Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DAPATKAH LATIHAN INTENSITAS SEDANG MENGOPTIMALKAN SISTEM IMUN ?

View through CrossRef
Aktivitas latihan merupakan bagian dari domain aktivitas fisik dimana latihan merupakan aktivitas yang terstruktur, berulang dan bermanfaat untuk meningkatkan atau mempertahankan satu atau lebih komponen pada aspek kebugaran. Berbagai panduan aktivitas fisik dan latihan telah direkomendasikan berbagai konsensus guna mencapai tujuan optimalisasi tingkat kesehatan. Namun, variasi intensitas latihan rendah, sedang, tinggi berpengaruh pada aspek fisiologis manusia yang memberikan manfaat kesehatan tetapi secara bersamaan dapat memberikan efek yang merugikan khususnya sistem imun. Artikel ini menyajikan mengenai bagaimana intensitas latihan sedang dapat menjadi solusi untuk meningkatkan sistem imun dibanding latihan dengan intensitas tinggi dalam rangka meningkatkan status kesehatan individu. Berbagai sumber digunakan untuk mendukung studi ini seperti artikel akademik, literatur, dan sumber media yang diekstrak dari basis data. Selanjutnya, ulasan pada sumber-sumber tersebut dilakukan sintesis mengenai bagaimana latihan intensitas sedang dapat menjadi solusi untuk meningkatkan sistem imun. Proses dan desain review terdiri dari 3 tahapan: (1) identifikasi pertanyaan dan literatur terkait; (2) proses seleksi literatur; dan (3) menyusun bagan alur proses, menyusun review dan meringkas data. Mayoritas 15 sumber yang telah dilakukan proses review, mendeskripsikan latihan sedang dipandang lebih aman untuk individu yang melaksanakan program latihan fisik secara rutin untuk meningkatkan sistem imun. Intensitas sedang menunjukkan manfaat pada berbagai komponen imun sementara latihan fisik dengan menggunakan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko infeksi dan berbagai efek negatif pada kesehatan tubuh. Oleh karena itu, latihan sedang memiliki efek yang positif dan aman bagi individu. Hal ini dapat menjadi rekomendasi ditinjau dari bukti empiris dimana secara umum latihan fisik dibutuhkan untuk meningkatkan derajat kesehatan jika dilakukan dengan dosis yang tepat.
Title: DAPATKAH LATIHAN INTENSITAS SEDANG MENGOPTIMALKAN SISTEM IMUN ?
Description:
Aktivitas latihan merupakan bagian dari domain aktivitas fisik dimana latihan merupakan aktivitas yang terstruktur, berulang dan bermanfaat untuk meningkatkan atau mempertahankan satu atau lebih komponen pada aspek kebugaran.
Berbagai panduan aktivitas fisik dan latihan telah direkomendasikan berbagai konsensus guna mencapai tujuan optimalisasi tingkat kesehatan.
Namun, variasi intensitas latihan rendah, sedang, tinggi berpengaruh pada aspek fisiologis manusia yang memberikan manfaat kesehatan tetapi secara bersamaan dapat memberikan efek yang merugikan khususnya sistem imun.
Artikel ini menyajikan mengenai bagaimana intensitas latihan sedang dapat menjadi solusi untuk meningkatkan sistem imun dibanding latihan dengan intensitas tinggi dalam rangka meningkatkan status kesehatan individu.
Berbagai sumber digunakan untuk mendukung studi ini seperti artikel akademik, literatur, dan sumber media yang diekstrak dari basis data.
Selanjutnya, ulasan pada sumber-sumber tersebut dilakukan sintesis mengenai bagaimana latihan intensitas sedang dapat menjadi solusi untuk meningkatkan sistem imun.
Proses dan desain review terdiri dari 3 tahapan: (1) identifikasi pertanyaan dan literatur terkait; (2) proses seleksi literatur; dan (3) menyusun bagan alur proses, menyusun review dan meringkas data.
Mayoritas 15 sumber yang telah dilakukan proses review, mendeskripsikan latihan sedang dipandang lebih aman untuk individu yang melaksanakan program latihan fisik secara rutin untuk meningkatkan sistem imun.
Intensitas sedang menunjukkan manfaat pada berbagai komponen imun sementara latihan fisik dengan menggunakan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko infeksi dan berbagai efek negatif pada kesehatan tubuh.
Oleh karena itu, latihan sedang memiliki efek yang positif dan aman bagi individu.
Hal ini dapat menjadi rekomendasi ditinjau dari bukti empiris dimana secara umum latihan fisik dibutuhkan untuk meningkatkan derajat kesehatan jika dilakukan dengan dosis yang tepat.

Related Results

PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI MELALUI OLAHRAGA SENAM DAN SOSIALISASI KESEHATAN
PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI MELALUI OLAHRAGA SENAM DAN SOSIALISASI KESEHATAN
Latihan aerobik adalah latihan yang menuntut oksigen tanpa menimbulkan hutang oksigen yang tidak terbayar. Latihan ini disebut juga sebagai general endurance, sehingga dapat dikemu...
KADAR KLORIDA SERUM PADA LATIHAN FISIK INTENSITAS SEDANG MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI
KADAR KLORIDA SERUM PADA LATIHAN FISIK INTENSITAS SEDANG MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI
Abstract: Chloride as the major anion in the extracellular fluid plays a role in maintaining fluid and electrolyte balance. One of the factors that influence the levels of serum ch...
SOSIALISASI PENGGUNAAN TANAMAN OBAT DALAM MENINGKATKAN SISTIM IMUN TUBUH DIMASA PANDEMI COVID-19
SOSIALISASI PENGGUNAAN TANAMAN OBAT DALAM MENINGKATKAN SISTIM IMUN TUBUH DIMASA PANDEMI COVID-19
Pada tahun 2020 ini hampir seluruh dunia mengalami krisis kesehatan yang dikenal dengan nama pandemi COVID-19.  Pemerintah sudah mengambil kebijakan untuk menghimbau seluruh masyar...
Pengaruh Latihan Pushup dan Latihan Dumbbell Terhadap Pukulan Gyaku Tsuki Atlet Karate Shindoka Kota Pasuruan
Pengaruh Latihan Pushup dan Latihan Dumbbell Terhadap Pukulan Gyaku Tsuki Atlet Karate Shindoka Kota Pasuruan
Abstract: Based on the initial findings, the researcher made observations at Honbu Dojo Shindoka, Pasuruan City, that the gyaku tsuki punch is a punch that is often used by karate ...
Perbandingan Pengaruh Latihan Fartlek Dengan Latihan Sirkuit Training Terhadap Kapasitas Kerja Maksimal VO2 Max Pada Siswa MAN 1 Makassar.
Perbandingan Pengaruh Latihan Fartlek Dengan Latihan Sirkuit Training Terhadap Kapasitas Kerja Maksimal VO2 Max Pada Siswa MAN 1 Makassar.
This research is a descriptive study to determine (1) the effect of fartlek training on maximal working capacity of VO2 Max in MAN 1 Makassar (2) to determine the circuit training ...

Back to Top