Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Isu ekologis Laudato Si dalam film animasi The Little Prince (2015)

View through CrossRef
Artikel ini bertujuan melihat dari dekat isu-isu ekologis dalam animasi The Little Prince (2015), karya sutradara Mark Osborn. Animasi ini digarap berdasarkan cerita novela The Little Prince karya Antoine de Saint-Exupery (1943). Untuk mengkaji isu-isu ekologis tersebut, artikel ini menggunakan pendekatan ekokritik dengan menggunakan surat ensiklik Paus Fransiscus Laudato Si’ (yang dikeluarkan pada tahun yang sama) sebagai acuan dalam mengkaji masalah ekologi. Pendekatan yang digunakan dalam analisis ini adalah kajian narasi dan mise-en-scene yang mencermati unsur-unsur formal sebuah film. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa animasi The Little Prince menyampaikan isu dan pesan ekologis yang senada dengan isu dan pesan ensiklik Laudato Si yang menyerukan konsep ekologi integral yang rmencakup dimensi manusiawi dan sosial. Ajakan Laudato Si’ yang bernuansa religius tersampaikan dengan jelas dalam animasi The Little Prince.
Sanata Dharma University
Title: Isu ekologis Laudato Si dalam film animasi The Little Prince (2015)
Description:
Artikel ini bertujuan melihat dari dekat isu-isu ekologis dalam animasi The Little Prince (2015), karya sutradara Mark Osborn.
Animasi ini digarap berdasarkan cerita novela The Little Prince karya Antoine de Saint-Exupery (1943).
Untuk mengkaji isu-isu ekologis tersebut, artikel ini menggunakan pendekatan ekokritik dengan menggunakan surat ensiklik Paus Fransiscus Laudato Si’ (yang dikeluarkan pada tahun yang sama) sebagai acuan dalam mengkaji masalah ekologi.
Pendekatan yang digunakan dalam analisis ini adalah kajian narasi dan mise-en-scene yang mencermati unsur-unsur formal sebuah film.
Hasil kajian ini menunjukkan bahwa animasi The Little Prince menyampaikan isu dan pesan ekologis yang senada dengan isu dan pesan ensiklik Laudato Si yang menyerukan konsep ekologi integral yang rmencakup dimensi manusiawi dan sosial.
Ajakan Laudato Si’ yang bernuansa religius tersampaikan dengan jelas dalam animasi The Little Prince.

Related Results

ESTETIKA ANIMASI: KONSEP DAN GAYA ANIMASI BUL
ESTETIKA ANIMASI: KONSEP DAN GAYA ANIMASI BUL
Animasi berjudul Bul adalah karya animasi terbaik kategori film animasi 2 Dimensi dalam lomba Animafest Film Animasi di MNCTV. Animasi ini diproduksi oleh salah satu studio animasi...
PERTOBATAN EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI DALAM MENANGGAPI PERSOALAN KERUSAKAN HUTAN DI KABUPATEN SINTANG, KALIMANTAN BARAT
PERTOBATAN EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI DALAM MENANGGAPI PERSOALAN KERUSAKAN HUTAN DI KABUPATEN SINTANG, KALIMANTAN BARAT
Studi ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pertobatan ekologis menurut Ensiklik Laudato Si dalam menanggapi persoalan kerusakan hutan yang terjadi di Kabupaten Sintang, Kalimanta...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
Kritik Sastra Ekologis dalam Drama-Drama Terbaru Indonesia
Kritik Sastra Ekologis dalam Drama-Drama Terbaru Indonesia
Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian yang berjudul “Kritik Sastra Ekologis terhadap Novel-Novel Terbaru Indonesia”. Pada penelitian sebelumnya tersebut,...
PERBANDINGAN KINERJA BROWSER PADA PEMANFAATAN ANIMASI SVG (SCALABLE VECTOR GRAPHIC)
PERBANDINGAN KINERJA BROWSER PADA PEMANFAATAN ANIMASI SVG (SCALABLE VECTOR GRAPHIC)
Penggunaan Motion Graphic (MG) tidak hanya dugunakan sebagai sarana media seni, namun perkembanganya MG dapat dimanfaatakan di berbagai bidang. Baik bidang pendidikan, periklanan, ...
Representasi Nilai Moral dalam Film Animasi Si Kancil dan Buaya
Representasi Nilai Moral dalam Film Animasi Si Kancil dan Buaya
Dalam menginternalisasikan dan meningkatkan nilai-nilai moral pada anak sejak dini ada banyak strategi yang bisa dilakukan salah satunya adalah mengarahkan anak pada tontonan film ...
PENGGUNAAN SEMIOTIKA DALAM FILM ANIMASI “SINGA DAN TIKUS” YANG DITUJUKAN UNTUK ANAK-ANAK
PENGGUNAAN SEMIOTIKA DALAM FILM ANIMASI “SINGA DAN TIKUS” YANG DITUJUKAN UNTUK ANAK-ANAK
Animasi kini fleksibel karena animasi disesuaikan dengan kemajuan teknologi yang ada. Animasi merupakan media yang dapat dilihat dimana saja saat ini, tentunya hal ini juga terkait...
Implementasi Metode Pose to Pose dalam Pembuatan Animasi 2D Gerakan Ruku’ Shalat
Implementasi Metode Pose to Pose dalam Pembuatan Animasi 2D Gerakan Ruku’ Shalat
INTISARIProses animating merupakan hal terpenting dalam sebuah perancangan animasi 2D. Seringkali dalam menghasilkan animasi 2D, gerakan pada animasi 2D jauh dari kesan nyata dan h...

Back to Top