ensiklik Laudato Si, buku-buku, dan jurnal ilmiah terkait topik penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendidikan dan spiritualitas ekologis, manusia itu sendiri harus memiliki kesadaran untuk berubah dan menyadari bahwa perbuatan merusak bumi adalah perbuatan yang salah, sehingga manusia dapat kembali merawat bumi dengan baik.
Upaya merawat ibu bumi ini harus dilakukan oleh semua pihak.
Merawat ibu bumi ini sangat penting karena secara tidak langsung menyelamatkan kelangsungan hidup manusia.
Related Results
PERTOBATAN EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI DALAM MENANGGAPI PERSOALAN KERUSAKAN HUTAN DI KABUPATEN SINTANG, KALIMANTAN BARAT
PERTOBATAN EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI DALAM MENANGGAPI PERSOALAN KERUSAKAN HUTAN DI KABUPATEN SINTANG, KALIMANTAN BARAT
Studi ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pertobatan ekologis menurut Ensiklik Laudato Si dalam menanggapi persoalan kerusakan hutan yang terjadi di Kabupaten Sintang, Kalimanta...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ENSIKLIK LAUDATO SI DAN PERUBAHAN IKLIM
ENSIKLIK LAUDATO SI DAN PERUBAHAN IKLIM
Ensiklik Laudato Si merupakan sebuah master piece Paus Fransiskus bagi keselamatan alam dan segala isinya. Penulis menyebutnya, master piece sebab, tulisan ini memberi perhatian be...
Isu ekologis Laudato Si dalam film animasi The Little Prince (2015)
Isu ekologis Laudato Si dalam film animasi The Little Prince (2015)
Artikel ini bertujuan melihat dari dekat isu-isu ekologis dalam animasi The Little Prince (2015), karya sutradara Mark Osborn. Animasi ini digarap berdasarkan cerita novela The Lit...
PENGARUH PELATIHAN BUDIDAYA HIDROPONIK TOGA DAN PEMBUATAN PUPUK MOL TERHADAP PEMAHAMAN SERTA KEBERHASILAN BUDIDAYA TOGA OLEH IBU-IBU PERUMAHAN UNIVERSITAS TERBUKA
PENGARUH PELATIHAN BUDIDAYA HIDROPONIK TOGA DAN PEMBUATAN PUPUK MOL TERHADAP PEMAHAMAN SERTA KEBERHASILAN BUDIDAYA TOGA OLEH IBU-IBU PERUMAHAN UNIVERSITAS TERBUKA
ABSTRAK
Pembekalan yang perlu diberikan kepada Ibu-ibu warga Perum UT yang tergabung dalam Majelis Taklim Darul Ulum adalah pengetahuan tentang tanaman obat keluarga (TOGA) serta...
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Kelas ibu hamil termasuk salah satu sarana belajar bersama yang diikuti ibu hamil mulai dari trimester II dan II, yang difasilitasi oleh bidan yang bertujuan membahas materi di buk...
Yoga Ibu Hamil TM III untuk Mengurangi Nyeri Punggung dan Membantu Persalinan Aman dan Nyaman
Yoga Ibu Hamil TM III untuk Mengurangi Nyeri Punggung dan Membantu Persalinan Aman dan Nyaman
Prenatal yoga is a skill to cultivate the mind, in the form of a comprehensive personality development technique and readiness for pregnant women both physically, psychologically a...
Peningkatan Efikasi Diri Ibu Menggunakan AECAS dalam Merawat Anak Stunting
Peningkatan Efikasi Diri Ibu Menggunakan AECAS dalam Merawat Anak Stunting
Background: Sebanyak 149.2 juta balita di dunia mengalami stunting di tahun 2020. Sebanyak 53% berada di Asia dan 41% berada di Afrika. Di Indonesia, sebanyak 31.8% balita mengalam...

